Lie A. Dharmawan, Dokter yang Berjuang untuk Kemanusiaan

Vania Rossa | Firsta Nodia | Suara.com

Sabtu, 21 April 2018 | 16:31 WIB
Lie A. Dharmawan, Dokter yang Berjuang untuk Kemanusiaan
Peluncuran buku Biografi Lie A. Dharmawan. (Suara.com/Firsta Putri Nodia)

Suara.com - "Rakyat sehat, negara kuat. Bagaimana rakyat sehat kalau tidak ada dokter?" Pertanyaan ini tidak hanya terlontar dari mulut seorang dokter bernama Lie A. Dharmawan, tapi dia sekaligus menjawabnya dengan gerakan nyata melalui doctorSHARE (Yayasan Dokter Peduli).

Ya, mungkin nama Lie tak sepopuler pejabat negeri yang gemar mondar mandir mencari perhatian masyarakat. Namun jasanya dalam menyelamatkan nyawa masyarakat di pelosok negeri tak perlu diragukan lain. Melalui doctorSHARE, sosok yang kerap dijuluki "dokter gila" ini juga menggagas terobosan dalam pelayanan kesehatan di tanah air: Rumah Sakit Apung dan Dokter Terbang.

"Saya teringat pesan ibu saya. Dia mengatakan, 'Lie, kalau kamu menjadi seorang dokter, jangan mengambil duit yang banyak, jangan mengambil duit orang miskin. Mereka akan membayar, tapi di rumah menangis karena tidak ada uang untuk membeli beras," ujar Lie di sela-sela peluncuran buku 'Dokter di Jalan Kemanusiaan: Biografi Lie A. Dharmawan' di Jakarta, Sabtu (21/4/2018).

Lie mengatakan, ada dua pilar atau fondasi utama perjuangannya sebagai dokter kemanusiaan yakni iman dan nasionalisme. Kekuatan iman menjadi penuntun di tengah kesulitan dan situasi buruk. Nasionalisme adalah pilar yang dihidupi Lie sebagai orang yang terlahir di Indonesia dengan komitmen mengabdikan diri seutuhnya bagi bangsanya.

Perjuangan Lie dalam melayani masyarakat dituangkannya dalam buku biografi yang ditulis oleh Sylvie Tanaga dan Basilius Triharyanto. Gaya bahasanya disesuaikan untuk generasi muda, dalam memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan dalam bidang apapun yang sedang digeluti.

“Kami menulis buku ini bukan untuk mengagungkan figur Lie sebagai seorang pahlawan from zero to hero, melainkan menceritakan sosoknya yang teguh berjuang di jalan kemanusiaan," ujar Sylvie Tanaga dan Basilius Triharyanto.

Aktivisme Lie seakan tak pernah redup. Walau tengah didera penyakit pada usianya yang lebih dari 70 tahun, Lie melalui doctorSHARE terus melayani kesehatan di berbagai daerah terpencil.

"Penyakit tak akan menghentikan saya. Saya tidak akan mati karena penyakit, tapi karena usia. Sampai tarikan napas terakhir, saya akan tetap melayani sesama,” ujar Lie.

Buku yang berisi perjuangan dokter Lie A. Dharmawan setebal 225 halaman ini bisa Anda dapatkan di toko buku Gramedia di kota-kota Anda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lima Olahraga Terbaik untuk Kesehatan Menurut Dokter di Harvard

Lima Olahraga Terbaik untuk Kesehatan Menurut Dokter di Harvard

Health | Jum'at, 20 April 2018 | 14:22 WIB

Terlilit Hutang, Seorang Dokter Jadi Pemodal Pembuatan Uang Palsu

Terlilit Hutang, Seorang Dokter Jadi Pemodal Pembuatan Uang Palsu

News | Rabu, 18 April 2018 | 17:04 WIB

Mahasiswa Indonesia Lulusan Kedokteran Pilih Praktik di Singapura

Mahasiswa Indonesia Lulusan Kedokteran Pilih Praktik di Singapura

Health | Sabtu, 14 April 2018 | 06:22 WIB

Terkini

Sebelum Salat Idulfitri Makan atau Tidak? Ini Amalan yang Dianjurkan Sesuai Sunah

Sebelum Salat Idulfitri Makan atau Tidak? Ini Amalan yang Dianjurkan Sesuai Sunah

Lifestyle | Jum'at, 20 Maret 2026 | 20:05 WIB

Teks Khutbah Idulfitri 2026 Singkat, Penuh Makna, dan Mudah Dipahami

Teks Khutbah Idulfitri 2026 Singkat, Penuh Makna, dan Mudah Dipahami

Lifestyle | Jum'at, 20 Maret 2026 | 19:45 WIB

Sering Disalahartikan, Ini Arti Minal Aidin Wal Faizin yang Sebenarnya

Sering Disalahartikan, Ini Arti Minal Aidin Wal Faizin yang Sebenarnya

Lifestyle | Jum'at, 20 Maret 2026 | 19:33 WIB

Ketinggalan 1 Rakaat Salat Idulfitri? Ini yang Harus Dilakukan agar Ibadah Tetap Sah

Ketinggalan 1 Rakaat Salat Idulfitri? Ini yang Harus Dilakukan agar Ibadah Tetap Sah

Lifestyle | Jum'at, 20 Maret 2026 | 19:10 WIB

Mengaku News Junkie, Ini Cara Prabowo Pantau Isu Global hingga Dini Hari

Mengaku News Junkie, Ini Cara Prabowo Pantau Isu Global hingga Dini Hari

Lifestyle | Jum'at, 20 Maret 2026 | 18:50 WIB

Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya

Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya

Lifestyle | Jum'at, 20 Maret 2026 | 18:35 WIB

Bacaan Niat Puasa Syawal Sekaligus Bayar Utang Puasa Qadha Ramadan

Bacaan Niat Puasa Syawal Sekaligus Bayar Utang Puasa Qadha Ramadan

Lifestyle | Jum'at, 20 Maret 2026 | 17:50 WIB

Bacaan Takbiran Idulfitri Versi Panjang: Lengkap Arab, Latin, dan Artinya

Bacaan Takbiran Idulfitri Versi Panjang: Lengkap Arab, Latin, dan Artinya

Lifestyle | Jum'at, 20 Maret 2026 | 17:25 WIB

Doa agar Dipertemukan Kembali dengan Ramadan, Lengkap dengan Maknanya

Doa agar Dipertemukan Kembali dengan Ramadan, Lengkap dengan Maknanya

Lifestyle | Jum'at, 20 Maret 2026 | 17:05 WIB

Penelitian Ungkap Konsumen Mau Bayar Lebih untuk Pangan Ramah Lingkungan: Kalau Kamu?

Penelitian Ungkap Konsumen Mau Bayar Lebih untuk Pangan Ramah Lingkungan: Kalau Kamu?

Lifestyle | Jum'at, 20 Maret 2026 | 16:55 WIB