Seram, Wewangian Mungkin Dapat Menyebabkan Lelaki Impoten

Vania Rossa, Dinda Rachmawati

Selasa, 20 Maret 2018 | 15:59 WIB
Seram, Wewangian Mungkin Dapat Menyebabkan Lelaki Impoten
Ilustrasi perawatan wajah lelaki. (Shutterstock)

Suara.com - Sadarkah Anda, jika berbagai toiletries sehari-hari yang memiliki wewangian cukup menyengat, seperti deodoran, sampo, sabun, atau wax rambut, memiliki potensi risiko kesehatan yang tak sepele?

Anne Steinemann, Ph.D., seorang profesor teknik sipil di Australia University of Melbourne yang melakukan penelitian tentang paparan jangka panjang terhadap berbagai produk konsumen yang memiliki aroma harum, mengatakan bahwa risiko kesehatan yang mungkin terjadi mulai dari kesulitan bernapas, serangan asma, sakit kepala migrain, pusing, ruam, kejang, mual, hingga impotensi pada lelaki.

Mungkin apa yang akan diungkap Steinemann terdengar ekstrem, tapi sejumlah penelitian juga telah menemukan bahwa phthalates, jenis bahan kimia yang sering digunakan dalam sabun dan sampo beraroma, juga diketahui menyebabkan beberapa efek mengerikan, demikian dikatakan Heather Patisaul, Ph.D., seorang profesor ilmu biologi di North Carolina State University.

"Senyawa ini telah dikaitkan dengan kelainan perkembangan sistem reproduksi lelaki, dan diduga memiliki efek pada perkembangan saraf," katanya.

Patisaul mengatakan bahwa selain phthalates, bahan kimia pengharum lain juga telah terbukti dapat memblokir aktivitas testosteron, yang dapat menyebabkan hilangnya energi, disfungsi ereksi, masalah membangun atau mempertahankan otot.

Yang lebih menakutkan lagi adalah bahwa pada tahun 2014, National Toxicology Program (NTP) Amerika Serikat (AS) mengeluarkan laporan tentang styrene, bahan kimia yang ditemukan dalam berbagai barang konsumen, termasuk perawatan pribadi yang harum dan produk rumah tangga.

NTP mengatakan bahwa mereka menemukan bukti kuat, bahwa styrene dapat menyebabkan kanker pada manusia. Penelitian pada hewan mengaitkan styrene dengan kanker paru-paru, payudara, perut, dan hati.

Meskipun sebagian besar dari kita menganggap produk yang kita beli telah diuji secara ketat untuk memastikan keamanannya, kenyataannya Food and Drug Administration (FDA) tidak mewajibkan produsen kosmetik untuk membuktikan terlebih dahulu bahwa semua bahannya aman.

Jadi adakah hal yang dapat Anda lakukan untuk menurunkan risiko kesehatan ini? Pertama, yang jelas, Anda harus menghindari membeli produk dengan keharuman dari sekarang jika memungkinkan.

baca juga

"Membeli produk tanpa aroma adalah langkah efektif untuk mengurangi paparan bahan kimia,” kata Patisaul.

Lalu bagaimana dengan parfum atau cologne? Tidak apa-apa, Anda tidak perlu membuang parfum favorit Anda. Paling tidak, Anda bisa berhenti menggunakan selusin produk toiletries beraroma lainnya dan memilih alternatif produk yang bebas wewangian. Cukup gunakan satu saja produk yang mengandung pewangi, apakah itu parfum, aftershave, atau deodoran.

Anda juga harus membeli produk yang memprioritaskan soal transparansi kandungan produk. Jika Anda bisa melihat setiap kandungan bahan secara spesifik pada labelnya, dan melihat bahwa produk tersebut tidak memiliki kandungan phthalate dan paraben, itu pertanda bagus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mana Lebih Jorok, Perempuan atau Lelaki? Ini Faktanya

Mana Lebih Jorok, Perempuan atau Lelaki? Ini Faktanya

Health | Selasa, 27 Februari 2018 | 15:00 WIB

Harum Menyegarkan di Hari valentine dengan Wewangian Ini

Harum Menyegarkan di Hari valentine dengan Wewangian Ini

Lifestyle | Rabu, 14 Februari 2018 | 09:40 WIB

Seperti Ini Penderitaan Lelaki saat Temani Perempuan Belanja?

Seperti Ini Penderitaan Lelaki saat Temani Perempuan Belanja?

Lifestyle | Kamis, 07 Desember 2017 | 15:02 WIB

Terkini

Donald Trump Kembali Izinkan CNN, MS NOW, dan Politico Liputan di Gedung Putih

Donald Trump Kembali Izinkan CNN, MS NOW, dan Politico Liputan di Gedung Putih

News | Sabtu, 26 September 2026 | 07:36 WIB

Promo BRI di Swiss-Belhotel, Liburan Akhir Tahun Tanpa Bikin Dompet Jebol

Promo BRI di Swiss-Belhotel, Liburan Akhir Tahun Tanpa Bikin Dompet Jebol

Bri | Sabtu, 26 September 2026 | 07:33 WIB

Pulang Sekolah Ditodong Senpi, Bocah 13 Tahun di Way Kanan Jadi Korban Begal

Pulang Sekolah Ditodong Senpi, Bocah 13 Tahun di Way Kanan Jadi Korban Begal

Lampung | Sabtu, 26 September 2026 | 07:33 WIB

Dua Batu Yoni Keramat di Jember Raib Dijarah Maling, Anggota DPRD Lapor Polisi

Dua Batu Yoni Keramat di Jember Raib Dijarah Maling, Anggota DPRD Lapor Polisi

Jatim | Sabtu, 26 September 2026 | 07:24 WIB

Polusi Udara Jakarta Masuk 10 Besar Terburuk Dunia Pagi Ini

Polusi Udara Jakarta Masuk 10 Besar Terburuk Dunia Pagi Ini

News | Sabtu, 26 September 2026 | 07:21 WIB

Innalillahi, Guruh Soekarnoputra Berpulang

Innalillahi, Guruh Soekarnoputra Berpulang

News | Sabtu, 26 September 2026 | 07:18 WIB

Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia Pagi Ini

Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia Pagi Ini

Entertainment | Sabtu, 26 September 2026 | 07:13 WIB

Peran Tentara Dinilai Semakin Dominan, Pengamat: Militerisme Tak Kompatibel dengan Demokrasi

Peran Tentara Dinilai Semakin Dominan, Pengamat: Militerisme Tak Kompatibel dengan Demokrasi

News | Sabtu, 26 September 2026 | 07:04 WIB

Total 70 Negara Walk Out dari Pidato PM Israel Netanyahu di PBB

Total 70 Negara Walk Out dari Pidato PM Israel Netanyahu di PBB

News | Sabtu, 26 September 2026 | 06:57 WIB

Alasan Kemlu, Indonesia Walkout saat Benjamin Netanyahu Pidato di Sidang Umum PBB

Alasan Kemlu, Indonesia Walkout saat Benjamin Netanyahu Pidato di Sidang Umum PBB

News | Sabtu, 26 September 2026 | 06:48 WIB

×