Banyak Bayi Lahir 9 Bulan Setelah Momen Liburan, Ini Penyebabnya

Arsito Hidayatullah, Risna Halidi

Senin, 25 Desember 2017 | 03:41 WIB
Banyak Bayi Lahir 9 Bulan Setelah Momen Liburan, Ini Penyebabnya
Ilustrasi pasangan bercinta, hubungan seks. [Shutterstock]

Suara.com - Di Amerika Serikat, banyak bayi yang lahir pada bulan September dibandingkan bulan-bulan lainnya. Itu berarti libur Natal dan Tahun Baru adalah waktu paling populer sepanjang tahun untuk melakukan "pembuahan".

Banyak ilmuwan menganggap lonjakan kelahiran di bulan September merupakan respons biologis karena terjadi perubahan musim, di mana suhu sangat turun dan dingin serta waktu malam yang semakin lama.

Tapi, sebuah studi terbaru dari Scientific Reports mengatakan bahwa semua lonjakan kelahiran dari "bayi pasca liburan" lebih berkaitan dengan budaya masyarakat ketimbang alasan biologis.

Menggunakan data dari seluruh dunia, para periset dari Indiana University dan Instituto Gulbenkian de Ciencia di Portugal menemukan bahwa "puncak seks" memang terjadi di sekitar hari libur besar, terlepas dari musimnya.

Untuk menyelidiki mood dan minat seks, peneliti melihat data Google Trends dari 2004 hingga 2014, serta data Twitter dari 2010 sampai 2014 di hampir 130 negara di dunia.

Di negara-negara yang mayoritas beragama Kristen, peneliti menemukan bahwa pencarian web untuk kata "seks" paling tinggi terjadi saat Natal. Padahal di negara-negara belahan bumi bagian selatan seperti Australia dan Argentina, Natal berlangsung saat musim panas.

Pun serupa halnya dengan negara mayoritas Muslim, di mana pencarian web untuk kata "seks" melonjak saat libur Idul Fitri.

Ini sangat menarik, kata para periset, karena Ramadan dan Idul Fitri terjadi berdasarkan kalender lunar dan terjadi bergantian di musim-musim yang berbeda.

"Minat pencarian di dunia maya pada kata kunci seks tidak berarti (bahwa) orang-orang menggemari unsur-unsur pornografi di musim liburan," kata peneliti.

"Kami melihat peningkatan pada orang yang mencari pengetahuan seks secara umum, termasuk istilah medis, istilah tentang kontrasepsi dan sebagainya. Dan kenaikan itu berkorelasi sangat baik dengan peningkatan kelahiran sembilan bulan kemudian," kata penulis utama penelitian, Luis Rocha, seorang profesor informatika dan sains kognitif di Universitas Indiana.

Para periset tidak bisa mengatakan mengapa "seks" ada di otak (banyak orang) lebih dari biasanya selama musim liburan. Tetapi ada beberapa teori menarik yang mereka tawarkan.

Pada analisis yang dilakukan di media sosial seperti Twitter, beberapa petunjuk tambahan terkuak di mana adanya peningkatan cuitan menggunakan kosa kata yang berkaitan dengan perasaan bahagia, aman dan tenang.

"Setiap saat mood ini memanifestasikan dirinya di Twitter, ini mengarah pada pencarian 'seks' lebih banyak. Kita hanya bisa berspekulasi saat ini, tapi mungkin saat orang merasa lebih bahagia dan kurang merasa cemas, dalam kasus ini terjadi pada akhir tahun dan sekitar liburan, mereka cenderung berpikir untuk memulai sebuah keluarga," kata Rocha lagi.

Teori lain mengatakan bahwa liburan adalah saat untuk merayakan, melakukan pertemuan sosial, dan terjadinya peningkatan konsumsi alkohol.

Sayangnya, studi ini tidak menemukan kecenderungan serupa dalam korelasi tingkat kelahiran setelah liburan besar lainnya, seperti Thanksgiving di Amerika Serikat atau Paskah di Jerman dan Prancis.

"Liburan ini lebih melibatkan makanan dan keluarga. Jadi sepertinya, itu adalah sesuatu yang lebih dari sekadar unsur-unsur itu (seks)," kata Rocha.

Kemungkinan lain, katanya, adalah bahwa Natal dan Idul Fitri sangat berorientasi pada keluarga dan melibatkan pemberian hadiah kepada anak-anak.

"Mungkin orang merasa lebih memiliki dorongan untuk menumbuhkan keluarga mereka saat berada di lingkungan seperti ini," katanya.

Rocha berharap penelitian masa depan akan menjawab beberapa pertanyaan yang tersisa. Temuan ini juga mungkin berdampak pada kesehatan masyarakat dan beberapa kebijakan, seperti membantu pemerintah merencanakan kampanye yang lebih efektif seputar seks yang aman pada waktu-waktu tertentu dalam setahun.

Dalam hal ini, kata Rocha, terutama diharapkan dapat membantu pemerintah di negara-negara berkembang yang kekurangan data tingkat kelahiran yang dapat diandalkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Long Weekend, Pejabat di Kota Ini Dilarang Berlibur

Long Weekend, Pejabat di Kota Ini Dilarang Berlibur

News | Minggu, 24 Desember 2017 | 10:15 WIB

Liburan Natal & Tahun Baru Malah Stres? Perhatikan Tips Ini!

Liburan Natal & Tahun Baru Malah Stres? Perhatikan Tips Ini!

Video | Sabtu, 23 Desember 2017 | 12:59 WIB

Keren, Bayi Ini Lahir dari Embrio yang Dibekukan 24 Tahun

Keren, Bayi Ini Lahir dari Embrio yang Dibekukan 24 Tahun

Health | Kamis, 21 Desember 2017 | 09:57 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×