Ratusan Artefak Indonesia Dipamerkan di Brusel

Dythia Novianty

Rabu, 25 Oktober 2017 | 06:34 WIB
Ratusan Artefak Indonesia Dipamerkan di Brusel
Museum Nasional atau lazim disebut Museum Gadjah di Jakarta Pusat. [Suara.com/Adhitya Himawan]

Suara.com - Sebanyak 248 artefak koleksi Museum Nasional dan beberapa koleksi museum provinsi di Indonesia ditampilkan di Festival Europalia Indonesia di Museum La Boverie di Liege, Brusel pada 25 Oktober 2017 hingga 21 Januari 2018.

Sejumlah artefak yang juga diambil dari beberapa museum di Jawa Tengah, Sumatera Selatan, Jambi dan Bali ditampilkan dalam pameran bertajuk "Kingdoms of the sea Archipel", demikian Fungsi Pensosbud KBRI Brusel Ance Maylany, Rabu (25/10/2017).

Pameran dengan tema maritim itu, menampilkan sejarah dan peradaban bangsa Indonesia yang selalu lekat dan tidak lepas dari budaya maritim. Salah satu yang ditampilkan adalah kapal Padewakang yang dibangun langsung di arena pameran dengan menadatangkan pembuat kapal tradisional dari Sulawesi.

Kapal Padewakang merupakan cikal bakal dari kapal Phinisi yang telah dikenal luas. Padewakang adalah kapal tradisional hasil budaya maritim Indonesia sebelum akhirnya berkembang oleh pengaruh modern yaitu kapal yang menggunakan mesin.

Kapal dengan ukuran panjang 11 m, tinggi 7 meter dan lebar 4 meter itu dibangun di Museum La Boverie dan merupakan kapal ketiga yang dibuat untuk ditampilkan diluar Indonesia setelah dua kapal sebelumnya dibangun dan dilayarkan ke Australia.

Pameran berupaya menggambarkan warisan sejarah maritim di seluruh Indonesia yang memiliki beberapa tahap sejarah maritim dari ancient period (3000SM hingga awal Masehi), pre-modern period (awal Masehi hingga abad ke-16), early modern period (abad 16-18 M) hingga modern period (abad 18 hingga sekarang).

Pada tahap pertama dari pintu masuk pameran ditampilkan berbagai hasil pameran dari masa Austronesia yang menampilkan benda-benda seni dari batu dan perunggu, hasil pertukaran diaspora dari Austronesia dan Melanesia. Bentuk budaya ditampikan seperti kapal, penggalan lukisan dari dinding gua, seni dari batu, nekara, moko dan lainnya.

Masa pre-modern merupakan kelanjutan ekspansi budaya maritim merupakan hasil interaksi dengan datangnya pedagang dari India. Pada masa ini terjadi akulturasi budaya. Kerajaan di Indonesia seperti Kutai, Tarumanegara, Kalingga, Sriwijaya, Mataram menjadi bagian dari akulturasi periode ini.

Benda budaya yang ditampilkan dari periode ini berupa kapal, patung, musik, peta-peta kuno, prasasti dari kerajaan-kerajaan tersebut.Masa eraly modern period dipengaruhi interaksi dengan pedagang dari China menampilkan berbagai bentuk budaya seperti keramik, sutra, porselain daan arsitektur.

baca juga

Lebih ke dalam area pamera ditampilkan masa early modern period yang dipengaruhi interaksi dengan bangsa-bangsa Eropa lewat jalur perdagangan bumbu. Kota-kota utama di Indonesia yang menjadi pusat yang merekam interaksi ini yaitu Aceh, Banten, Banjarmasin, Ternate, Tidore, Palembang menjadi tempat yang banyak ditemukan warisan sejarah maritim.

Sebagai negara kepulauan dengan 17.000 pulau dan 81.000 km panjang garis pantai, pameran maritim menjadi kesempatan untuk menampilkan identitas bangsa Indonesia yang penting dan lama terlupakan.

Sebelumnya, acara peresmian digelar konferensi pers pameran Kingdoms of the Sea Archipel dimoderatori Walikota Liege, Willy Demeyer dan dihadiri narasumber dari pihak Indonesia mantan Direktur Museum Nasional selaku kurator dari pameran Intan Mardiana, dan peneliti sejarah maritim Universitas Diponegoro Semarang, Singgih Tri Sulistiono. Sementara dari pihak Belgia hadir koordinator kurator Europalia International Dirk Vermaelen dan konsultan peneliti arkeologi dari Ecole Francaise d�extreme Orient, Pierre Yves Manguin. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pameran Budaya Gendongan Bayi

Pameran Budaya Gendongan Bayi

Foto | Sabtu, 21 Oktober 2017 | 15:07 WIB

Serunya Habiskan Akhir Pekan di Museum Nasional

Serunya Habiskan Akhir Pekan di Museum Nasional

Lifestyle | Minggu, 27 Agustus 2017 | 14:32 WIB

Ubah Pengelolaan, Kemendikbud Gelar Pertemuan Museum Nasional

Ubah Pengelolaan, Kemendikbud Gelar Pertemuan Museum Nasional

News | Rabu, 17 Mei 2017 | 21:44 WIB

Museum Nasional Gelar Pameran Permainan Tradisional

Museum Nasional Gelar Pameran Permainan Tradisional

Lifestyle | Sabtu, 23 Mei 2015 | 13:32 WIB

Ngopi di Museum, Seru Loh!

Ngopi di Museum, Seru Loh!

Lifestyle | Jum'at, 24 April 2015 | 18:57 WIB

Museum Nasional Pamerkan Patung Buddha Buatan Abad ke-2

Museum Nasional Pamerkan Patung Buddha Buatan Abad ke-2

Lifestyle | Rabu, 01 Oktober 2014 | 15:59 WIB

Terkini

Bersaksi di Sidang Roy Suryo, Ini Poin-poin Penting Keterangan Jokowi Soal Ijazah

Bersaksi di Sidang Roy Suryo, Ini Poin-poin Penting Keterangan Jokowi Soal Ijazah

News | Kamis, 05 November 2026 | 14:45 WIB

Olahraga hingga Seni, Cara Berbeda Sekolah Membentuk Karakter dan Percaya Diri Siswa

Olahraga hingga Seni, Cara Berbeda Sekolah Membentuk Karakter dan Percaya Diri Siswa

Lifestyle | Kamis, 05 November 2026 | 14:44 WIB

Klinik Gigi dengan Konsep Supermarket, Pasien Bisa Belanja Snack hingga Bikin Mi Instan

Klinik Gigi dengan Konsep Supermarket, Pasien Bisa Belanja Snack hingga Bikin Mi Instan

Lifestyle | Kamis, 05 November 2026 | 14:43 WIB

Youth Economic Summit 2026 Segera Digelar, Ajak Anak Muda Tentukan Arah Ekonomi Masa Depan

Youth Economic Summit 2026 Segera Digelar, Ajak Anak Muda Tentukan Arah Ekonomi Masa Depan

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 14:41 WIB

Buruh Sulsel Tuntut UMP 2027 Naik 9,5 Persen

Buruh Sulsel Tuntut UMP 2027 Naik 9,5 Persen

Sulsel | Kamis, 05 November 2026 | 14:40 WIB

Jet Pribadi Antar Kunker Menteri Dody, Setiap 1 Jam Perjalanan Bayar Hampir Rp100 Juta?

Jet Pribadi Antar Kunker Menteri Dody, Setiap 1 Jam Perjalanan Bayar Hampir Rp100 Juta?

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 14:40 WIB

Apa Tanda Lip Balm Tidak Cocok? Waspadai Bibir Kering hingga Iritasi

Apa Tanda Lip Balm Tidak Cocok? Waspadai Bibir Kering hingga Iritasi

Lifestyle | Kamis, 05 November 2026 | 14:40 WIB

Lebih dari 90 SPPG di Banten Kena Suspend, Ternyata Ini Penyebabnya

Lebih dari 90 SPPG di Banten Kena Suspend, Ternyata Ini Penyebabnya

Banten | Kamis, 05 November 2026 | 14:39 WIB

Bos Tambang Samin Tan Didakwa Sebabkan Kerugian Negara Rp 17,7 Triliun

Bos Tambang Samin Tan Didakwa Sebabkan Kerugian Negara Rp 17,7 Triliun

News | Kamis, 05 November 2026 | 14:39 WIB

Jokowi Ogah Keaslian Ijazahnya Diperiksa Ulang di Pengadilan, Alasannya Sudah Diuji di Labfor Polri

Jokowi Ogah Keaslian Ijazahnya Diperiksa Ulang di Pengadilan, Alasannya Sudah Diuji di Labfor Polri

News | Kamis, 05 November 2026 | 14:39 WIB

×