Menpar: Bali Aman, Jumlah Kunjungan Wisman Sudah Normal

Liberty Jemadu Suara.Com
Sabtu, 23 Desember 2017 | 05:06 WIB
Menpar: Bali Aman, Jumlah Kunjungan Wisman Sudah Normal
Presiden Joko Widodo bersama Menpar Arief Yahya (kedua kiri), Mensesneg Pratikno (kedua kanan), Seskab Pramono Anung (kanan) dan Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki (kiri) mengunjungi Kuta, Bali, Jumat (22/12). [Antara/Fikri Yusuf]

Suara.com - Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan kunjungan wisatawan ke Pulau Bali kembali normal setelah erupsi Gunung Agung.

"Bali normal istilahnya. Hal itu ditunjukkan angka kehadiran wisman, biasanya rata-rata 15.000 per hari, sempat turun 2.000 per hari, hari ini sudah mencapai 12.300," kata Arief saat konferensi pers usai menghadiri rapat kabinet terbatas di di Werdhapura Village Center Sanur, Bali, Jumat malam (22/12/2017).

Dia mengatakan angka tersebut sudah mencapai sekitar 80 persen dari angka normal.

"Saya berharap rekan-rekan media di sini menjaga suasana yang mulai kondusif ini," katanya.

Arief mengatakan dampak erupsi Gunung Agung itu berdampak di wilayah 8-10 kilometer dari kawah gunung tersebut. Dia juga mengungkapkan bahwa status tanggap darurat sudah dicabut dan selanjutnya pihaknya akan melakukan pemasaran besar-besaran agar wisatawan datang kembali ke Bali.

"Anggaran Rp100 miliar akan kita serahkan kepada Gubernur (Bali) untuk memimipin pemasaran di Bali," ungkapnya.

Menpar juga mengatakan dirinya bersama Menteri Perhubungan telah membahas sarana transportasi agar memberikan pelayanan terbaik kepada wisatawan di Bali.

"Terkait dengan perhubungan sudah kita selesaikan dengan Menhub, sudah rapat tiga jam di sini untuk memberikan pelayanan terbaik kepada wisatawan di Bali," jelasnya.

Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dalam kesempatan sama, mengatakan tujuan utama Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla memimpin rapat terbatas di Bali untuk menunjukkan kepada dunia bahwa Bali sekarang aman dan siap menerima wisatawan.

Pramono juga mengungkapkan bahwa ratas telah memutuskan dicabutnya tanggap darurat erupsi Gunung Agung.

Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengatakan logistik untuk para pengungsi tetap akan dikeluarkan, walaupun status tanggap daruratnya dicabut.

"Karena memang sesungguhnya istilah tanggap darurat itu tidak menyatakan bahwa Bali dalam keadaan darurat. Jadi sering saya katakan tanggap darurat itu untuk pengungsi, kaitannya dengan logistik, bukan seluruh Bali itu dalam keadaan tanggap darurat," katanya.

Dia juga mengatakan status tanggap darurat ini justru membuat negara-negara asal turis panik dan mengeluarkan peringatan agar warganya tak berkunjung ke Bali. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI