Alasan Mengapa Orang Takut Anjing

Selasa, 06 Februari 2018 | 19:30 WIB
Alasan Mengapa Orang Takut Anjing
Ilustrasi anjing hasil kloningan (Shutterstock).

Suara.com - Bagi Anda yang bukan pecinta anjing, pernahkah Anda berada dalam situasi sangat takut saat melihat anjing, dan sialnya, anjing tersebut benar-benar mengejar dan menggonggong ke arah Anda?

Ada alasan ilmiah dibalik kejadian tersebut. Karena kata peneliti, orang yang sedang merasa cemas berisiko lebih tinggi menjadi arahan anjing.

Studi tersebut dikeluarkan oleh University of Liverpool di Inggris yang telah mensurvei 694 orang yang tinggal kota semi pedesaan, Cheshire, Inggris.

Tim peneliti penasaran mengenai berapa berapa banyak orang di sana yang pernah digigit anjing, apakah gigitan membutuhkan perawatan, dan apakah korban mengetahui mana anjing yang telah menggigit mereka.

Ilustrasi seekor anjing (Shutterstock)

Peneliti kemudian menilai stabilitas emosional peserta menggunakan Ten Item Personality Inventory (TIPI), untuk mengukur aspek kepribadian termasuk stabilitas emosional dan neurotisme.

Nilai TIPI menunjukkan bahwa semakin stabil seseorang secara emosi, maka semakin rendah risiko mereka terkena gigitan anjing. "Hubungan antara kepribadian korban dan risiko digigit memerlukan penyelidikan lebih lanjut dan juga harus mempertimbangankan potensi dalam merancang skema pencegahan gigitan di masa depan," kata pakar perilaku anjing di University of Liverpool, Carri Westgarth.

Hasil dari penelitian juga mengungkapkan bahwa satu dari empat responden mengaku pernah digigit anjing, dengan persentase laki-laki hampir dua kali lebih banyak dibanding perempuan.

Orang yang memiliki beberapa anjing juga tiga kali lebih mungkin digigit dibanding mereka yang tidak memiliki anjing. Dan lebih dari separuh responden mengatakan bahwa mereka telah digigit anjing yang tidak mereka kenal.

Baca Juga: Jeritan Putri saat 9 Jam Bertahan Hidup di Bawah Longsor Bandara

Catatan rumah sakit menunjukkan tingkat gigitan anjing mencapai 740 per 100.000 penduduk, namun tanggapan survei menunjukkan angka 1.873 kejadian per 100.000 atau hampi tiga kali lebih besar dari angka resmi.

Selain itu, satu dari tiga kasus gigitan anjing memerlukan perawatan, namun hanya sebagian kecil (0,6 persen) yang masuk rumah sakit.

"Meskipun ini adalah penelitian kecil, temuannya cukup mendalam dan memberi banyak indikator tentang beban sebenarnya dari gigitan anjing pada kesehatan masyarakat," kata Carri Westgarth lagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI