Duh, Masa Plasenta Bayi Diolah Jadi Smoothie?

Vania Rossa, Firsta Nodia

Jum'at, 30 Maret 2018 | 10:46 WIB
Duh, Masa Plasenta Bayi Diolah Jadi Smoothie?

Suara.com - Seorang ibu empat anak, Jay Woodall (33), mengolah plasenta atau ari-ari bayinya menjadi smoothie. Tak hanya itu, ia juga memberikan minuman yang terdengar menjijikkan itu pada suami dan putranya yang berusia tiga tahun karena meyakini manfaat kesehatan dari plasenta.

Sebenarnya, Woodall sudah terpikir untuk melakukan ini sejak melahirkan anak pertama dan kedua. Tapi ia baru memiliki keberanian mengolah plasenta menjadi smoothie sejak memiliki anak keempat.

"Beberapa orang akan berpikir itu kotor, menjijikkan. Tapi saya tidak peduli, semua orang berhak atas pendapat mereka dan ini pilihan hidup saya," ujar Woodall.

Woodal meyakini bahwa hal yang dilakukannya dapat membawa manfaat bagi kesehatan dirinya dan keluarga. Tren mengolah plasenta menjadi smoothie memang sudah mulai popular sejak 2015 lalu.

Woodall tidak mengolahnya sendiri. Ia membayar 42 dollar Amerika atau sekitar Rp567 ribu untuk mengolah plasenta bayinya menjadi smoothies. Ia bisa saja memilih untuk mengolahnya menjadi pil, tapi biayanya cenderung lebih mahal yakni 210 dollar Amerika atau sekitar Rp2,8 juta.

Lalu bagaimana citarasa smoothies plasenta ini? Woodall mengatakan kurang lebih rasanya seperti smoothies berry. Ia bahkan berani menyebut rasanya sangat enak dan melegakan tenggorokan layaknya meneguk air kelapa saat cuaca panas.

“Saya merasa lebih berenergi, tidur lebih nyenyak, dan suasana hati menjadi sangat baik setelah meminumnya," ujar Woodall.

Bahkan ia merasa produksi ASI-nya menjadi lebih lancar setelah meneguk smoothies plasenta. Proses pemulihan usai persalinannya juga terasa lebih cepat. Woodall mengatakan dirinya memengaruhi sang suami untuk juga mengonsumsi smoothies tersebut agar kesehatannya lebih baik.

“Respon yang sama, mereka bilang rasanya enak dan tingkat energinya meningkat," tambah dia.

baca juga

Woodall pun merasa perlu membagikan pengalamannya ini ke ibu-ibu lainnya. Menurut dia, daripada menghabiskan sejumlah uang untuk membeli vitamin setelah melahirkan, lebih baik mengonsumsi plasenta yang alami.

“Saya menjadi lebih terhubung dengan bayi saya, tidur juga jadi lebih nyenyak. Saya tidak peduli dengan omongan negatif orang karena merasakan manfaatnya langsung," tandas Woodall.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ibu yang Makan Plasenta Itu Kanibal!

Ibu yang Makan Plasenta Itu Kanibal!

Health | Selasa, 17 Oktober 2017 | 10:41 WIB

Minuman Ini Bisa Meningkatkan Kesuburan Perempuan

Minuman Ini Bisa Meningkatkan Kesuburan Perempuan

Lifestyle | Kamis, 19 Januari 2017 | 13:18 WIB

Lelaki Ini Makan Plasenta Istrinya, Apa Rasanya?

Lelaki Ini Makan Plasenta Istrinya, Apa Rasanya?

Lifestyle | Rabu, 28 September 2016 | 20:20 WIB

Terkini

Dari Adu Teknik Memasak hingga Meracik Kopi, Chef Dunia Bersaing di Jakarta

Dari Adu Teknik Memasak hingga Meracik Kopi, Chef Dunia Bersaing di Jakarta

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 01:49 WIB

LPPOM Tak Ingin Sertifikasi Halal Berhenti Jadi Label, UMKM Didorong Naik Kelas

LPPOM Tak Ingin Sertifikasi Halal Berhenti Jadi Label, UMKM Didorong Naik Kelas

News | Sabtu, 07 November 2026 | 01:37 WIB

Camat Diminta Kerja Super Keras dan kolaboratif, Ini Pesan Kemendagri

Camat Diminta Kerja Super Keras dan kolaboratif, Ini Pesan Kemendagri

Jabar | Jum'at, 06 November 2026 | 23:30 WIB

Lolos Semifinal Porprov XV Jabar, Tim Basket Putri Kabupaten Bogor Siap Tantang Juara Bertahan

Lolos Semifinal Porprov XV Jabar, Tim Basket Putri Kabupaten Bogor Siap Tantang Juara Bertahan

Jabar | Jum'at, 06 November 2026 | 23:23 WIB

Dukung Swasembada Pangan, Tim Patriot UB Bangun Rumah Bibit Tangguh Iklim di Sorong

Dukung Swasembada Pangan, Tim Patriot UB Bangun Rumah Bibit Tangguh Iklim di Sorong

News | Jum'at, 06 November 2026 | 23:18 WIB

Profil PT Andalan Artha Primanusa Tbk (ANDA), Kontraktor Tambang Incar IPO Rp316 Miliar

Profil PT Andalan Artha Primanusa Tbk (ANDA), Kontraktor Tambang Incar IPO Rp316 Miliar

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 23:09 WIB

Komplotan Begal Bersajam yang Rampok Motor Wanita di Deli Serdang Ditangkap

Komplotan Begal Bersajam yang Rampok Motor Wanita di Deli Serdang Ditangkap

Sumut | Jum'at, 06 November 2026 | 23:06 WIB

Perempuan Sulawesi Bersuara Desak Moratorium Izin Tambang dan Perlindungan Hutan Hujan

Perempuan Sulawesi Bersuara Desak Moratorium Izin Tambang dan Perlindungan Hutan Hujan

Sulsel | Jum'at, 06 November 2026 | 22:59 WIB

Sebelum Memilih Asuransi Kendaraan, Perhatikan 3 Hal Ini agar Tak Repot Saat Klaim

Sebelum Memilih Asuransi Kendaraan, Perhatikan 3 Hal Ini agar Tak Repot Saat Klaim

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 22:50 WIB

Erdin Werdrayana Gugup Lakoni Intimate Scene Bareng Alexandra Gottardo di Series Asmara Penuh Dendam

Erdin Werdrayana Gugup Lakoni Intimate Scene Bareng Alexandra Gottardo di Series Asmara Penuh Dendam

Entertainment | Jum'at, 06 November 2026 | 22:49 WIB

×