Hati-hati, Hubungan Putus Nyambung Bikin Mental Terganggu

RR Ukirsari Manggalani, Dinda Rachmawati

Minggu, 26 Agustus 2018 | 12:15 WIB
Hati-hati, Hubungan Putus Nyambung  Bikin Mental Terganggu
Ilustrasi sebuah relasi [Pixabay].

Suara.com - Punya hubungan yang sering putus nyambung dengan kekasih? Tampaknya Anda harus berhati-hati dengan pola hubungan seperti begini, karena ternyata hal ini bisa mempengaruhi kesehatan mental Anda.

Fakta ini disampaikan melalui sebuah penelitian, yang menunjukkan bahwa pola putus nyambung dalam hubungan dikaitkan dengan gejala tekanan psikologis yang lebih besar seperti depresi dan kecemasan.

Lebih mendalam lagi, hubungan semacam itu dikaitkan dengan tingkat pelecehan yang lebih tinggi, komunikasi yang lebih buruk, dan tingkat komitmen yang lebih rendah.

"Putus dan kembali bersama tidak selalu menjadi pertanda buruk bagi pasangan. Bahkan, bagi beberapa pasangan, putus bisa membantu pasangan menyadari betapa pentingnya hubungan mereka, menjadikan hubungan yang lebih sehat dan lebih berkomitmen," kata Kale Monk, Asisten Profesor di Universitas Missouri, Amerika Serikat.

Akan tetapi, lanjut Kale Monk, jika hal ini terjadi berkali-kali dan terus-menerus secara rutin, pasangan bisa terkena dampak negatif dari pola relasi yang seperti ini. Putus-sambung, atau tarik-ulur.

Dalam sebuah penelitian yang kemudian dipaparkan hasilnya dalam jurnal Family Relations, tim pakar memeriksa data dari lebih dari 500 orang yang saat ini berada dalam sebuah relasi khusus. Mereka menemukan bahwa pasangan yang sering putus nyambung biasanya bersatu hanya berdasarkan kebutuhan atau kemudahan.

Misalnya, seseorang mungkin memutuskan untuk menjalin hubungan kembali dengan alasan keuangan atau mungkin mereka sudah tinggal bersama, dan merasa sudah menginvestasikan terlalu banyak waktu ke dalam hubungan, sehingga tak rela untuk meninggalkan satu sama lain.

Para peneliti menyarankan bahwa orang-orang yang menjalani jenis hubungan seperti ini harus membuat keputusan untuk menstabilkan atau mengakhiri hubungan mereka.

"Temuan menunjukkan, bahwa pasangan yang secara teratur putus dan nyambung perlu sesuatu yang lebih dalam hubungan mereka. Juga mengidentifikasi apa yang telah terjadi. Jika pasangan jujur tentang hal ini, mereka bisa segera mengambil langkah yang diperlukan untuk mempertahankan hubungan mereka atau segera mengakhiri. Ini sangat penting untuk menjaga kesejahteraan mereka," tutup Kale Monk.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bosan dengan Lelaki, Perempuan Ini Memilih Hantu Jadi Kekasihnya

Bosan dengan Lelaki, Perempuan Ini Memilih Hantu Jadi Kekasihnya

Lifestyle | Kamis, 16 Agustus 2018 | 08:30 WIB

Waduh! Cek Email Sepulang Kerja Picu Cekcok dengan Pasangan

Waduh! Cek Email Sepulang Kerja Picu Cekcok dengan Pasangan

Lifestyle | Rabu, 15 Agustus 2018 | 15:32 WIB

Ayla Dimitri Akui Medsos Pengaruhi Masalah Kesehatan Mental

Ayla Dimitri Akui Medsos Pengaruhi Masalah Kesehatan Mental

Health | Senin, 13 Agustus 2018 | 18:00 WIB

Terungkap, Ini Manfaat Terapi Berteriak bagi Mental

Terungkap, Ini Manfaat Terapi Berteriak bagi Mental

Health | Minggu, 12 Agustus 2018 | 06:17 WIB

Terkini

Menjawab Kritik Polisi Bahasa: Mengapa Kita Harus Berhenti Menganggap Bahasa Sedang Rusak

Menjawab Kritik Polisi Bahasa: Mengapa Kita Harus Berhenti Menganggap Bahasa Sedang Rusak

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:57 WIB

Kejurnas Catur ke-51 Digelar di Banten, PB Percasi Punya Misi Besar

Kejurnas Catur ke-51 Digelar di Banten, PB Percasi Punya Misi Besar

Sport | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:56 WIB

PLN Perkuat Layanan Kelistrikan Terintegrasi untuk Rumah Tangga hingga Pelaku Usaha

PLN Perkuat Layanan Kelistrikan Terintegrasi untuk Rumah Tangga hingga Pelaku Usaha

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:56 WIB

Ungguli Prabowo di Survei, KDM Berpeluang Balik Golkar dan Duet Bareng Gibran di 2029

Ungguli Prabowo di Survei, KDM Berpeluang Balik Golkar dan Duet Bareng Gibran di 2029

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:54 WIB

Bahasa Campuran Bukan Sekadar Tren: Multibahasa Menjadi Tuntutan Hidup

Bahasa Campuran Bukan Sekadar Tren: Multibahasa Menjadi Tuntutan Hidup

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:50 WIB

Terungkap Dugaan Praktik Mucikari di Padang, Satu Pria Dibawa ke Polda

Terungkap Dugaan Praktik Mucikari di Padang, Satu Pria Dibawa ke Polda

Sumbar | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:49 WIB

Kilang Balikpapan Hampir Rampung, Impor Bensin RI Berpotensi Turun Separuh

Kilang Balikpapan Hampir Rampung, Impor Bensin RI Berpotensi Turun Separuh

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:48 WIB

Ketegasan Sanksi Karhutla: Izin Dicabut, Lahannya Mau Dibiarkan Terbakar?

Ketegasan Sanksi Karhutla: Izin Dicabut, Lahannya Mau Dibiarkan Terbakar?

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:43 WIB

Apresiasi Tiga Pekerja, Pertamina Dorong Pengabdian dan Pelayanan yang Lebih Baik

Apresiasi Tiga Pekerja, Pertamina Dorong Pengabdian dan Pelayanan yang Lebih Baik

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:39 WIB

Luncurkan Teras Pelajar Sumut Berkah, Gubsu Bobby Siapkan Ruang Kreativitas-Pengembangan Bakat Siswa

Luncurkan Teras Pelajar Sumut Berkah, Gubsu Bobby Siapkan Ruang Kreativitas-Pengembangan Bakat Siswa

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:36 WIB

×