Berburu Kudapan Favorit Para Raja di Kafe Bergaya Kolonial

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Jum'at, 29 Juni 2018 | 10:40 WIB
Berburu Kudapan Favorit Para Raja di Kafe Bergaya Kolonial
Mama Toko Kue menyuguhkan berbagai camilan manis favorit kaum bangsawan Kesultanan Gowa, Makassar. (Suara.com/Firsta Nodia)

Suara.com - Di Makassar, Sulawesi Selatan ada kafe bergaya kolonial yang menyuguhkan beragam camilan atau kudapan favorit para raja.

Ya, sebagai bekas lokasi kerajaan besar yakni Gowa dan jalur perdagangan rempah nusantara, Makassar kaya akan harta karun berupa sejarah. Itu sebabnya banyak sekali objek wisata bernilai sejarah yang bisa Anda temui saat menjejakkan kaki di Ibu Kota Sulawesi Selatan ini.

Tak hanya itu , harta karun peninggalan kerajaan masa lampau di Makassar yang tak kalah pentingnya adalah makanan tradisionalnya. Sebuah kafe bernama Mama Toko Kue menghimpun panganan tradisional Makassar yang menjadi favorit para raja dan kini jarang ditemukan kecuali pada momen-momen spesial saja.

BACA JUGA: Bandara Bali Tutup, Wisatawan Bingung Kehabisan Bekal

Adalah Mimi Khudrathi, sosok perempuan di balik mengebulnya asap dapur Mama Toko Kue. Dalam perjalanan Festival Jajanan Bango beberapa waktu lalu, pakar kuliner Arie Parikesit mengatakan, ragam kue manis di Makassar memang cukup banyak.

Hal ini tak lepas dari jejak kesultanan di Ibu Kota Sulawesi Selatan ini. Menurut Arie, kue manis cenderung menjadi camilan kaum bangsawan karena bahan-bahan pembuatannya yang cenderung mahal.

BACA JUGA: Dengarkan 5 Lagu Ini Biar Cepat Move On

"Di sini ada Kesultanan Gowa sehingga cukup banyak kue manis. Kue manis ini kan bahan-bahannya cukup mahal. Ada telurnya banyak. Bayao Nibalu misalnya, itu bahannya duren dan telur, kan mahal. Dulu hanya kaum ningrat yang menikmati, sekarang semua bisa dan Mama Toko Kue ini pusatnya camilan tradisional Makassar," ujarnya.

Mama Toko Kue menghadirkan lebih dari 50 jenis panganan tradisional Makassar. (Suara.com/Firsta Nodia)
Mama Toko Kue menghadirkan lebih dari 50 jenis panganan tradisional Makassar. (Suara.com/Firsta Nodia)

Kafe yang berlokasi di Jalan Serui No. 19, Pattunuang, Makassar ini, identik dengan gedung peninggalan kolonial. Jendela besar berbingkai kayu dan dinding bangunan yang tebal cukup menggambarkannya. Di bagian dalam kafe, kursi dan meja kayu menjadi ornamennya. Kolam ikan koi yang mengeluarkan gemercik air di bagian depan menambah kesan homey kafe ini.

BACA JUGA: Beda Cara Pakai, Inilah 3 Tipe Eyeliner yang Harus Kamu Tahu

Arie menjelaskan bahwa Mama Toko Kue menghadirkan lebih dari 50 jenis panganan tradisional Makassar. Selain itu ada pula ragam menu makanan utama bagi Anda yang ingin mengisi perut.

"Kue-kue Bugis ini umumnya disajikan saat momen spesial seperti pernikahan sehingga sulit didapat. Tapi di Mama Toko Kue ini setiap hari selalu ada," tambah dia.

Kue Barongko adalah Nagasarinya masyarakat Makassar. (Suara.com/Firsta Nodia)
Kue Barongko adalah Nagasarinya masyarakat Makassar. (Suara.com/Firsta Nodia)

Salah satu kudapan khas yang kerap ditemukan di Makassar adalah Barongko. Menurut Arie, barongko pada dasarnya sama dengan nagasari yang tersohor di Pulau Jawa. Bedanya pada barongko, pisang diolah bersama tepung lalu dikukus dan disajikan dengan pembungkus daun pisang.

Rasanya cukup manis dengan tekstur yang lembut. Barongko, kata Arie kerap disajikan pada acara pernikahan atau perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW.

BACA JUGA: Rutin Olahraga Pagi, Rasakan Lima Manfaat Menakjubkan Ini

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kudapan Tradisional Dominasi Asian Agriculture and Food Forum

Kudapan Tradisional Dominasi Asian Agriculture and Food Forum

Lifestyle | Kamis, 28 Juni 2018 | 18:31 WIB

Ada di Batam, Seperti Ini Rasa Burger Daging Rusa

Ada di Batam, Seperti Ini Rasa Burger Daging Rusa

Lifestyle | Jum'at, 22 Juni 2018 | 19:39 WIB

Mencicipi Cita Rasa Lokal dengan Suasana Seni Jalanan

Mencicipi Cita Rasa Lokal dengan Suasana Seni Jalanan

Lifestyle | Jum'at, 22 Juni 2018 | 12:39 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Wisata, Ini Cara Kang Edai Menggerakan Kemiren

Bukan Sekadar Wisata, Ini Cara Kang Edai Menggerakan Kemiren

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:07 WIB

Kabut Asap Selimuti Pekanbaru, BMKG Ungkap Penyebabnya

Kabut Asap Selimuti Pekanbaru, BMKG Ungkap Penyebabnya

Riau | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:02 WIB

Birokrasi di Era Digital: Saat Keruwetan Administrasi Pindah ke Layar

Birokrasi di Era Digital: Saat Keruwetan Administrasi Pindah ke Layar

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:00 WIB

GEMPAR di Pasar Ngino, Yuk Nonton Jathilan Sambil Nglarisi Pedagang!

GEMPAR di Pasar Ngino, Yuk Nonton Jathilan Sambil Nglarisi Pedagang!

Jogja | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Korban Kekerasan Dipaksa Bayar Biaya Visum, Zakat Diusulkan Jadi Solusi Dana Darurat

Korban Kekerasan Dipaksa Bayar Biaya Visum, Zakat Diusulkan Jadi Solusi Dana Darurat

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:36 WIB

The Judge from Hell: Jika Hukum Gagal, Haruskah Keadilan Dicari di Neraka?

The Judge from Hell: Jika Hukum Gagal, Haruskah Keadilan Dicari di Neraka?

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:30 WIB

NTB Pakai Cadangan Pangan Bantu Korban Gempa di NTT

NTB Pakai Cadangan Pangan Bantu Korban Gempa di NTT

Bali | Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:23 WIB

Satelit Copernicus Uni Eropa Siap Bantu Operasi Pencarian Korban Gempa NTT

Satelit Copernicus Uni Eropa Siap Bantu Operasi Pencarian Korban Gempa NTT

Bali | Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:16 WIB

Pekanbaru Cerah Berawan Hari Ini, Padang Hujan Intensitas Ringan

Pekanbaru Cerah Berawan Hari Ini, Padang Hujan Intensitas Ringan

Riau | Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:05 WIB

Game Over: Menemukan Titik Temu Antara Seadanya dan Seandainya

Game Over: Menemukan Titik Temu Antara Seadanya dan Seandainya

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:00 WIB

×