English on The Road, Komunitasnya Ojol Belajar Bahasa Inggris

Ririn Indriani, Risna Halidi

Sabtu, 28 Juli 2018 | 19:30 WIB
English on The Road, Komunitasnya Ojol Belajar Bahasa Inggris
Komunitas English on The Road, komunitasnya para ojol belajar Bahasa Inggris. (Suara.com/Risna Halidi)

Suara.com - Dilatarbelakangi oleh kemampuan berbahasa Inggris kebanyakan ojek online alias ojol yang sangat terbatas, sekelompok tutor Bahasa Inggris kemudian mendirikan Komunitas English on The Road. Tanpa biaya sepeser pun, para ojol belajar Bahasa Inggris di komunitas ini.

Seperti diketahui, ojol telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari aktifitas masyarakat perkotaan dengan mobilitas tinggi. Mulai dari jasa antar jemput, pengantaran barang, sampai pembelian makan, menjadi bagian dari tugas-tugas kunci para ojol.

Di Indonesia sendiri, ada dua operator layanan ojok online terbesar, yaitu Go-Jek dan Grab. Di lain sisi, Indonesia juga akan segera menjadi tuan rumah perhelatan olahraga terbesar di Asia yaitu Asian Games Jakarta - Palembang 2018.

Sebagai tuan rumah, ojol diharapkan mampu menjadi salah satu sarana transportasi alternatif bagi tamu Internasional yang berkunjung ke Indonesia.

Para ojol yang bergabung di Komunitas English on The Road, sedang belajar Bahasa Inggris di ruang terbuka. (Suara.com/Risna Halidi)
Para ojol yang bergabung di Komunitas English on The Road, sedang belajar Bahasa Inggris di ruang terbuka. (Suara.com/Risna Halidi)

Namun kemampuan bahasa, tentu saja, masih menjadi kendala. Nah, untuk membantu masalah tersebut, sebuah komunitas yang sudah dibentuk sejak Desember 2017 mencoba membuat wadah belajar Bahasa Inggris bagi para ojol di Jakarta.

Komunitas bernama English On The Road tersebut awalnya tidak memiliki program khusus dalam menyambut gelaran Asian Games 2018.

Namun pada akhirnya, program ini dianggap penting mengingat besarnya agenda Internasional yang akan dihelat di Indonesia dalam waktu dekat.

Komunitas English on The Road, yang semua anggotanya adalah para ojek online (ojol). (Suara.com/Risna Halidi)
Komunitas English on The Road, yang semua anggotanya adalah para ojek online (ojol). (Suara.com/Risna Halidi)

"Sebenarnya kita sudah tidak open class. Kita ingin generasi pertama terlihat perkembangan kemampuan (Bahasa Inggris). Tapi berhubung Asian Games, kita mau kasih kesempatan untuk ojol lain, makanya ada open class lagi," terang salah satu tutor English On The Road, Tanti Dwi saat ditemui Suara.com di Ruang II Perpustakaan Kemendikbud, Jakarta.

Ia bercerita, komunitas English On The Road dibentuk karena ada permintaan khusus dari salah satu ojol langganannya. Tahu kalau profesi Tanti adalah guru dan tutor Bahasa Inggris, sang driver meminta untuk diajarkan Bahasa Inggris dengan biaya murah.

baca juga

"Saya pikir, kenapa tidak buat open class Bahasa Inggris khusus buat ojol. Lalu kita buat awalnya di Taman Mataram. Dan yang ikut pertama kali hanya lima orang," tambah Tanti.

Ia dan empat tutor lain mencoba memutar otak agar program yang ditawarkan mendapat sambutan luas. Tanti kemudian mencoba bantuan akun-akun khusus ojol di media sosial Instagram seperti dramaojol.id dan GOJEK 24 Jam lewat digital flyer kegiatan Komunitas English On The Road.

Seperti inilah suasana kelas bahasa Inggris di Komunitas English on The Road, yang semua anggotanya adalah para ojek online (ojol). (Suara.com/Risna Halidi)
Seperti inilah suasana kelas bahasa Inggris di Komunitas English on The Road, yang semua anggotanya adalah para ojek online (ojol). (Suara.com/Risna Halidi)

"Seminggu kemudian setelah meminta bantuan mereka, antusiasnya besar. Dari lima peserta jadi 30-an," kata Tanti bersemangat.

Materi pembelajaran Bahasa Inggris yang diberikan juga lebih spesifik, misalnya, kata Tanti, driver ojol diminta paham berkomunikasi pada tema-tema tertentu seperti obrolan tentang titik penjemputan dalam Bahasa Inggris, dan banyak lagi tema lainnya seputar obrolan umum antara ojol dan pelanggannya.

Anda yang juga berprofesi sebagai ojol bisa bergabung dengan Komunitas English On The Road untuk memperlancar kemampuan dalam berbahasa Inggris. Caranya mudah, cukup mengirim pesan WhatsApp ke 0858 1188 7139.

Komunitas ini membuka kelas setiap Sabtu pukul 15.00 WIB di Perpustakaan Kemendikbud. Hingga kini, komunitas tersebut telah memiliki 15 tutor dan sekitar 30 anggota, tertarik bergabung?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Di Tangan Mereka, Balon Jadi Hasil Karya Seni Bernilai Tinggi

Di Tangan Mereka, Balon Jadi Hasil Karya Seni Bernilai Tinggi

Lifestyle | Minggu, 22 Juli 2018 | 06:20 WIB

Kedubes Bekasi, Komunitasnya Anak Muda Bekasi Berkreasi

Kedubes Bekasi, Komunitasnya Anak Muda Bekasi Berkreasi

Lifestyle | Sabtu, 14 Juli 2018 | 13:38 WIB

Yuk, Satukan Hobi di Komunitas Film Pendek Jakarta!

Yuk, Satukan Hobi di Komunitas Film Pendek Jakarta!

Lifestyle | Senin, 09 Juli 2018 | 07:15 WIB

Terkini

Antrian Pertalite Panjang dan Harganya Mau Naik? Menko Airlangga Kasih Bocoran Ini

Antrian Pertalite Panjang dan Harganya Mau Naik? Menko Airlangga Kasih Bocoran Ini

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:41 WIB

Kasus Komentar Nirempati ke Pasien BPJS, RSUP Sardjito Hentikan Stase PPDS dr. Elda Putri Rahardini

Kasus Komentar Nirempati ke Pasien BPJS, RSUP Sardjito Hentikan Stase PPDS dr. Elda Putri Rahardini

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:37 WIB

Berapa Harga Lipstik YSL Asli? Ini Daftarnya dari yang Termurah

Berapa Harga Lipstik YSL Asli? Ini Daftarnya dari yang Termurah

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:36 WIB

Jatim Pimpin Pertumbuhan Ekonomi di Jawa, Kemiskinan dan Pengangguran Terus Turun

Jatim Pimpin Pertumbuhan Ekonomi di Jawa, Kemiskinan dan Pengangguran Terus Turun

Jatim | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:33 WIB

Tanpa Amerika, Iran dan Oman Finalisasi Rute Pelayaran Selat Hormuz Agar Tidak Bersengketa

Tanpa Amerika, Iran dan Oman Finalisasi Rute Pelayaran Selat Hormuz Agar Tidak Bersengketa

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:30 WIB

Fireflies of Winter: Antologi Romantis Tentang Harapan yang Nyaris Padam

Fireflies of Winter: Antologi Romantis Tentang Harapan yang Nyaris Padam

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:30 WIB

Harga Beras Terus Naik, Cabai Rawit Merah Sentuh Rp59.700 per Kg, Daya Beli Tertekan?

Harga Beras Terus Naik, Cabai Rawit Merah Sentuh Rp59.700 per Kg, Daya Beli Tertekan?

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:29 WIB

Hasil Pertemuan di Bandung, Kemenhut Perkuat Strategi Diplomasi Kehutanan Indonesia

Hasil Pertemuan di Bandung, Kemenhut Perkuat Strategi Diplomasi Kehutanan Indonesia

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:28 WIB

Pejabat Kemenhut Disebut Terima 12.500 Dolar Singapura dari Suhardiman Amby

Pejabat Kemenhut Disebut Terima 12.500 Dolar Singapura dari Suhardiman Amby

Riau | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:27 WIB

Purbaya: Siapapun Tak Ikuti Saya, Anggarannya Akan Dipotong, Termasuk Polisi-TNI

Purbaya: Siapapun Tak Ikuti Saya, Anggarannya Akan Dipotong, Termasuk Polisi-TNI

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:25 WIB

×