Punya Pasangan dengan Gangguan Kecemasan, Hadapi dengan Hal Ini

Silfa Humairah Utami

Kamis, 18 Oktober 2018 | 20:15 WIB
Punya Pasangan dengan Gangguan Kecemasan, Hadapi dengan Hal Ini
Ilustrasi memiliki pasangan dengan gangguan kecemasan. (Shutterstock)

Suara.com - Memiliki pasangan yang sangat mudah merasa cemas atau memiliki gangguan  kecemasan tentu sangat sulit bagi Anda untuk mengerti, bahkan mungkin, kadang Anda merasa hampir menyerah dalam membina hubungan bersamanya.

Namun, sebenarnya ini bukanlah penghalang untuk terus mendampingi pasangan melewati masa-masa sulitnya, lho!

Dilansir dari laman Psychology Today, sebuah studi yang dilakukan oleh Anxiety Disorders Association of America (ADAA), menemukan bahwa orang-orang dengan gangguan kecemasan apapun sering beranggapan kalau sulit bagi mereka untuk benar-benar punya hubungan yang sehat nan harmonis.

Sebaliknya, padahal Anda sebagai pasangan sudah berusaha keras untuk terus mempertahankan ikatan ini.

Jangan keburu putus asa dulu, terapkan beberapa hal ini dalam menghadapi pasangan yang mengalami gangguan kecemasan, dilansir Hello Sehat. 

1. Pahami mengenai gangguan kecemasan

Ada berbagai jenis gangguan kecemasan. Apakah Anda sudah memahami semuanya? Atau paling tidak, mengerti benar mengenai jenis gangguan kecemasan yang dialami oleh pasangan. Hal ini didukung oleh pernyataan dari Kevin Gilliland, Psy.D., seorang psikolog klinis sekaligus dosen di Southern Methodist University, Amerika Serikat.

Menurutnya, Anda belum dapat sepenuhnya memahami kondisi pasangan bila tidak tahu apapun mengenai masalah medis yang sedang ia alami. Sekilas ia mungkin terlihat normal seperti orang lain pada umumnya, tapi dalam waktu cepat ia bisa berubah drastis dengan kecemasannya yang sulit dikendalikan.

Jadi, tidak ada alasan untuk mulai mempelajari gangguan kecemasan bila Anda benar-benar ingin terus bersama orang terkasih.

baca juga

2. Dengarkan keluh kesahnya

Sembari Anda belajar mengerti apa yang sedang dihadapi oleh pasangan, coba berusaha untuk lebih “peka” dengan kondisi saat ini. Jadilah pendengar yang baik di segala situasi, terlebih saat ia sedang bercerita mengenai keluh kesahnya.

Hindari terlalu memaksakan pendapat pribadi yang malah akan memperkeruh suasana dan kecemasan pasangan. Anda boleh saja mengungkapkan saran untuknya, tapi sebaiknya memang saat pasangan meminta saran dari Anda. Pastikan cara penyampaiannya halus, tidak menyulut emosi, sehingga lebih mudah dipahami oleh orang terkasih.

Dengan begitu, mereka tahu bahwa Anda benar-benar peduli dan menyayanginya.

3. Jangan takut dengan emosinya

Ada kalanya pasangan akan bersikap berlebihan saat mengekspresikan apa yang sedang ia rasakan. Misalnya dengan menangis, berteriak kencang, hingga mengamuk hebat. Respon orang yang melihatnya tentu tidak selalu sama, termasuk Anda. Ya, ada yang bisa tetap tenang atau ada yang cenderung takut sampai tidak bisa melakukan apapun.

Bagaimana pun perasaan Anda saat itu, kuncinya adalah kendalikan ketakutan Anda sendiri. Pasalnya, terlalu gegabah sampai menunjukkan perilaku yang tidak tepat justru hanya akan memperburuk kondisi pasangan.

4. Cari cara untuk mengurangi kecemasan Anda sendiri

Dijelaskan oleh Paulette Sherman, Psy.D., seorang psikolog yang asal New York City dan penulis sekaligus penulis Dating from the Inside Out, bahwa kecemasan adalah energi yang ternyata bisa menular.

Anda mungkin saja tanpa sadar terserang kecemasan karena terus-menerus dekat dengan pasangan yang mengalami gangguan kecemasan. Bahkan meskipun Anda sedang tidak cemas akan hal apapun.

Nah, kecemasan dalam diri sendiri ini yang akan menyulitkan Anda nantinya untuk memahami pasangan. Maka itu, sebisa mungkin coba lah untuk menemukan cara agar diri Anda tetap tenang dan tidak terpengaruh dengan kecemasan pasangan. Misalnya dengan melakukan meditasi, yoga, atau me time.

5. Ingat, bahwa Anda bukan terapisnya

Peran Anda di sini adalah sebagai pasangan yang seharusnya mendukung, menuntun, dan menemani orang terkasih yang mengalami gangguan kecemasan. Bukan sebaliknya, yang bertindak sebagai “pengelola” utama kecemasan yang dialami oleh pasangan Anda.

Sherman menganjurkan untuk menyerahkan itu semua pada pihak ketiga, yaitu terapis, yang bertugas untuk membantu meredakan kecemasan pasangan. Namun, tetap pastikan Anda selalu siap sedia untuk membantu orang terkasih dalam mengatasi kecemasan yang mereka alami.

Jadi jangan buru-buru menyerah memiliki pasangan mudah cemas atau memiliki gangguan kecemasan. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Wajah Jadi Mirip Pasangan Setelah Menikah, Ini Penjelasan Studi

Wajah Jadi Mirip Pasangan Setelah Menikah, Ini Penjelasan Studi

Health | Kamis, 18 Oktober 2018 | 18:30 WIB

Studi Ungkap Alasan Orang yang Berjodoh Wajahnya Mirip

Studi Ungkap Alasan Orang yang Berjodoh Wajahnya Mirip

Lifestyle | Kamis, 18 Oktober 2018 | 14:27 WIB

Mengejutkan, Ternyata Begini Cara Terbaik Melupakan Mantan

Mengejutkan, Ternyata Begini Cara Terbaik Melupakan Mantan

Lifestyle | Kamis, 18 Oktober 2018 | 12:00 WIB

Terkini

Jelajah IDW 2026 Sambil Bikin Konten, Pengunjung Berpeluang Bawa Pulang Hadiah

Jelajah IDW 2026 Sambil Bikin Konten, Pengunjung Berpeluang Bawa Pulang Hadiah

Jakarta | Rabu, 23 September 2026 | 23:52 WIB

Tak Berhenti di Pelatihan, Dosen IKADO Dampingi Warga Simo Gunung Kembangkan Bisnis Digital

Tak Berhenti di Pelatihan, Dosen IKADO Dampingi Warga Simo Gunung Kembangkan Bisnis Digital

Jatim | Rabu, 23 September 2026 | 23:46 WIB

Harris Arthur Hedar Lantik 120 Pengurus Peradi Profesional di Sultra, Titip Pesan Ini

Harris Arthur Hedar Lantik 120 Pengurus Peradi Profesional di Sultra, Titip Pesan Ini

Sulsel | Rabu, 23 September 2026 | 23:41 WIB

Revisi UU Keuangan Negara Momentum Memecah Ambiguitas Pengertian Kerugian Negara

Revisi UU Keuangan Negara Momentum Memecah Ambiguitas Pengertian Kerugian Negara

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 23:35 WIB

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 23:21 WIB

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Jawa Tengah | Rabu, 23 September 2026 | 23:05 WIB

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:47 WIB

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 22:44 WIB

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:27 WIB

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:26 WIB

×