Berburu Kudapan Favorit Para Raja di Kafe Bergaya Kolonial

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Jum'at, 29 Juni 2018 | 10:40 WIB
Berburu Kudapan Favorit Para Raja di Kafe Bergaya Kolonial
Mama Toko Kue menyuguhkan berbagai camilan manis favorit kaum bangsawan Kesultanan Gowa, Makassar. (Suara.com/Firsta Nodia)

Ada pula Bayao Nibalu berwarna kuning seperti dadar gulung tapi berisikan durian. Di Makassar, kata Arie, terdapat Duren Palopo yang rasanya tak kalah legit dengan durian Medan.

"Bayau ini dulunya adalah makanan para raja atau bangsawan. Mungkin karena bahan pembuatannya yang mahal karena butuh kuning telur, gula pasir dan durian sehingga hanya kalangan mereka yang bisa menikmati," terang Arie merinci.

Sanggara pepe adalah pisang bakar khas Makassar yang disantap dengan sambal, camilan ini ada di  Mama Toko Kue. (Suara.com/Firsta Nodia)
Sanggara pepe adalah pisang bakar khas Makassar yang disantap dengan sambal, camilan ini ada di Mama Toko Kue. (Suara.com/Firsta Nodia)

Menu lain yang menjadi primadona di Mama Toko Kue adalah Sanggara. Dalam bahasa bugis, sanggara bermakna pisang. Ya, Sanggara Belanda memang populer di zaman penjajahan Belanda yang menjelaskan camilan berupa pisang goreng dengan isian kacang yang dibumbui dengan gula, mentega dan keju. Sementara versi gurihnya ada Sanggara Pepe yang merupakan pisang bakar disantap dengan sambal.

BACA JUGA: Ingin Turunkan Kadar Kolesterol, Batasi Konsumsi Kelapa

Nah, menu lain yang harus Anda jajal adalah Es Pisang Ijo. Sudah bertandang ke Makassar belum sah jika tidak menjajal es satu ini.

Di Mama Toko Kue ini, Es Pisang Ijo benar-benar menggunakan pisang dengan kualitas terbaik. Itu sebabnya rasanya manis dan daging buahnya lembut.

Es Pisang Ijo racikan Mama Toko Kue. (Suara.com/Firsta Nodia)
Es Pisang Ijo racikan Mama Toko Kue. (Suara.com/Firsta Nodia)

Arie mengatakan bahwa Mama Toko Kue menggunakan daun pandan dan suji asli untuk menghasilkan warna hijau yang cantik.

BACA JUGA: Tips Mencatok Rambut Agar Awet dan Kece

"Kalau pakai pewarna makanan kan hijaunya lebih pekat, nah disini alami pakai daun pandan. Jadi wanginya khas juga," tuturnya.

Harga yang dibanderol untuk menu kudapan favorit para raja ini mulai Rp 5-30 ribu. Nah jika Anda sedang berada atau singgah di Makassar jangan lewatkan mencicipi camilan khas di Mama Toko Kue ini, ya!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kudapan Tradisional Dominasi Asian Agriculture and Food Forum

Kudapan Tradisional Dominasi Asian Agriculture and Food Forum

Lifestyle | Kamis, 28 Juni 2018 | 18:31 WIB

Ada di Batam, Seperti Ini Rasa Burger Daging Rusa

Ada di Batam, Seperti Ini Rasa Burger Daging Rusa

Lifestyle | Jum'at, 22 Juni 2018 | 19:39 WIB

Mencicipi Cita Rasa Lokal dengan Suasana Seni Jalanan

Mencicipi Cita Rasa Lokal dengan Suasana Seni Jalanan

Lifestyle | Jum'at, 22 Juni 2018 | 12:39 WIB

Terkini

Ramalan 12 Shio Oktober 2026, Begini Peruntunganmu Bulan Depan

Ramalan 12 Shio Oktober 2026, Begini Peruntunganmu Bulan Depan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 18:45 WIB

Beras SPHP Tak Akan Langka, Pasar Bakal Diguyur 1 Juta Ton

Beras SPHP Tak Akan Langka, Pasar Bakal Diguyur 1 Juta Ton

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 18:40 WIB

Jangan Terjebak Harga Murah, Tengok Strategi Investasi Setelah Aturan Rp1

Jangan Terjebak Harga Murah, Tengok Strategi Investasi Setelah Aturan Rp1

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 18:31 WIB

7 Sabun Muka Ekstrak Mawar untuk Cerahkan dan Lembapkan Kulit Kusam

7 Sabun Muka Ekstrak Mawar untuk Cerahkan dan Lembapkan Kulit Kusam

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 18:30 WIB

Direktur Pegadaian Bagikan Pengalaman Karier Dalam "Alumni Calling" Indonesia Punya Kamu 2026

Direktur Pegadaian Bagikan Pengalaman Karier Dalam "Alumni Calling" Indonesia Punya Kamu 2026

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 18:28 WIB

KPAI Minta Kasus Dugaan Bullying Siswa SMP di Serpong Tak Berhenti di Mediasi

KPAI Minta Kasus Dugaan Bullying Siswa SMP di Serpong Tak Berhenti di Mediasi

News | Rabu, 30 September 2026 | 18:27 WIB

Siap Bantu Gus Kikin, Gus Ipul: Jadi Waketum PBNU Pun Tak Masalah!

Siap Bantu Gus Kikin, Gus Ipul: Jadi Waketum PBNU Pun Tak Masalah!

News | Rabu, 30 September 2026 | 18:26 WIB

Dulu Buka Jalan Gibran Lewat MK, Kini Almas Tiba-tiba Dukung Denny Indrayana Usut Ijazah Wapres!

Dulu Buka Jalan Gibran Lewat MK, Kini Almas Tiba-tiba Dukung Denny Indrayana Usut Ijazah Wapres!

Surakarta | Rabu, 30 September 2026 | 18:24 WIB

Tekan Penggunaan LPG, 1 Juta Jargas Akan Dibangun

Tekan Penggunaan LPG, 1 Juta Jargas Akan Dibangun

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 18:23 WIB

Rupiah Melemah, Pedagang Tempe Ikut Menjerit

Rupiah Melemah, Pedagang Tempe Ikut Menjerit

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 18:22 WIB

×