Efektif Turunkan Bobot, Tren Diet Terbaru Ini Mirip Puasa

Ririn Indriani, Risna Halidi

Selasa, 02 Januari 2018 | 15:26 WIB
Efektif Turunkan Bobot, Tren Diet Terbaru Ini Mirip Puasa
Ilustrasi program pelangsingan tubuh. (Shutterstock)

Suara.com - Pakar kesehatan telah mengungkapkan metode penurunan berat badan terbaru yang disebut Time Restricted Feeding (TRF) atau makan berbatas waktu.

Hampir sama seperti puasa, TRF memiliki aturan bahwa siapa saja dapat mengonsumsi apa saja dalam batas waktu tertentu, asalkan memiliki jeda puasa selama 10 atau 12 jam.

Selain dianggap berhasil menurunkan berat badan, TRF juga dipuji sebagai metode yang dapat menurunkan risiko diabetes.

Temuan yang dipublikasikan dalam jurnal Cell Metabolism mengungkapkan bahwa TRF membuat seseorang mengonsumsi lebih sedikit kalori dan menyebabkan penurunan berat badan.

Selain itu, tekanan darah juga akan lebih rendah, meningkatkan kadar glukosa dan bahkan, diklaim memperlambat proses penuaan.

Profesor dari Salk Institute for Biological Studies di San Diego, Satchidananda Panda, pertama kali melihat dampak TRF pada tikus di 2012.

Dr. Panda kemudian memperluas studinya dan melibatkan manusia pada 2015 lewat aplikasi yang ia ciptakan bertajuk MyCircadianClock.

Hasilnya, sebanyak delapan orang yang memiliki masalah kelebihan berat badan dan biasa makan lebih dari 15 jam sehari dan mengubah kebiasaan menjadi 10 jam sehari selama 16 minggu, berhasil kehilangan empat persen berat badan mereka.

"Mereka semua juga mengatakan bahwa mereka tidur lebih nyenyak, dan mereka merasa lebih enerjik sepanjang hari. Dan mereka merasa kurang lapar," kata Dr. Panda kepada news.com.au.

Selain itu, seorang profesor dari University of Adelaide--Leonie Heilbronn juga mempelajari efek TRF pada 16 lelaki obesitas yang memiliki risiko terkena diabetes tipe 2.

Mereka diminta mengikuti dua jadwal yang telah dibuat yaitu makan dari jam delapan pagi sampai jam lima sore atau dari siang hingga jam sembilan malam selama satu minggu penuh.

Setelah itu, mereka diminta untuk memiliki aktifitas makan yang normal selama dua minggu dan kemudian kembali menjalankan metode TRF selama seminggu penuh.

"Keduanya memperbaiki respon glikemia mereka," kata Dr. Heilbronn mengacu pada tingkat glukosa ke-16 responden TRF.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Resolusi 2018, Lebih Sehat dengan Pola Tidur yang Lebih Baik

Resolusi 2018, Lebih Sehat dengan Pola Tidur yang Lebih Baik

Health | Selasa, 02 Januari 2018 | 13:38 WIB

Suka ke Gym? Hati-hati, Ada Virus Kulit Baru yang Menular!

Suka ke Gym? Hati-hati, Ada Virus Kulit Baru yang Menular!

Health | Senin, 01 Januari 2018 | 15:44 WIB

Ini Rahasianya Agar Termotivasi dengan Resolusi Kebugaran 2018

Ini Rahasianya Agar Termotivasi dengan Resolusi Kebugaran 2018

Health | Senin, 01 Januari 2018 | 14:42 WIB

Terkini

B50 untuk Swasembada Energi: Mengapa Dampaknya Tak Hanya Soal Impor BBM

B50 untuk Swasembada Energi: Mengapa Dampaknya Tak Hanya Soal Impor BBM

News | Rabu, 30 September 2026 | 11:56 WIB

Jelang Timnas Indonesia vs Bangladesh, Erick Thohir Kirim Peringatan Keras

Jelang Timnas Indonesia vs Bangladesh, Erick Thohir Kirim Peringatan Keras

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 11:50 WIB

Menyikapi Rasa Posesif dengan Kegenitan Elegan ala Syahrini, 'Seperti Itu?'

Menyikapi Rasa Posesif dengan Kegenitan Elegan ala Syahrini, 'Seperti Itu?'

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 11:50 WIB

Syarat Wajib Mobil Listrik Naik Kapal Feri: Persiapan Penting Sebelum Menyeberang Pulau

Syarat Wajib Mobil Listrik Naik Kapal Feri: Persiapan Penting Sebelum Menyeberang Pulau

Otomotif | Rabu, 30 September 2026 | 11:48 WIB

Duh, Harga Sawit Swadaya Riau Turun Lagi di Periode 30 September-6 Oktober

Duh, Harga Sawit Swadaya Riau Turun Lagi di Periode 30 September-6 Oktober

Riau | Rabu, 30 September 2026 | 11:46 WIB

Review Never After Dark: Licik Memainkan Formula Horor yang Sudah Familier

Review Never After Dark: Licik Memainkan Formula Horor yang Sudah Familier

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 11:46 WIB

Jadi Series Baru Netflix, 5 Fakta Pride and Prejudice, Tayang Desember!

Jadi Series Baru Netflix, 5 Fakta Pride and Prejudice, Tayang Desember!

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 11:45 WIB

4 Serum Witch Hazel Andalan Kulit Berminyak Kontrol Sebum dan Atasi Jerawat

4 Serum Witch Hazel Andalan Kulit Berminyak Kontrol Sebum dan Atasi Jerawat

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 11:45 WIB

Langkah Empati Wapres Gibran Harus Diiringi Evaluasi Total Program Makan Bergizi Gratis

Langkah Empati Wapres Gibran Harus Diiringi Evaluasi Total Program Makan Bergizi Gratis

News | Rabu, 30 September 2026 | 11:42 WIB

Tak Cukup Menang Lawan Bangladesh, Skenario Timnas Indonesia Ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

Tak Cukup Menang Lawan Bangladesh, Skenario Timnas Indonesia Ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 11:39 WIB

×