Ini Alasan Mengapa Para Ibu Harus Gabung Komunitas

Ade Indra Kusuma, Firsta Nodia

Jum'at, 28 September 2018 | 21:00 WIB
Ini Alasan Mengapa Para Ibu Harus Gabung Komunitas
Ilustrasi para ibu yang saling bercerita [shutterstock]

Suara.com - Setelah menjadi ibu, hal sekecil apapun bisa membuat perempuan stres, mulai dari permasalahan anak yang tak berhenti menangis atau buang air besar yang tidak lancar. Untuk itu, para ibu disarankan untuk ikut kelompok komunitas agar tetap kuat dan saling support.

Disampaikan Nadya Pramesrani, M.Psi., Psi, psikolog keluarga dan pernikahan dari Rumah Dandelion, sebagai makhluk sosial para ibu-ibu ini membutuhkan dukungan dari keluarga maupun sesamanya agar dapat kuat menjalani perannya sebagai ibu.

"Secara biologis kemampuan kita dan kebutuhan kita untuk ngomong itu lebih tinggi dibandingkan laki-laki. Jadi perempuan memang harus punya cara untuk melampiaskan kebutuhannya bercerita. Kalau suami tidak bisa menampung, maka disitulah peran komunitas dan support system dibutuhkan," ujar Nadya dalam peluncuran Komunitas Sahabat Ibu Pintar di Jakarta, Jumat (28/9/2018).

Perempuan memang harus punya cara untuk melampiaskan kebutuhannya bercerita, yakni di komunitas [Suara.com/Firsta]
Perempuan memang harus punya cara untuk melampiaskan kebutuhannya bercerita, yakni di komunitas [Suara.com/Firsta]

Nadya menambahkan, bukannya bosan berada 24 jam di sisi buah hati, perempuan terkadang butuh interaksi dengan orang dewasa lainnya yang bisa membuat mereka tertawa atau merasa memiliki permasalahan yang sama. Untuk itu Ia menyarankan para ibu untuk bergabung dengan komunitas yang bermanfaat sehingga dapat menjadi wadah bagi mereka untuk berbagi.

"Manusia sebagai makhluk sosial secara alami pasti akan berkelompok atas dasar kedekatan secara fisik maupun kesamaan. lnteraksi yang terjadi dalam kelompok tersebut dapat dimanfaatkan sebagai sarana belajar para ibu dalam mengatasi permasalahan sehari-hari," tambah dia.

Nadya pun tak menampik bahwa banyak sekali komunitas ibu-ibu baik secara offline maupun online. Ia hanya berpesan pada para ibu agar pintar dalam memilih komunitas agar informasi yang diterima bukan sekadar dari opini dan pengalaman ibu-ibu lain. Tapi juga solusi yang didasari penelitian dari ahlinya.

"Jadi agar tidak berujung pada informasi yang keliru sebaiknya harus pintar-pintar memilih. Sekarang sudah banyak komunitas yang bekerjasama dengan ahli parenting atau psikolog sehingga dapat memberi informasi yang benar dari sisi ilmiah," tandas dia. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Habitat for Humanity Bangun Rumah Masyarakat Miskin di Indonesia

Habitat for Humanity Bangun Rumah Masyarakat Miskin di Indonesia

Lifestyle | Kamis, 27 September 2018 | 07:26 WIB

Ibu Muda Harus Tahu, Ada Loh Komunitas Sharing Ini

Ibu Muda Harus Tahu, Ada Loh Komunitas Sharing Ini

Lifestyle | Sabtu, 22 September 2018 | 10:18 WIB

Stres dan Sulit Tidur Jelang Pernikahan? Intip 4 Tips Berikut

Stres dan Sulit Tidur Jelang Pernikahan? Intip 4 Tips Berikut

Lifestyle | Jum'at, 21 September 2018 | 15:14 WIB

Terkini

Bagaimana Cara Memilih Sampo Khusus Uban yang Cocok untuk Kulit Kepala Sensitif?

Bagaimana Cara Memilih Sampo Khusus Uban yang Cocok untuk Kulit Kepala Sensitif?

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 12:30 WIB

Joey Pelupessy Tak Sabar Tumpas Timnas Malaysia Malam Ini

Joey Pelupessy Tak Sabar Tumpas Timnas Malaysia Malam Ini

Bola | Senin, 28 September 2026 | 12:29 WIB

12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur

12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 12:26 WIB

6 Rekomendasi Bedak Padat untuk Olive Undertone, Bikin Makeup Lebih Natural

6 Rekomendasi Bedak Padat untuk Olive Undertone, Bikin Makeup Lebih Natural

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 12:26 WIB

Tak Sekadar Limbah Dapur, Cangkang Telur Ternayta Bisa Diolah Jadi Pupuk: Bagaimana Caranya?

Tak Sekadar Limbah Dapur, Cangkang Telur Ternayta Bisa Diolah Jadi Pupuk: Bagaimana Caranya?

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 12:22 WIB

Marah Itu Wajar, I Hate Everything! Mengajarkannya dengan Cara Lucu

Marah Itu Wajar, I Hate Everything! Mengajarkannya dengan Cara Lucu

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 12:20 WIB

BKSDA Kaltim Lepasliarkan Orang Utan yang Viral Melintas di Jalan

BKSDA Kaltim Lepasliarkan Orang Utan yang Viral Melintas di Jalan

Kaltim | Senin, 28 September 2026 | 12:19 WIB

Di Bawah Tol Desari, Kolong Boys Mengajak Anak Muda Berkawan dengan Sampah

Di Bawah Tol Desari, Kolong Boys Mengajak Anak Muda Berkawan dengan Sampah

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 12:13 WIB

Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib

Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib

News | Senin, 28 September 2026 | 12:11 WIB

Awas Jadi 'Kotak Pandora', Arie Yusuf Amir Bongkar Celah Berbahaya RUU Perampasan Aset

Awas Jadi 'Kotak Pandora', Arie Yusuf Amir Bongkar Celah Berbahaya RUU Perampasan Aset

News | Senin, 28 September 2026 | 12:10 WIB

×