Bebaskan Langkah Tetap Syariah Ala Barli Asmara

Ririn Indriani, Dinda Rachmawati

Senin, 28 Agustus 2017 | 12:47 WIB
Bebaskan Langkah Tetap Syariah Ala Barli Asmara
Koleksi Barli Asmara bertema 'Bebaskan Langkah Tetap Syariah' . (Suara.com/Dinda Rachmawati)

Suara.com - Tren modest wear memang terus berkembang dan menjadi salah satu yang kini paling diperhitungkan di industri fesyen. Ini dibuktikan dari semakin banyaknya desainer yang mulai merancang busana modest wear, yang dikenal sopan dan tertutup itu.

Salah satunya adalah desainer kenamaan Barli Asmara. Dalam peragaan busana yang digelar oleh FWD Life Indonesia, ia meluncurkan rangkaian koleksi modest wear berkonsep easy to wear.

Lelaki berkacamata ini mengaku bahwa rangkaian koleksi tersebut, terinspirasi dari produk asuransi jiwa syariah yang dimiliki FWD Life dengan tema "Bebaskan Langkah, Tetap Syariah".

"Sesuai temanya, koleksi ini punya makna etika komunikasi yang santun. Dan hal itu tersampaikan lewat busana. Siluetnya ada kaitannya cara sistem hikmatnya asuransi. Saya mencoba mengkreasikan apa hubungannya busana dengan asuransi," kata Barli dalam acara FWD Fashion Rocks, belum lama ini.

Barli menyiapkan 30 look untuk tiga rangkaian koleksi berbeda yang ia hadirkan dalam busana seperti tunik, dress, abaya, atasan, bawahan dan busana layering.

Dua koleksinya yang bertema "Gentala" dan "Bungo" dihadirkan. Kali ini, ia masih membawa nuansa Batik Jambi yang ia kembangkan motifnya dengan teknik digital printing. Warna-warna pastel ia pilih untuk membuat pemakainya terlihat anggun.

"Nggak boleh memusnahkan budaya itu sendiri. Jadi bisa diimpelentasi dengan digital print, sehingga kebudayaan yang mau diangkat nggak hilang," lanjut dia.

Selanjutnya, Barli meluncurkan koleksi dengan tema "Turki Arabic" yang menggunakan warna putih dan emas. Koleksi yang terinspirasi dari motif-motif Arabic dan Turki ini kebanyakan menggunakan bahan satin.

Sama dengan koleksi sebelumnya, Barli pun menggunakan digital print untuk membuat motif-motif Arabic dan Turki, seperti motif bunga atau kupu-kupu yang sering terdapat pada pilar-pilar bangunan di kedua negara tersebut.

Koleksi Barli yang terkahir ialah busana Layering yang aktif dan dinamis dengan warna hitam putih. Dalam koleksi ini, ia menggunakan bahan-bahan seperti scuba, crepe, satin.

"Kita mengambil benang merahnya, bahwa busana dan asuransi memiliki filosifi yang sama. Yakni sama-sama dapat melindungi tubuh kita," ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jelang JFW, Pop Up Store Fashionlink x #BLCKVNUE Diperluas

Jelang JFW, Pop Up Store Fashionlink x #BLCKVNUE Diperluas

Lifestyle | Jum'at, 25 Agustus 2017 | 12:10 WIB

Enam Desainer Tanah Air Ini Siap "Unjuk Gigi" di NYFW 2017

Enam Desainer Tanah Air Ini Siap "Unjuk Gigi" di NYFW 2017

Lifestyle | Selasa, 22 Agustus 2017 | 09:57 WIB

Semakin Diminati, Era Bangkitnya Fesyen Lokal

Semakin Diminati, Era Bangkitnya Fesyen Lokal

Lifestyle | Senin, 21 Agustus 2017 | 12:21 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×