Selebriti Chef Ini Keluar Perusahaan karena Pelecehan Seksual

Chaerunnisa

Jum'at, 27 Oktober 2017 | 14:29 WIB
Selebriti Chef Ini Keluar Perusahaan karena Pelecehan Seksual
Selebriti Chef John Besh (Instagram)

Suara.com - Selebriti Chef asal New Orleans, John Besh, mengundurkan diri dari manajemen kelompok restoran yang menggunakan namanya, Besh Restaurant Group, setelah sebuah surat kabar melaporkan seorang perempuan 25 tahun yang merupakan mantan karyawannnya mengaku menjadi korban pelecehan seksual oleh atasannya itu.

Media New Orleans mengungkapkan, pengumuman Besh keluar dari bisnis yang dimiliki bersama itu dilakukan kepada karyawannya, Senin 23 Oktober waktu setempat.

"John telah memutuskan untuk keluar dari semua aspek operasi (Besh Restaurant Group) dan fokus pada keluarganya," ungkap Shannon White, perempuan jajaran CEO, dalam sebuah email kepada staf.

Besh merasa tuduhan itu telah dipublikasikan. Bulan lalu, Alon Shaya, koki bintang yang naik melalui jajaran Besh Group, dipecat sebagai koki eksekutif di Domenica, Pizza Domenica dan restoran senama yang terkenal, Shaya.

Shaya telah menghubungi NOLA.com pada bulan Agustus mengenai keprihatinannya tentang bagaimana tuduhan pelecehan seksual yang menimpa Besh.

"Saya merasa seperti saya dipecat karena berbicara dan berdiri (terkait pelecehan seksual yang dilakukan John Besh)," kata Shaya dalam sebuah wawancara lanjutan pada 17 Oktober.

Staf dan mantan staf saat ini mengatakan dalam artikel tersebut dan di media sosial, bahwa Shaya tidak melakukannya. Dia melakukannya (berbicara) hanya untuk menghentikan pelecehan seksual di restoran yang dia jalani.

Tuduhan pelecehan seksual yang dilakukan Besh terungkap setelah hal itu diutarakan terhadap orang terkenal lainnya, termasuk produser Hollywood Harvey Weinstein, eksekutif Fox News, Roger Ailes dan komedian Bill Cosby.

Pada hari Minggu, Kasino Harrah's New Orleans mengatakan bahwa mereka memutuskan hubungan dengan Besh dan akan mengganti nama restoran Besh Steak-nya di kasino.

baca juga

Sembilan perempuan yang diwawancarai untuk NOLA.com setuju menggunakan nama mereka, termasuk Madie Robison.

"Setelah direndam dalam budaya perusahaan, saya menyadari moral dan nilai saya tidak sesuai dengan praktik sehari-hari," Robison menulis dalam email pengunduran diri, dikirim ke Besh, rekan bisnisnya Octavio Mantilla dan yang lainnya.

Dalam banyak wawancara, keluhan Robison termasuk komentar seksual yang terus-menerus dari teman sebaya dan supervisor. Robison mengklaim, dia juga mengalami sentuhan Mantiam tanpa henti selama hampir dua tahun di Grup Besh.

Mantilla mengatakan dia tidak ingat menyentuh Robison. "Saya tidak ingat pernah menyentuh dia sama sekali, bukan pada niat atau apapun," katanya.

Juru bicara Besh Group mengatakan, tidak satupun dari ribuan karyawan saat ini atau mantan karyawan pernah mengajukan keluhan internal yang menuduh pelecehan seksual dalam 12 tahun keberadaan perusahaan tersebut.

Besh dan Mantilla mengatakan dalam sebuah wawancara pada 16 Oktober, bahwa di masa lalu perusahaan tersebut tidak memiliki departemen sumber daya manusia untuk memproses klaim tersebut. Perusahaan memiliki satu sekarang, direktur sumber daya manusia yang pertama kali di perusahaan tersebut bekerja sejak 11 Oktober. Begitu ungkap juru bicara tersebut mengatakan kepada NOLA.com.

Dalam pernyataannya yang terpisah dan tertulis kepada NOLA.com, Besh mengatakan dia bekerja untuk "Membangun kembali pernikahan saya", dan secara terbuka meminta maaf kepada karyawan, "Yang menganggap perilaku saya tidak dapat diterima."

"Saya sendiri sepenuhnya bertanggung jawab atas kegagalan moral saya. Ini bukan cara kepala perusahaan seharusnya bertindak, apalagi saya seorang suami dan ayah," imbuhnya.

Raymond Landry, seorang pengacara untuk kelompok restoran, juga memberikan keterangan tertulis kepada publik, tidak menyebutkan tuduhan spesifik, namun mengungkapkan perusahaan menerapkan prosedur yang lebih baik untuk menerima dan menangani keluhan.

"Meskipun kami memiliki prosedur pengaduan yang sesuai dengan semua undang-undang yang ada, sekarang kami menyadari bahwa sebagai masalah praktis, kami perlu melakukan lebih dari yang dibutuhkan undang-undang dan kami telah mengubah pelatihan, pendidikan dan prosedur kami," begitu bunyi pernyataan Landry.
Sekadar diketahui, chef asal Lousiana Selatan yang juga pembawa acara televisi itu telah dilaporkan oleh lebih dari 20 karyawan perempuannya yang mengaku telah dilecehkan secara seksual baik di kantor maupun restoran mereka.

Seorang mantan karyawati restoran mengatakan, Besh pernah memaksanya untuk berhubungan seksual dengannya. Pemaksaan itu menurutnya dilakukan Besh selama berbulan-bulan saat ia masih bekerja di restoran tersebut. (Delish)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cara Chef Marco Membawa Kuliner Peru di Bali

Cara Chef Marco Membawa Kuliner Peru di Bali

Lifestyle | Kamis, 26 Oktober 2017 | 13:57 WIB

Gadis Ini Pamerkan Lelaki-lelaki yang Melecehkannya di Instagram

Gadis Ini Pamerkan Lelaki-lelaki yang Melecehkannya di Instagram

Tekno | Rabu, 11 Oktober 2017 | 21:01 WIB

Rahasia Chef Cantik Ini Tetap Langsing di Usia 57 Tahun

Rahasia Chef Cantik Ini Tetap Langsing di Usia 57 Tahun

Lifestyle | Rabu, 04 Oktober 2017 | 18:46 WIB

Studi: Perempuan yang Dilecehkan Rekan Kerja Berisiko Depresi

Studi: Perempuan yang Dilecehkan Rekan Kerja Berisiko Depresi

Lifestyle | Senin, 25 September 2017 | 21:27 WIB

38 Resto di Singapura Raih Michelin Star

38 Resto di Singapura Raih Michelin Star

Lifestyle | Kamis, 27 Juli 2017 | 17:52 WIB

Terkini

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:57 WIB

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:45 WIB

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:57 WIB

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

News | Rabu, 30 September 2026 | 23:12 WIB

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 22:34 WIB

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 22:20 WIB

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

News | Rabu, 30 September 2026 | 22:15 WIB

×