Sulam Alis Natural Cocok untuk Perempuan Asia

Ririn Indriani, Dinda Rachmawati

Sabtu, 29 September 2018 | 17:12 WIB
Sulam Alis Natural Cocok untuk Perempuan Asia
Inilah sulam alis yang terlihat lebih natural yang dinilai cocok untuk perempuan Asia. (Suara.com/Dinda Rachmawati)

Suara.com - Sulam alis memang lagi tren, dan ada banyak klinik atau salon kecantikan yang menawarkan metode ini.

Itu pula yang ditawarkan oleh Browlab Studio. Sang pemilik, Clara Jessyln mengungkap, berbeda dari studio sulam alis lainnya, studionya berkiblat pada tren alis Korea Selatan yang cenderung datar dan sedikit melekuk di bagian ujungnya.

"Alis di sini nggak berwarna hitam ngeblok, tapi lebih natural. Kita memang bikin teknik khusus yang cocok dengan orang Asia. Makanya layanannya juga beragam, yang dilihat dari bentuk alis asli pelanggan," jelas Clara saat Suara.com temui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, belum lama ini.

Di studio sulam alis yang sudah memiliki tiga cabang di Jakarta dan Tangerang ini, pelanggan bisa memilih teknik tersebut sesuai kondisi alis asli, bentuk wajah dan keinginan mereka. Namun, Clara menekankan, semua tetap akan terlihat natural.

Seperti teknik Misty Powder, di mana pelanggan akan diberikan sulam alis mirip shading, sehingga alis terlihat lebih penuh dan tidak perlu menggunakan pensil alis lagi. Ada pula teknik Microblading 6D, yakni teknik dengan menggambar helai per helai garis halus yang menyerupai alis asli.

Bedanya, kata dia, pengerjaannya hanya sebatas di permukaan, tidak masuk ke lapisan dalam, tidak seperti tato, sehingga tidak ada bekas.

"Sedangkan yang favorit saat ini, teknik Phibrows namanya. Ini teknik yang terbaru, di mana di sulam seperti bulu asli, dengan serat alis yang terlihat natural, bahkan setelah peel off," ujarnya.

Selain sulam alis, ada pula Crystal Lip Nano, yakni sulam bibir dengan menggunakan bahan dasar herbal, cocok untuk membuat warna lebih cerah dan aplikasi warna lebih merata, serta Eyeliner Embroidary, yakni pengaplikasian tinta pada kelopak mata agar terlihat lebih besar.

Selain itu ada pula beberapa perawatan kecantikan terbaru dan kekinian mulai dari perawatan kuku, waxing, sambung bulu mata dan facial treatment yang bisa dicoba. Harganya mulai dari Rp 2 juta untuk sulam alis hingga Rp 5 juta.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tak Ikuti Tren, Tyas Mirasih Jamin Tak Pernah Sulam Alis

Tak Ikuti Tren, Tyas Mirasih Jamin Tak Pernah Sulam Alis

Entertainment | Sabtu, 18 Agustus 2018 | 13:53 WIB

Mengenal Karakter Seseorang Lewat Bentuk Alis

Mengenal Karakter Seseorang Lewat Bentuk Alis

Health | Jum'at, 17 Agustus 2018 | 20:30 WIB

Sulam Alis dan Bibir Makin Ngetren, Amankah bagi Kesehatan?

Sulam Alis dan Bibir Makin Ngetren, Amankah bagi Kesehatan?

Health | Kamis, 16 Agustus 2018 | 19:00 WIB

Terkini

Redmi Note 17 Series Siap Hadir di Indonesia, Apa yang Membuatnya Istimewa?

Redmi Note 17 Series Siap Hadir di Indonesia, Apa yang Membuatnya Istimewa?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 10:25 WIB

Modus Pejabat Desa Jual Kawasan Hutan Rp2 M di Bengkalis, Terungkap dari Karhutla

Modus Pejabat Desa Jual Kawasan Hutan Rp2 M di Bengkalis, Terungkap dari Karhutla

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 10:25 WIB

Anak Krakatau Sudah Siaga Sejak Juli, Lalu Mitigasi Pemerintah ke Mana?

Anak Krakatau Sudah Siaga Sejak Juli, Lalu Mitigasi Pemerintah ke Mana?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 10:23 WIB

Bahas Chemistry Instan, Le Sserafim Comeback dengan Lagu 'Made My Night'

Bahas Chemistry Instan, Le Sserafim Comeback dengan Lagu 'Made My Night'

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 10:15 WIB

7 Cara Menghilangkan Noda Bekas Setrika yang Nempel di Baju dengan Mudah

7 Cara Menghilangkan Noda Bekas Setrika yang Nempel di Baju dengan Mudah

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 10:15 WIB

Harga Diri Dipertaruhkan! Wali Kota Bakar Semangat PSM Jelang Lawan Arema FC

Harga Diri Dipertaruhkan! Wali Kota Bakar Semangat PSM Jelang Lawan Arema FC

Sulsel | Minggu, 13 September 2026 | 10:13 WIB

Kualitas Udara Jakarta Tak Sehat Minggu Pagi, Masuk Tiga Besar Terburuk di Dunia

Kualitas Udara Jakarta Tak Sehat Minggu Pagi, Masuk Tiga Besar Terburuk di Dunia

News | Minggu, 13 September 2026 | 10:10 WIB

10 Manfaat Rutin Membersihkan Pori-pori Wajah, Mencegah Penuaan Dini

10 Manfaat Rutin Membersihkan Pori-pori Wajah, Mencegah Penuaan Dini

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 10:10 WIB

Jepang Cetak Sejarah Dunia Bantu Padamkan Kebakaran Hutan Kalimantan

Jepang Cetak Sejarah Dunia Bantu Padamkan Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Minggu, 13 September 2026 | 10:05 WIB

Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif

Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif

Kaltim | Minggu, 13 September 2026 | 10:05 WIB

×