Hati-Hati, Traveller Rawan Tertular 5 Penyakit

RR Ukirsari Manggalani | Suara.com

Jum'at, 01 Juni 2018 | 11:02 WIB
Hati-Hati, Traveller Rawan Tertular 5 Penyakit
Koridor dalam sebuah rumah sakit. Traveller pun perlu dirawat bila penyakitnya berat [Shutterstock].

Suara.com - Travelling telah menjadi bagian dari gaya hidup. Orang-orang super sibuk pun, paling tidak menganggarkan empat kali bepergian ke luar negeri atau luar pulau dalam setahun untuk pelesir

Sisi positifnya, istirahat sejenak dari rutinitas membawa kebaikan bagi jasmani dan rohani. Tetapi sisi negatifnya juga ada.

Sebagai traveller, Anda tak mungkin terhindarkan dari kondisi yang menganggu kesehatan selama perjalanan, dan setelah berada di lokasi wisata.

Itu sebabnya, mengapa di lembar formulir imigrasi terdapat pertanyaan: Apakah Anda baru kembali dari Afrika beberapa hari lalu?  Atau contoh lain, saat pramugari di pesawat menyemprotkan desinfektan disertai pengumuman "untuk memasuki bandara negara ini kami diwajibkan untuk melakukan sterilisasi kabin". 

Makin detail lagi, saat kita menjumpai monitor-monitor di Arrival Hall sebuah bandara yang bertuliskan "pemantau suhu penumpang". Ada petugas dengan masker meminta kesediaan penumpang secara acak untuk diperiksa suhu tubuhnya. Sampai ruangan bertuliskan "karantina". Yang disediakan untuk manusia, satwa, sampai tanaman.

Intinya, negara-negara pun, lewat pintu masuk terdepan mereka, seperti bandar udara dan pelabuhan, sudah berusaha mencegah hadirnya bibit penyakit sedari awal. Supaya warganya tidak terkena wabah atau penyakit yang kemungkinan ditularkan oleh traveller.

Kebalikannya, traveller juga memiliki kemungkinan tertular, terkena wabah, terserang penyakit, atau gangguan kesehatan selama berada di negara tertentu. 

Berikut adalah lima gangguan kesehatan dan penyakit yang biasa menghinggapi traveller selama bepergian ke sebuah destinasi. Mari kita simak bersama.

1. Jetlag

Biasanya terjadi setelah melakukan penerbangan berdurasi panjang, yang melewati beberapa zona waktu, atau garis batas tanggal internasional. 

Diindikasikan dengan kacaunya jam biologis kapan mesti bangun atau tidur, rasa mual dan pusing, dan bila kondiri berat bisa terjadi beberapa hari.

Ilustrasi pesawat sedang take off. (Shutterstock)

Foto: Terbang melintasi zona waktu berpotensi menimbulkan jetlag [Shutterstock]

2. Batuk dan pilek

Terutama terjadi bila kita bepergian dari daerah dengan kondisi udara bagus, menuju destinasi yang memiliki tingkat polusi udara tinggi.

Zat-zat pencemar di udara akan "rajin" menyapa Anda, menimbulkan keluhan hidung gatal sampai berair, tenggorokan sakit, dan bila kondisi parah berpotensi menimbulkan flu.

3.  Funny tummy

"Derajat" kesehatan perut sangat mudah terukur bila kita mengunjungi tempat-tempat dengan kadar higienis lebih rendah dari rumah atau negara sendiri.

Mulai debu atau zat-zat polutan di udara, pemakaian rempah yang kuat pada hidangan, sampai penggunaan air untuk proses pemasakan memberikan kontribusi "dahsyat"  bagi situasi dan kondisi perut.  

Ilustrasi mengambil membagikan foto makanan ke medsos. [Shutterstock]

Foto: Silakan berpetualang rasa, namun hindari terserang "funny tummy' [Shutterstock]

4. Kulit kering

Indikatornya sangat mudah. Anda merasakan kulit bersisik, tidak elastis, dan lebih parah terjadi pecah-pecah di telapak tangan atau kaki. Penyebabnya beragam, seperti kondisi cuaca terlalu panas terik, atau dingin yang dimiliki negara empat musim.

Bisa pula dari air yang telah diproses "ultra-modern" dengan berbagai zat pembunuh kuman agar layak menjadi air minum sekaligus untuk mandi. Desinfektan kadar tinggi bisa berpotensi menghilangkan pelembap alami kulit manusia.

5. Gatal-gatal

Satu hal yang mesti diwaspadai karena bisa mengarah kepada penyakit lebih serius. 

Ilustrasi nyamuk. [Shutterstock]

Foto: Perhatikan gigitan nyamuk yang berpotensi mendatangkan sakit serius [Shutterstock]

Dimulai dari gatal-gatal oleh gigitan nyamuk, kulit Anda akan berpotensi terluka akibat digaruk. Ujung-ujungnya memberi peluang masuknya bakteri dan virus. Salah satu yang terparah adalah impetigo, semacam gudik mengandung nanah. Biasa menyerang anak-anak, tetapi tak menutup kalangan dewasa pun terkena.

Serangan lebih ringan adalah campak atau gabagen dalam bahasa Jawa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Persiapan Nyetir Saat Mudik: Dilarang Pakai Hazard!

Persiapan Nyetir Saat Mudik: Dilarang Pakai Hazard!

Otomotif | Jum'at, 01 Juni 2018 | 09:50 WIB

Batuk Tak Kunjung Sembuh, Hati - hati Gejala Kanker Paru!

Batuk Tak Kunjung Sembuh, Hati - hati Gejala Kanker Paru!

Health | Senin, 28 Mei 2018 | 14:15 WIB

Wah, Sir Branson Ajak Traveller ke Angkasa Luar!

Wah, Sir Branson Ajak Traveller ke Angkasa Luar!

Lifestyle | Sabtu, 26 Mei 2018 | 16:03 WIB

Terkini

Moscow Fashion Week 2026: Perpaduan Tradisi, Desainer Muda, dan Tren Sustainable yang Mendunia

Moscow Fashion Week 2026: Perpaduan Tradisi, Desainer Muda, dan Tren Sustainable yang Mendunia

Lifestyle | Jum'at, 03 April 2026 | 13:21 WIB

5 Pilihan Shade Bedak OMG Coverlast Two Way Cake, Tahan Minyak 8 Jam dan Hasil Flawless

5 Pilihan Shade Bedak OMG Coverlast Two Way Cake, Tahan Minyak 8 Jam dan Hasil Flawless

Lifestyle | Jum'at, 03 April 2026 | 13:20 WIB

Sentuhan Luna Maya untuk Pendidikan, Hadirkan Ruang Belajar Lebih Layak

Sentuhan Luna Maya untuk Pendidikan, Hadirkan Ruang Belajar Lebih Layak

Lifestyle | Jum'at, 03 April 2026 | 11:29 WIB

5 Rekomendasi Bedak Pixy yang Tahan Lama, Wajah Segar Seharian

5 Rekomendasi Bedak Pixy yang Tahan Lama, Wajah Segar Seharian

Lifestyle | Jum'at, 03 April 2026 | 10:56 WIB

Vigili Paskah Itu Apa? Ini Makna, Rangkaian Ibadah, dan Alasan Digelar Malam Hari

Vigili Paskah Itu Apa? Ini Makna, Rangkaian Ibadah, dan Alasan Digelar Malam Hari

Lifestyle | Jum'at, 03 April 2026 | 10:27 WIB

30 Link Twibbon Hari Paskah 2026 yang Menarik dan Siap Pakai Gratis

30 Link Twibbon Hari Paskah 2026 yang Menarik dan Siap Pakai Gratis

Lifestyle | Jum'at, 03 April 2026 | 10:03 WIB

Kapan Harus Reapply Sunscreen? Ini 7 Rekomendasi Tabir Surya yang Mudah Diblend

Kapan Harus Reapply Sunscreen? Ini 7 Rekomendasi Tabir Surya yang Mudah Diblend

Lifestyle | Jum'at, 03 April 2026 | 09:15 WIB

9 Promo Skincare dan Makeup Viva Cosmetics Selama April 2026, Belanja Jadi Hemat

9 Promo Skincare dan Makeup Viva Cosmetics Selama April 2026, Belanja Jadi Hemat

Lifestyle | Jum'at, 03 April 2026 | 09:00 WIB

Trend Alert: Kulot Kembali Jadi Andalan, Ini Cara Styling-nya Biar Tetap Modern

Trend Alert: Kulot Kembali Jadi Andalan, Ini Cara Styling-nya Biar Tetap Modern

Lifestyle | Jum'at, 03 April 2026 | 08:41 WIB

7 Parfum Wanita Isi Ulang yang Wanginya Tahan Lama, Aroma Khas Tercium Jarak Jauh

7 Parfum Wanita Isi Ulang yang Wanginya Tahan Lama, Aroma Khas Tercium Jarak Jauh

Lifestyle | Jum'at, 03 April 2026 | 08:10 WIB