Batik Etnik Khas Tangerang Selatan Sudah Merambah Asia-Eropa

Chaerunnisa, Risna Halidi

Senin, 02 Oktober 2017 | 15:17 WIB
Batik Etnik Khas Tangerang Selatan Sudah Merambah Asia-Eropa
Batik Tangsel dalam acara Perayaan Hari Batik Nasional di Hotel Santika Premier Bintaro, Tangerang Selatan, Senin (2/10/2017). (Suara.com/Risna)

Suara.com - Semenjak berdiri pada 2004 lalu, Tangerang Selatan tumbuh menjadi salah satu daerah penyangga utama bagi masyarakat DKI Jakarta.

Meski masih terbilang remaja, Kota Tangerang Selatan terus berkembang dan banyak melakukan inovasi dalam rangka memperkenalkan sejarah, keunikan, dan wisatanya. Salah satu upaya tersebut adalah dengan membuat dan memperkenalkan Batik Etnik Khas Tangerang Selatan, atau Batik Tangsel.

Sosok di balik 'gimmick' Batik Tangsel, Nelty Fariza, mengaku, hal ini merupakan salah satu upaya mengangkat kearifan lokal warga Tangerang Selatan.

"Kami ada mulai dari berdirinya Kota Tangerang Selatan dari nol tahun. Kami sebelumnya mengangkat Batik Tangerang namanya Batik Benteng yang terus membumi. Setelah pemekaran, akhirnya kami mengangkat Kota Tangerang Selatan agar kearifan lokalnya lebih semarak," kata Nelty yang juga merupakan pengrajin serta desainer Batik Tangsel dalam acara Perayaan Hari Batik Nasional di Hotel Santika Premier Bintaro, Tangerang Selatan, Senin (2/10/2017).

Nelty bercerita, Batik Tangsel banyak mengangkat ciri khas dari potensi dan kultur yang ada di Kota Tangerang Selatan.

"Kulturnya satu, religius, dan kekeluargaan. Selain itu, kami juga mengangkat potensi flora dan fauna dan ada juga sejarah Kota Tangerang Selatan," jelasnya.

Beberapa morif yang biasa diwujudkan dalam selembar kain adalah motif Kacang Keranggan, motif Anggrek, dan Motif Gigi Balang. Gigi Balang merupakan sebuah ornamen yang biasa dimiliki masyarakat Betawi yang biasa dipakai sebagai dekorasi rumah.

Meski Kota Tangerang Selatan memiliki ciri khas kota berwarna hijau toska, Nelty lebih memilih mencoba warna-warna cerah dalam karyanya seperti kuning, merah, biru, dan hijau muda.

baca juga

"Kami buat cukup light, terang-terang ada kuning, merah. Artinya semaraknya itu jiwa dari Kota Tangerang Selatan yang bisa lebih terkenal," ungkapnya.

Meski masih dibilang sangat baru, Nelty telah beberapa kali membawa karyanya ke luar negeri seperti Jepang, Cina, Italia, dan Jerman.

"Batik itu harus menjadi sebuah nilai ekonomi yang lebih maju dan (cerminan) keanekaragaman yang lebih semarak," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Yuk Kenali Batik Maos, Tersirat "Rahasia" di Balik Motifnya

Yuk Kenali Batik Maos, Tersirat "Rahasia" di Balik Motifnya

Lifestyle | Minggu, 01 Oktober 2017 | 21:00 WIB

Batik Chic Merambah Italia

Batik Chic Merambah Italia

Lifestyle | Kamis, 28 September 2017 | 08:17 WIB

Puspa, Cara 4 Lini Busana Ini Sebar Nasionalisme

Puspa, Cara 4 Lini Busana Ini Sebar Nasionalisme

Lifestyle | Selasa, 15 Agustus 2017 | 19:10 WIB

Keren! Membatik Pakai  Biji Asam Hasilkan Lukisan Tokoh Perempuan

Keren! Membatik Pakai Biji Asam Hasilkan Lukisan Tokoh Perempuan

Video | Selasa, 08 Agustus 2017 | 16:29 WIB

Terkini

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

×