Lion Air Jatuh, Berapa Lama Penumpang Bisa Bertahan di Air?

Vania Rossa, Firsta Nodia

Senin, 29 Oktober 2018 | 12:50 WIB
Lion Air Jatuh, Berapa Lama Penumpang Bisa Bertahan di Air?
Hal yang Dihindari Saat Naik Pesawat Terbang( Shutterstock )

Suara.com - Pesawat milik maskapai Lion Air dengan nomor penerbangan JT 610 rute Jakarta - Pangkal Pinang dinyatakan hilang pada Senin (29/10/2018), sekitar pukul 6.33 WIB. Tak lama kemudian, pesawat Lion Air berjenis Boeing 737 MAX 8 itu dipastikan jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat.

Tim SAR pun masih terus melakukan pencarian terhadap pesawat yang memuat 178 penumpang dewasa, 1 penumpang anak-anak, dan 2 bayi dengan 2 Pilot ini.

Dengan kondisi pesawat jatuh di atas lautan, berapa lama kira-kira penumpang dan awak pesawat bisa bertahan hidup di laut lepas? Dilansir dari laman LiveSciene, peluang penumpang untuk bertahan hidup pada kecelakaan yang terjadi di lautan ternyata sangat besar.

Menurut Badan Keselamatan Transportasi Nasional Amerika Serikat (NTSB), peluang hidup penumpang pesawat yang jatuh ke laut lepas mencapai 95 persen. Tentu saja peluang ini tergantung dari usaha yang dilakukan para penumpang ketika berada di pesawat, seperti menggunakan sepatu dan pakaian yang tepat.

"Bayangkan harus melarikan diri dari pesawat yang terbakar, jika anda memakai sepatu berhak tinggi, apakah Anda bisa bergerak cepat menyelamatkan diri?" ujar Cynthia Corbett, pakar keselamatan udara di Federal Aviation Administration (FAA).

Penelitian juga telah mengungkap bahwa orang yang duduk di belakang sayap memiliki peluang 40 persen lebih besar untuk bertahan hidup daripada penumpang di bagian depan pesawat. Selain itu, penumpang yang duduk di kursi dekat lorong keluar juga lebih besar peluangnya untuk menyelamatkan diri ketika terjadi kecelakaan.

"90 detik pertama setelah kecelakaan adalah momen paling penting. Jika Anda dapat tetap tenang dan keluar dari pesawat dengan cepat, peluang Anda untuk bertahan hidup jauh lebih besar," tambah Cynthia.

Laporan dari NTSB menyatakan bahwa kepanikan saat terjadi kecelakaan juga memengaruhi peluang bertahan hidup. Menurut mereka, penumpang yang panik kesulitan untuk membuka sabuk pengaman mereka sehingga peluang untuk menyelamatkan diri menjadi lebih rendah.

"Itulah mengapa penting untuk mengetahui apa yang harus dilakukan, bahkan tanpa perintah pramugari," tambah dia.

baca juga

Di dalam air, seseorang yang tidak bisa berenang atau memakai jaket pelampung akan menjadi lelah dalam hitungan jam, terutama di air dingin. Hiu dan hewan air lainnnya juga dapat menjadi ancaman, meskipun kasusnya sangat jarang.

Masalah yang lebih serius adalah hipotermia, di mana hal ini merupakan kondisi mematikan yang dapat terjadi di dalam air dengan suhu 16 derajat. Dalam suhu ini, tubuh harus menyesuaikan diri dengan suhu air yang lebih dingin dari suhu tubuh. Gejala hipotermia sendiri dapat berupa detak jantung melemah dan tekanan darah menurun. Tidak hanya itu, otot tubuh pun akan mengalami kontraksi untuk menghasilkan panas.

Sedangkan penderita hipotermia moderat, detak jantung dan respirasi akan melemah, hingga dalam satu menit kita hanya mampu bernapas sebanyak 3-4 kali. Penderita akan mengalami kedinginan yang tak tertahankan, apalagi jika tubuhnya dalam keadaan basah. Hal inilah yang menyebabkan kematian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Keluarga Korban Lion Air Berurai Air Mata di Basarnas

Keluarga Korban Lion Air Berurai Air Mata di Basarnas

News | Senin, 29 Oktober 2018 | 12:47 WIB

Keluarga Anggota DPRD Babel Sempat Telepon Sebelum Lion Air Jatuh

Keluarga Anggota DPRD Babel Sempat Telepon Sebelum Lion Air Jatuh

News | Senin, 29 Oktober 2018 | 12:39 WIB

Pramugari Lion Air JT 610 yang Jatuh Sempat Tulis: Di Dalam Gelap

Pramugari Lion Air JT 610 yang Jatuh Sempat Tulis: Di Dalam Gelap

News | Senin, 29 Oktober 2018 | 12:30 WIB

Terkini

Mengenal Kecanggihan Honda NX500 Motor Crossover Terbaru Pengganti CB500X

Mengenal Kecanggihan Honda NX500 Motor Crossover Terbaru Pengganti CB500X

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 06:09 WIB

Qatar Ungkap Kemajuan Negosiasi AS-Iran, Harga Minyak Dunia Anjlok 4 Persen

Qatar Ungkap Kemajuan Negosiasi AS-Iran, Harga Minyak Dunia Anjlok 4 Persen

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 06:05 WIB

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

×