BPOM RI Pastikan Pangan Lebaran Aman

Ririn Indriani, Lili Handayani

Selasa, 05 Juni 2018 | 19:10 WIB
BPOM RI Pastikan Pangan Lebaran Aman
Kepala BPOM Ir. Penny Lukito saat melakukan pengawasan pangan Lebaran 2018. (Suara.com/Lily Handayani)

Suara.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI melalui BBPOM di seluruh Indonesia serentak melakukan pengawasan pangan Lebaran secara intensif selama dua minggu, yaitu sebelum dan selama Ramadan hingga satu minggu setelah Idul Fitri untuk mencegah peredaran obat dan makanan ilegal, serta kedaluwarsa di masyarakat.

BPOM RI bekerja sama dengan Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI) dan Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) mengundang komunitas blogger dan media untuk berbagi informasi mengenai pentingnya memilih produk pangan yang aman.

"Tugas memastikan pangan yang dikonsumsi masyarakat aman, bukan hanya tugas Pemerintah, tetapi juga pelaku usaha dan masyarakat. Karena itu hari ini mengajak berbagi informasi dengan kita semua," jelas Kepala BPOM Ir. Penny K. Lukito di Pejaten, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (5/6/2018).

BACA JUGA: Lima Pekerja yang Terjebak di Kebakaran PRJ Sudah Dievakuasi

GAPMMI, lanjut dia, memberikan penjelasan terkait bagaimana pelaku usaha memastikan dan menjamin keamanan, dan gizi produk yang diproduksinya. Sedangkan Aprindo bertugas untuk memastikan produk pangan tersebut didistribusikan dengan baik dan benar sampai ke tangan konsumen.

Masyarakat, kata Penny, juga dapat berperan aktif dengan menjadi konsumen cerdas, baca label sebelum membeli. Hal itu dilakukan untuk mendapatkan informasi yang benar, jelas, dan tidak menyesatkan.

Saat membeli produk pangan, sambung dia, masyarakat setidaknya harus mencari informasi pada label. “Kegiatan intensifikasi pengawasan Ramadan rutin dilakukan untuk memastikan produk obat dan makanan yang dikonsumsi masyarakat aman, tidak rusak dan tidak kedaluwarsa", ungkap Penny panjang lebar.

Lebih lanjut Penny menjelaskan bahwa sampai 30 Mei 2018, BPOM RI menemukan produk pangan olahan tidak memenuhi ketentuan (TMK) sebanyak 5.272 item (1.405.030 kemasan) dari 932 sarana ritel 84 gudang importir/distributor di seluruh Indonesia.

“Produk-produk tersebut tidak memiliki no. izin edar (TIE)/Ilegal kemasan rusak dan/atau kedaluarsa,” katanya.

Temuan produk pangan olahan ilegal, rusak dan kedalursa ini tersebar di seluruh Indonesia. “Untuk pangan olahan kedaluarsa misalnya, banyak ditemukan di Yogyakarta, Samarinda, Manokwari, Padang dan Mamuju. Sementara pangan olahan ilegal banyak ditemukan di Ambon, Makassar, Surabaya, Semarang, Batam dan Medan,” jelasnya merinci.

Sedangkan pangan rusak, lanjut Penny, banyak ditemukan di Yogyakarta, Bandung, Makassar, Serang dan Mamuju.

Terkait maraknya peredaran pangan olahan ilegal, rusak dan kedaluwarsa ini, Kepala BPOM RI kembali meminta kepada seluruh pelaku usaha untuk mematuhi segala peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Ia menyampaikan jika masyarakat sebagai konsumen akhir dari produk pangan tersebut juga harus memiliki kesadaran, minimal dari dirinya sendiri untuk tetap waspada dan memilih produk pangan yang aman.

BACA JUGA: Sstt, Ini Bocoran Model Baju Lebaran Keluarga Ayu Ting Ting

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kapolri Waspadai Ancaman Teror Saat Ramadan dan Lebaran

Kapolri Waspadai Ancaman Teror Saat Ramadan dan Lebaran

News | Selasa, 05 Juni 2018 | 17:05 WIB

TNI Siapkan Kapal Perang untuk Armada Mudik Lebaran 2018

TNI Siapkan Kapal Perang untuk Armada Mudik Lebaran 2018

News | Selasa, 05 Juni 2018 | 16:12 WIB

Anies: Matikan Listrik dan Gas saat Rumah Ditinggal Mudik

Anies: Matikan Listrik dan Gas saat Rumah Ditinggal Mudik

News | Selasa, 05 Juni 2018 | 16:06 WIB

Terkini

Bosan Makan Nasi? Intip 3 Cara Pengolahan Sorgum sebagai Alternatif Karbo

Bosan Makan Nasi? Intip 3 Cara Pengolahan Sorgum sebagai Alternatif Karbo

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 09:50 WIB

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Masih Berkantor dan Belum Ditahan? Ini Alasannya

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Masih Berkantor dan Belum Ditahan? Ini Alasannya

Sulsel | Minggu, 27 September 2026 | 09:40 WIB

Rudy Mas'ud Arahkan Kegiatan ke Hotel BUMD, Dinas Pariwisata Ungkap Alasannya

Rudy Mas'ud Arahkan Kegiatan ke Hotel BUMD, Dinas Pariwisata Ungkap Alasannya

Kaltim | Minggu, 27 September 2026 | 09:40 WIB

BEI Hapus Kriteria Papan Pemantauan Khusus, Besok Harga Minimum Saham Jadi Rp1

BEI Hapus Kriteria Papan Pemantauan Khusus, Besok Harga Minimum Saham Jadi Rp1

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 09:35 WIB

Jalan Aroepala Dibuka Penuh, Gubernur Sulsel: Akses Gowa-Makassar Makin Lancar

Jalan Aroepala Dibuka Penuh, Gubernur Sulsel: Akses Gowa-Makassar Makin Lancar

Sulsel | Minggu, 27 September 2026 | 09:26 WIB

Komunitas Otomotif Jajal Pengecekan Spooring Instan di Automechanika Jakarta 2026

Komunitas Otomotif Jajal Pengecekan Spooring Instan di Automechanika Jakarta 2026

Otomotif | Minggu, 27 September 2026 | 09:20 WIB

Review The Love Hypothesis: Fake Dating yang Manis, Romantis, dan Humoris

Review The Love Hypothesis: Fake Dating yang Manis, Romantis, dan Humoris

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 09:20 WIB

Rekor Dunia Pecah! Begini Reaksi Presiden Prabowo ke Lifter Rahmat Erwin

Rekor Dunia Pecah! Begini Reaksi Presiden Prabowo ke Lifter Rahmat Erwin

Sulsel | Minggu, 27 September 2026 | 09:15 WIB

Mengupas Misteri 'Bisikan Desa Gringsing', Saat Karma dan Dosa Masa Lalu Menuntut Balas

Mengupas Misteri 'Bisikan Desa Gringsing', Saat Karma dan Dosa Masa Lalu Menuntut Balas

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 09:00 WIB

Generasi Self-Diagnosis: Saat VT TikTok Jadi Pengganti Psikolog

Generasi Self-Diagnosis: Saat VT TikTok Jadi Pengganti Psikolog

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 08:50 WIB

×