Dengan Rp 75 Ribu, Ayo Saksikan Ramahnya Hiu Paus Gorontalo!

Fabiola Febrinastri

Senin, 24 September 2018 | 18:00 WIB
Dengan Rp 75 Ribu, Ayo Saksikan Ramahnya Hiu Paus Gorontalo!
Wisata hiu paus di Desa Botu Barani, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, Sulawesi. (Dok: Kemenpar)

Suara.com - Jangan pernah meragukan keindahan destinasi bahari Gorontalo, sebab provinsi di Pulau Sulawesi ini punya andalan yang sulit ditemui di daerah lain.

Di sana, ada wisata hiu paus yang bisa dinikmati. Sensasi luar biasa dijamin akan kalian dapat, setelah bermain dengan salah satu hewan laut terbesar di dunia itu.

Untuk bisa bermain dengan hiu paus, kita harus berkunjung ke Desa Botu Barani, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo. Lebih tepatnya menuju Pangkalan IV Wisata Hiu Paus.

Tapi tenang, jaraknya tidak jauh kok, dari pusat Kota Gorontalo. Hanya sekitar 40 hingga 45 menit perjalanan dengan mobil.

Dari Pangkalan IV, kita harus naik dengan perahu tradisional. Biayanya Rp 75 ribu per perahu.

Tapi ingat ya, perahu hanya bisa dinaiki 3 penumpang. Mungkin kalian berpikir, perjalanan dengan perahu akan memakan waktu puluhan menit atau jam.

Tapi tidak. Kita hanya berjalan sekitar 100 m. Dari jarak ini, kita sudah bisa melihat hiu paus dengan jarak yang sangat dekat. Dari jarak itu, kita sudah bisa bermain dengan Sherly, nama seekor ikan hiu paus.

Menurut seorang warga yang menjadi pemandu, Tomi, ada sekitar 3 sampai 4 ekor hiu paus sekitar Botu Barani.

“Semua diberi nama. Selain Sherly, ada Bima dan Susi. Rata-rata panjang mereka 7 sampai 8 m. Yang paling besar adalah Bima, mencapai 10 mr lebih,” papar Tomi.

Ada berbagai cara untuk menikmati atraksi wisata hiu paus. Pertama tanpa harus turun dari perahu, namun kita harus sabar, karena setelah menentukan spot, pemandu akan memanggil nama hiu paus sambil memukul sampan ke perahu. Sesudah mereka mendekat, baru kita beri makan berupa udang.

Wisata hiu paus di Desa Botu Barani, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, Sulawesi. (Dok: Kemenpar)
Wisata hiu paus di Desa Botu Barani, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, Sulawesi. (Dok: Kemenpar)

Cara lain adalah dengan berenang dan snorkling. Ini aktivitas yang sangat seru, karena kita bisa bermain langsung dengan para hiu paus.

Namun yang lebih asyik lagi adalah diving. Kita bisa melihat langsung aktivitas hewan-hewan raksasa itu. Tidak perlu takut, karena para hiu paus ini sangat ramah.

Tapi ingat ya, dilarang memegang langsung hewan-hewan besar ini.

“Hiu paus ini sangat dijaga oleh warga sekitar. Mereka juga diberi makan pagi dan sore. Apalagi sekarang mereka memberikan kontribusi buat warga,” tutur Tomi.

Keberadaan hiu paus di Desa Botu Barani sudah ada sejak lama. Warga pun sudah akrab dengan hewan ini jauh, sebelum menjadi atraksi wisata.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Perkiraan Biaya Wisata Hiu Paus Gorontalo, Baru Saja Dikunjungi Tiara Andini

Perkiraan Biaya Wisata Hiu Paus Gorontalo, Baru Saja Dikunjungi Tiara Andini

Lifestyle | Rabu, 11 Desember 2024 | 15:52 WIB

Terkini

4 Moisturizer Peptide Dukung Produksi Kolagen untuk Jaga Kekencangan Kulit

4 Moisturizer Peptide Dukung Produksi Kolagen untuk Jaga Kekencangan Kulit

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 06:45 WIB

Meritokrasi Sudah Mati, Kenali Fenomena 'Neo-Feodalisme' di Kantormu!

Meritokrasi Sudah Mati, Kenali Fenomena 'Neo-Feodalisme' di Kantormu!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 05:58 WIB

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 00:01 WIB

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

News | Sabtu, 26 September 2026 | 23:28 WIB

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 23:20 WIB

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:44 WIB

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:34 WIB

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:20 WIB

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 22:14 WIB

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 21:59 WIB

×