Wah, Bos Restoran Ini Tampar Karyawan di Depan Pelanggan

Ruben Setiawan, Rinaldi Aban

Sabtu, 12 Agustus 2017 | 21:57 WIB
Wah, Bos Restoran Ini Tampar Karyawan di Depan Pelanggan
Pelayan ditampar majikan. (Twitter)
Sungguh keterlaluan pemilik restoran di Malaysia ini. Ia tega menampar karyawannya di depan pengunjung yang datang.
 
Aksi tak terpujinya menjadi viral setelah akun Twitter dengan inisial GG mengungkapkan kemarahannya atas tindakan majikan yang mengerikan itu.
 
"Saya telah melarang toko E * B * C * R * C di Malaka! Majikan menampar karyawannya di depan pelanggan tanpa merasa tidak enak. F * ck ah," tulisnya seperti diwartakan Worldoffbuzz.
 
Ironisnya, GG juga mengungkapkan bahwa karyawan yang diduga asal Indonesia itu menangis setelah ditampar, namun dirinya masih tetap bekerja. Sementara itu, GG secara diam-diam mengambil foto majikan dan karyawan tersebut lalu membagikannya di media sosial.
 
Usut punya usut rupanya  karyawan  tersebut  ditampar karena ember air yang dibawanya jatuh dan tumpah ke salah satu pelanggan. Meskipun pelanggan tidak mengajukan keluhan tentang hal tersebut, sang majikan tetap bersikap tidak rasional.
 
"Saya tidak tahu apakah karyawan Indonesia itu melakukan apapun terhadap atasannya atau apapun sebelum saya tiba," tulisnya.
 
"Tapi kalau dia benar-benar ingin menamparnya, paling tidak melakukannya di dapur atau toilet di mana pelanggan tidak akan melihat," tambahnya.
 
Setelah kejadian itu beredar di media sosial, seorang netizen bernama Ashraf Roslan dan pemilik restoran berbincang di Whatsapp untuk mendiskusikan masalah tersebut. 
 
Awalnya, pemiliknya menyalahkan Ashraf karena telah membocorkan semuanya di media sosial dan menyebut semuanya bohong. Majikan ini mengklaim bahwa pekerja itu adalah seorang anak Chindian (keturunan Cina dan India) setempat yang telah diangkat selama 15 tahun terakhir dan kerjanya hanya bermain-main saja.
 
Tentu saja, tidak ada orang waras yang bisa menerima alasan seperti itu, terlepas latar belakang hubungan satu sama lain. Menampar seseorang di depan umum dinilai sangat keterlaluan dan tidak beralasan.
 
Sebagian besar pengguna Twitter berpihak pada sudut pandang GG bahwa tindakan majikan tersebut semena-mena.
 
Selain itu, banyak netizen berbagi pengalaman mereka sendiri dengan restoran dan bos ini. Seorang netizen mengatakan bahwa ia pernah melihat pekerja yang sama dimarahi oleh sang bos karena tidak mengelap meja dengan benar.
 
"Weh, saya pergi ke sana dua minggu yang lalu dan situasinya juga sangat mengerikan karena pekerja tersebut menjatuhkan nampan berisi gelas berisi minuman. Bosnya berteriak dan menjerit tepat di sebelah kami," jelas salah satu netizen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 00:04 WIB

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:49 WIB

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Banten | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Entertainment | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Video | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:00 WIB

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:48 WIB

×