Rasa Nusantara di Kemeriahan Cap Go Meh Glodok 2018

Ririn Indriani | Risna Halidi
Rasa Nusantara di Kemeriahan Cap Go Meh Glodok 2018
Festival Cap Go Meh Glodok yang digelar Minggu (4/3/2018) menghadirkan berbagai kesenian Nusantara seperti Tanjidor, Reog Ponorogo, Tari Papua, Gondang Batak hingga kesenian dari Jawa Barat, Sisingaan dan Debus. (SUara.com/Risna Halidi)

Cap Go Meh Glodok 2018 dibuka oleh dentuman drum dari kelompok marching band Remaja Masjid Istiqlal.

Suara.com - Agenda tahunan Cap Go Meh Glodok kembali digelar, hari ini, Minggu, (4/3/2018).

Cap Go Meh sendiri merupakan tradisi turun-temurun masyarakat Cina yang menjadi penutup rangkaian Tahun Baru Imlek. Biasanya Cap Go Meh jatuh di hari ke-15 setelah Imlek dan dirayakan dengan sebuah perayaan besar-besaran.

Salah satu agenda Cap Go Meh terbesar di Indonesia adalah Festival Cap Go Meh Glodok yang berpusat di depan LTC Glodok. Festival ini memiliki jalur parade sepanjang 3.5 KM dari Jalan Hayam Wuruk hingga Jalan Gadjah Mada dan di mulai sejak pukul 12.00 siang tadi hingga sekarang.

Menariknya, acara Cap Go Meh Glodok 2018 dibuka oleh dentuman drum dari kelompok marching band Remaja Masjid Istiqlal.

Festival Cap Go Meh Glodok yang digelar Minggu (4/3/2018) menghadirkan berbagai kesenian Nusantara seperti Tanjidor, Reog Ponorogo, Tari Papua, Gondang Batak hingga kesenian dari Jawa Barat, Sisingaan dan Debus. (SUara.com/Risna Halidi)

"Bagus ya. Jadi seperti tidak ada mayoritas dan minoritas lagi. Semua ikut merayakan, jadi seperti pesta rakyat," kata Liliana, seorang pengunjung yang datang langsung dari kediamannnya di Cibubur, Jakarta Timur.

Selain diisi kelompok Marching Band Remaja Masjid Istiqlal, puluhan barongsai, liong dan mobil hias, agenda Cap Go Meh Glodok kali ini juga diisi oleh beragam kesenian Nusantara lain seperti Tanjidor, Reog Ponorogo, Tari Papua, Gondang Batak hingga kesenian dari Jawa Barat, Sisingaan dan Debus.

Festival Cap Go Meh Glodok yang digelar Minggu (4/3/2018) menghadirkan berbagai kesenian Nusantara seperti Tanjidor, Reog Ponorogo, Tari Papua, Gondang Batak hingga kesenian dari Jawa Barat, Sisingaan dan Debus. (SUara.com/Risna Halidi)

Tak hanya ditunggu oleh ribuan masyarakat, agenda tahunan ini juga dihadiri oleh tokoh nasional seperti Menko PMK Puan maharani, Ketua MPR Zulkifli Hasan, Mekominfo Rusiantara dan anggota DPR, Bambang Soesatyo.

Panitia berharap, Karnaval Cap Go Meh Glodok 2018 dapat menjadi oase dalam isu rasial di Indonesia yang beberapa kali ini sempat memanas.

Baca Juga
Suara.Com

Suara.com adalah portal berita yang
menyajikan informasi terhangat, baik peristiwa politik, bisnis, hukum, entertainment...

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS