Resolusi 2018, Lebih Sehat dengan Pola Tidur yang Lebih Baik

Ririn Indriani, Risna Halidi

Selasa, 02 Januari 2018 | 13:38 WIB
Resolusi 2018, Lebih Sehat dengan Pola Tidur yang Lebih Baik
Ilustrasi bangun tidur. (Shutterstock)

Suara.com - Bila salah satu resolusi tahun baru yang Anda buat adalah menjadi lebih baik dan sehat, maka tidur yang cukup merupakan awal terpenting yang bisa Anda lakukan.

Dilansir dari AsiaOne, berikut tips dari para ahli agar Anda bisa mengatur waktu tidur yang lebih baik pada 2018.

1. Buat jadwal tidur reguler
Sebagai pekerja, Anda mungkin kerap berpikir untuk melampiaskan tidur saat hari libur. Tapi menurut sebuah penelitian terbaru, menjaga pola tidur teratur adalah hal yang lebih baik untuk dilakukan bagi kesehatan.

Seorang ahli dalam masalah tidur, Matthew Walker menyarankan agar setiap orang membuat jadwal reguler untuk tidur dan bangun tidur setiap harinya.

Senada dengan Walker, Kathleen Farrel dan Jane Reagan dari University of Colorado mengatakan bila kebiasaan baru tersebut terasa sulit, maka buatlah jeda satu jam dan biarkan tubuh Anda memilih untuk tetap terjaga atau tertidur.

Keduanya juga mengaku bahwa tubuh membutuhkan waktu untuk terbiasa selama beberapa malam. Namun bila pola tidur reguler telah berhasil dilakukan, Anda akan mulai merasa lebih santai dan bisa fokus dalam bekerja.

2. Kamar tidur yang nyaman
Kenyamanan di kamar tidur merupakan faktor yang sangat penting agar mendapatkan tidur yang berkualitas. Pastikan juga kamar hanya didesain untuk beristirahat, bukan untuk bekerja, makan, atau bahkan menonton televisi.

Dr. Philip Alapat dari Baylor College of Medicine, serta Matthew Walker sepakat agar suhu kamar tidur berada pada temperatur 19 derajat celcius. Alapat juga menambahkan agar kamar tidur harus bernuansa gelap dan sepi. Oleh karena itu, coba gunakan tirai berwarna hitam, penutup mata, atau bahkan penutup telinga.

3. Luangkan waktu sejenak sebelum tidur
Baik Alapat dan Walker setuju bahwa seseorang perlu meluangkan waktu setidaknya satu jam sebelum tidur. Jangan berharap bisa langsung tertidur sesaat setelah menyaksikan tayangan film yang menegangkan.

Otak akan bekerja dan Anda perlu mengurangi aktifitas memacu jantung seperti itu. Sebagai gantinya, coba sesuatu yang lebih santai seperti mandi atau membaca buku.

4. Matikan semua layar
Salah satu tersangka utama yang membuat seseorang kesulitan untuk pergi tidur adalah gadget. Padahal, banyak hasil studi yang mendukung pernyataan bahwa gadget dapat mengurangi kualitas dan kuantitas tidur seseorang. Terlalu banyak bermain gadget sebelum tidur, dipercaya dapat mengurangi pelepasan hormon melatonin, hormon yang membantu Anda tidur dengan nyanyak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Suka ke Gym? Hati-hati, Ada Virus Kulit Baru yang Menular!

Suka ke Gym? Hati-hati, Ada Virus Kulit Baru yang Menular!

Health | Senin, 01 Januari 2018 | 15:44 WIB

Ini Rahasianya Agar Termotivasi dengan Resolusi Kebugaran 2018

Ini Rahasianya Agar Termotivasi dengan Resolusi Kebugaran 2018

Health | Senin, 01 Januari 2018 | 14:42 WIB

Berenang Usai Makan Picu Kram Perut dan Tenggelam, Benarkah?

Berenang Usai Makan Picu Kram Perut dan Tenggelam, Benarkah?

Health | Minggu, 31 Desember 2017 | 08:35 WIB

Terkini

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:00 WIB