Jangan Pernah Bandingkan Anak, Ini Alasannya...

Senin, 18 Juni 2018 | 16:00 WIB
Jangan Pernah Bandingkan Anak, Ini Alasannya...
Ilustrasi anak bermain smartphone. [Shutterstock]

Suara.com - Membandingkan anak dengan anak-anak yang lain, saat tak bisa mengendalikan kemarahan, biasa diucapkan oleh orangtua, karena rasa frustasi mereka.

Tapi pernahkah Anda memikirkan dampaknya pada pikiran si kecil? Banyak penelitian mengungkap, membandingkan anak dengan anak-anak lain dapat menghambat perkembangan mental mereka dan mempengaruhi rasa percaya diri mereka, yang mungkin memiliki efek sepanjang hidup mereka.

Perbandingan tidak pernah baik, bahkan untuk orang dewasa. Anak-anak sangat sulit untuk menghadapi kritik negatif. Lebih menyakitkan bagi seorang anak mendengar bahwa orangtuanya melihat anak yang lain jauh lebih baik daripada dirinya.

Sebagai orangtua, penting untuk kita memberi tahu anak, apa yang benar dan salah. Penting juga untuk menunjukkan kesalahan mereka, tetapi melakukan hal itu dengan membandingkannya dengan teman sebaya jelas bukan cara yang tepat.

Nah, berikut adalah alasan, mengapa Anda harus menghindari membandingkan anak dengan anak-anak lain, yang dilansir Boldsky;

1. Perbandingan secara perlahan mengarah pada keraguan diri
Ketika anak diberitahu bahwa mereka tidak bisa unggul dalam hal tertentu karena orang lain lebih baik, perlahan seiring waktu, mereka mulai meragukan keterampilan mereka sendiri.

2. Menanamkan kecemburuan
Jika Anda cenderung membandingkan anak Anda dengan temannya, anak tetangga atau dengan seseorang di sekolahnya, itu hanya akan menanamkan kecemburuan pada dirinya. Kecemburuan bisa berubah menjadi kebencian dan agresi dalam jangka panjang.

3. Menanamkan pikiran negatif
Perbandingan menanamkan hal negatif dalam pikiran anak. Dia tidak akan lagi dapat mengambil tantangan dan tugas baru dengan positif. Penting untuk membesarkan anak-anak yang memiliki sikap positif terhadap kehidupan dan bukan orang yang takut melakukan hal-hal baru karena takut gagal dan kemudian dibandingkan dengan teman-temannya.

4. Membuat rasa percaya dirinya rendah
Salah satu hal terpenting yang harus disadari ketika membandingkan anak Anda dengan orang lain adalah bahwa hal itu tidak hanya membuat anak Anda rendah kepercayaan diri tetapi juga mempengaruhi hubungan Anda dengan anak Anda dengan cara yang negatif. Apakah Anda ingin anak Anda mulai menghina Anda? Yah, membandingkannya dengan anak lain hanya akan membuatnya melakukan itu. Perbandingan membuat si anak merasa bahwa orang tua tidak berada di sisinya.

5. Perubahan sikap
Jika Anda cenderung membandingkan anak Anda, sangat jelas bahwa mereka akan berkembang menjadi orang dewasa yang gugup. Dari menjadi anak yang bahagia, mereka akan tumbuh menjadi orang dewasa yang puas. Fokus anak, akan secara konstan bergeser ke arah yang berlawanan dengan orang tua. Anak juga mulai merasa bahwa dia tidak memenuhi harapan Anda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI