Prabowo Sentil Pejabat Bali, Pulau Dewata Kini Kotor: Bagaimana Turis Mau Datang!

Bangun Santoso

Senin, 02 Februari 2026 | 13:55 WIB
Prabowo Sentil Pejabat Bali, Pulau Dewata Kini Kotor: Bagaimana Turis Mau Datang!
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan taklimat dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026). ANTARA/Fathur Rochman
baca 10 detik
  • Prabowo menyoroti citra Bali yang kotor akibat sampah saat Rakornas di Bogor pada 2 Februari 2026.
  • Ia mengusulkan solusi rutin mengerahkan siswa SD hingga SMA untuk kerja bakti membersihkan lingkungan pantai.
  • Prabowo juga memerintahkan semua instansi, termasuk TNI/Polri dan BUMN, rutin mengadakan kerja bakti 'korve' melawan sampah.

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto menyoroti masalah sampah yang menurutnya telah membuat citra Bali menjadi 'kotor'. Tak hanya mengkritik, Prabowo juga melontarkan solusi tak biasa, yakni mengerahkan siswa sekolah dari tingkat SD hingga SMA untuk kerja bakti membersihkan lingkungan secara rutin.

Pernyataan keras ini disampaikan Prabowo saat memberikan taklimat dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah 2026 di Sentul International Convention Center, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026).

Ia secara terbuka 'menyentil' para kepala daerah di Pulau Dewata yang dianggapnya belum maksimal mengatasi persoalan krusial ini.

Menurut Prabowo, kondisi pantai yang kotor berpotensi menghancurkan daya tarik pariwisata yang menjadi tulang punggung ekonomi Bali.

"Maaf ya gubernur, bupati-bupati dari Bali, ini real lho, Bali bulan Desember 2025, ini pantai Bali, bagaimana turis mau datang ke situ lihat sampah? Gubernur, bupati, SMA, SMP, SD di bawah kendali saudara, apa susahnya sih? Entah hari Sabtu, hari Jumat, semua anak sekolah kumpul di pantai ini. Ini pantai kita, ini halaman kita, ayo kita bersihkan ramai-ramai korve," kata dia sebagaimana dilansir Antara.

Dapat Laporan Langsung dari Jenderal Korea

Kekhawatiran Prabowo bukan tanpa dasar. Ia mengaku mendapat laporan yang 'menampar' langsung dari sejumlah tokoh penting di Korea Selatan yang baru saja berkunjung ke Bali.

Menurutnya, para pejabat tersebut berbicara apa adanya tanpa basa-basi mengenai kondisi kebersihan di Bali.

"Saya di Korea ketemu tokoh-tokoh di Korea, menteri-menteri, jenderal-jenderal, kadang-kadang ya tentara di manapun, dia enggak pakai bahasa basi, bicaranya apa adanya, dia ngomong ke saya. Dia bilang 'Your Excellency, I just came from Bali, oh Bali so dirty now, Bali not nice'. Wah, tapi saya terima itu sebagai koreksi. Ini kita harus atasi bersama," kata Prabowo.

baca juga

Cerita ini menjadi pemicu utama mengapa ia merasa perlu mengambil langkah tegas dan mengumumkannya di forum nasional yang dihadiri seluruh kepala daerah.

Perintah 'Korve' untuk Semua Instansi

Solusi yang ditawarkan Prabowo tidak hanya berhenti pada siswa sekolah. Ia menyerukan sebuah gerakan masif yang ia sebut sebagai "perang terhadap sampah". Gerakan ini melibatkan seluruh elemen, mulai dari pemerintah daerah, TNI, Polri, hingga BUMN.

Prabowo memerintahkan agar kegiatan kerja bakti atau 'korve' menjadi agenda rutin di semua instansi tanpa terkecuali.

"Semua instansi pemerintahan harus memimpin korve. Anak sekolah nggak apa-apa, pagi-pagi 10 menit, 15 menit, setengah jam. Kalau ratusan, ribuan itu, cepat itu. Modalnya nanti apa? Modalnya gerobak-gerobak, truk-truk, sampah, dan sebagainya," kata dia.

Bahkan, ia secara spesifik memberikan instruksi keras kepada jajaran aparaturnya di seluruh Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Buka Rakornas Pemerintah 2026, Bahas Evaluasi 2025 hingga Target Ekonomi

Prabowo Buka Rakornas Pemerintah 2026, Bahas Evaluasi 2025 hingga Target Ekonomi

Foto | Senin, 02 Februari 2026 | 13:49 WIB

Prabowo Singgung Negara-negara Besar: Dahulu Ajarkan Demokrasi-HAM, Sekarang Pelanggar

Prabowo Singgung Negara-negara Besar: Dahulu Ajarkan Demokrasi-HAM, Sekarang Pelanggar

News | Senin, 02 Februari 2026 | 13:39 WIB

Singgung Demo untuk Rusuh, Prabowo Ajak Pihak yang Tidak Suka Dengannya Bertarung di 2029

Singgung Demo untuk Rusuh, Prabowo Ajak Pihak yang Tidak Suka Dengannya Bertarung di 2029

News | Senin, 02 Februari 2026 | 13:25 WIB

Gaza Diserang, Prabowo Komunikasi ke Board of Peace

Gaza Diserang, Prabowo Komunikasi ke Board of Peace

News | Senin, 02 Februari 2026 | 12:33 WIB

Ekonom UGM: Iuran Dewan Perdamaian Bebani APBN, Rakyat Bersiap Hadapi Kenaikan Pajak

Ekonom UGM: Iuran Dewan Perdamaian Bebani APBN, Rakyat Bersiap Hadapi Kenaikan Pajak

News | Senin, 02 Februari 2026 | 11:48 WIB

Tak Lagi Musiman, Banjir Mulai Hantam Wilayah yang Dulu Dianggap Aman

Tak Lagi Musiman, Banjir Mulai Hantam Wilayah yang Dulu Dianggap Aman

Lifestyle | Senin, 02 Februari 2026 | 11:22 WIB

FPI Wanti-Wanti Pemerintah Soal Siasat Uang Iuran Dewan Perdamaian Jadi Modal Invasi Gaza

FPI Wanti-Wanti Pemerintah Soal Siasat Uang Iuran Dewan Perdamaian Jadi Modal Invasi Gaza

News | Senin, 02 Februari 2026 | 11:20 WIB

Terkini

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×