Indonesia Butuh Ilmuwan Perempuan Lebih Banyak

Vania Rossa, Risna Halidi

Minggu, 11 November 2018 | 12:05 WIB
Indonesia Butuh Ilmuwan Perempuan Lebih Banyak
Penganugerahan L’Oréal-UNESCO For Women In Science untuk Ilmuwan Perempuan. (Suara.com/Risna Halidi)

Suara.com - Menurut data dari UNESCO, jumlah mahasiswa perempuan Indonesia yang lulus dari bidang sains mencapai angka 52 persen, namun angka mahasiswa perempuan tingkat doktor menurun dan hanya ada sebesar 35 persen. Itu artinya, perempuan Indonesia yang melanjutkan karir dan studi di bidang sains masih sedikit. Bahkan jumlah ilmuwan perempuan Indonesia tercatat hanya 31 persen dari jumlah total seluruh ilmuwan di Indonesia.

Hal ini jauh lebih rendah bahkan jika dibandingkan dengan negara tetangga seperti Filipina dan Thailand yang mencapai angka lebih dari 50 persen.

"Catatan dari UNESCO Institute for Statistics, angka ilmuwan perempuan tergolong rendah, yakni kurang dari sepertiga dari jumlah total ilmuwan. Masih ada persepsi yang mengindikasikan bahwa sains bukanlah dunia yang ramah untuk kaum perempuan," kata Ketua Harian KNIU Kemdikbud, Prof. Dr. Arief Rachman, saat membuka acara L’Oréal-UNESCO For Women In Science di Jakarta baru-baru ini.

Arief melanjutkan, dengan banyaknya perempuan yang berperan di dunia sains, bukan saja dapat menjawab masalah ketimpangan gender, tetapi juga bisa memastikan riset yang diproduksi benar-benar terbaik dan telah mempertimbangkan berbagai hal yang mungkin dulu dikesampingkan seperti jenis kelamin.

"Sehingga penelitian yang dilakukan bisa bersifat inklusif dan juga bermanfaat untuk semua orang," tambahnya.

Melihat masalah kesetaraan gender serta kondisi dunia sains dan perempuan di Indonesia yang masih patut mendapat perhatian lebih, L’Oréal Indonesia didukung UNESCO dan Kemendikbud memberikan penganugerahan dan dana penelitian kepada empat orang ilmuwan perempuan Indonesia.

Keempat ilmuwan tersebut adalah Sylvia Ayu Pradanawati, PhD yang memanfaatkan limbah sekam padi sebagai anoda untuk aplikasi baterai temperatur dan tegangan tinggi, Dr. Yessie Widya Sari yang memanfaatkan protein mikroalga sebagai materi pintar pada pengemas produk makanan dan pertanian, serta Athanasia Amanda Septevani, PhD dan Korri Elvanita El Khobar, PhD.

"Sejak tahun 2004, kami berkomitmen untuk mendukung peran ilmuwan perempuan bagi kehidupan manusia, melalui penemuan mereka. Kami percaya bahwa perempuan yang berkecimpung di bidang sains, bisa mengubah dunia. Sebab dunia membutuhkan sains dan sains membutuhkan perempuan" kata Presiden Direktur L’Oréal Indonesia, Umesh Phadke, dalam acara yang sama.

Hingga kini, hasil penelitian dari program For Women In Science sudah bisa dinikmati masyarakat. Misalnya seperti kemasan plastik ramah lingkungan karya Doktor Noryawati Mulyono, atau beras sorgum untuk konsumsi para penderita diabetes hasil penelitian Doktor Desta Wirnas.

baca juga

Tak sedikit juga ilmuwan perempuan alumni FWIS yang kini memiliki posisi kepemimpinan bergengsi di dunia sains, seperti Doktor Ines Atmosukarto yang menjadi Presiden Direktur Lipotek, sebuah perusahaan bioteknologi di Australia, serta Profesor Doktor Fatma Sri Wahyuni yang menjadi Guru Besar Ilmu Farmasi Universitas Andalas Sumatera Utara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Prof. Elisabeth Rukmini: Menenun Sains, Makna, dan Masa Depan Perguruan Tinggi

Prof. Elisabeth Rukmini: Menenun Sains, Makna, dan Masa Depan Perguruan Tinggi

Lifestyle | Minggu, 26 Oktober 2025 | 18:37 WIB

4 Imuwan Perempuan Dunia yang Jarang Diketahui, Penemuannya Masih Relevan hingga Kini!

4 Imuwan Perempuan Dunia yang Jarang Diketahui, Penemuannya Masih Relevan hingga Kini!

Your Say | Minggu, 12 November 2023 | 16:45 WIB

Ingin Anak Sukses Jadi Ilmuwan di Masa Depan, Bunda Perlu Kenalkan Sains Sejak Balita

Ingin Anak Sukses Jadi Ilmuwan di Masa Depan, Bunda Perlu Kenalkan Sains Sejak Balita

Health | Kamis, 10 November 2022 | 17:41 WIB

Terkini

Pembiayaan Kendaraan Listrik Melonjak 34,67 Persen

Pembiayaan Kendaraan Listrik Melonjak 34,67 Persen

Otomotif | Senin, 05 Oktober 2026 | 20:44 WIB

Timnas Indonesia Masih 0-0, Presiden Prabowo Senyum Tipis, Muka Erick Thohir Tegang

Timnas Indonesia Masih 0-0, Presiden Prabowo Senyum Tipis, Muka Erick Thohir Tegang

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 20:37 WIB

Yusril Buka Suara Soal Dugaan Pesta Sabu di Rutan Depok

Yusril Buka Suara Soal Dugaan Pesta Sabu di Rutan Depok

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 20:36 WIB

Indosat 5G di Pekanbaru, Bikin Streaming hingga Gaming Lancar Jaya

Indosat 5G di Pekanbaru, Bikin Streaming hingga Gaming Lancar Jaya

Riau | Senin, 05 Oktober 2026 | 20:34 WIB

Dipimpin Dasco, DPR Gelar Rapat Khusus Bahas RUU Perlindungan Ketenagakeraan Malam Ini

Dipimpin Dasco, DPR Gelar Rapat Khusus Bahas RUU Perlindungan Ketenagakeraan Malam Ini

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 20:29 WIB

Mitos Ikan Pembersih: Sapu-Sapu Monster Invasif Penghancur Ekosistem

Mitos Ikan Pembersih: Sapu-Sapu Monster Invasif Penghancur Ekosistem

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 20:20 WIB

Jawab Kedaruratan Persalinan di Jakarta, Layanan Medis 24 Jam Tanpa Jeda Diperkuat

Jawab Kedaruratan Persalinan di Jakarta, Layanan Medis 24 Jam Tanpa Jeda Diperkuat

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 20:17 WIB

GBK Membara Timnas Indonesia vs Thailand, Kembang Api hingga Koreografi Bikin Merinding

GBK Membara Timnas Indonesia vs Thailand, Kembang Api hingga Koreografi Bikin Merinding

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 20:12 WIB

Lupakan Masa Lalu! XngHan&Xoul Semangat Gapai Masa Depan di Lagu High Beam

Lupakan Masa Lalu! XngHan&Xoul Semangat Gapai Masa Depan di Lagu High Beam

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 19:50 WIB

Ajukan Rencana Produksi 2027, PTBA Minta Izin Gunakan Perusahaan Afiliasi sebagai Kontraktor

Ajukan Rencana Produksi 2027, PTBA Minta Izin Gunakan Perusahaan Afiliasi sebagai Kontraktor

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 19:49 WIB

×