Ngeri Tapi Seru Lihat Ribuan Buaya di Penangkaran Asam Kumbang

Silfa Humairah Utami

Rabu, 14 November 2018 | 13:20 WIB
Ngeri Tapi Seru Lihat Ribuan Buaya di Penangkaran Asam Kumbang
Penangkaran Buaya di Asam Kumbang. (Suara.com/Silfa Humairah)

Suara.com - Bagi Anda pecinta binatang reptil, sayang rasanya tidak mengunjungi Penangkaran Buaya Asam Kumbang jika sedang berada di Medan.

Pasalnya, penangkaran buaya ini dibuka untuk umum dengan jumlah buaya hingga ribuan yang bisa dilihat langsung oleh pengunjung.

Berada di Jalan Bunga Raya Desa Asam Kumbang, Kecamatan Medan Selayang, di Sumatera Utara, pengunjung dapat melihat buaya tersebut dari jarak dekat dari kawat pembatas.

Penangkaran Buaya Asam Kumbang. (Suara.com/Silfa Humairah)
Penangkaran Buaya Asam Kumbang. (Suara.com/Silfa Humairah)

Jika Anda datang pada jam makan buaya, maka Anda akan menyaksikan buaya-buaya tersebut mengangakan mulutnya sambil menerkam dengan lompatan tinggi untuk berebut makanan dari buaya lainnya.

Namun, jika Anda datang sebelum atau sesudah atraksi tersebut, jika ingin melihat aksi buaya memperebutkan makanan, bisa membeli bebek yang ditawarkan pengurus penangkaran Asam Kumbang Rp 35 ribu.

Karena kalau mengharapkan buaya ini bergerak ke sana ke mari di luar jam makan, tentu hal yang langka. Sekilas mereka bisa diam seperti mati, tanpa mengedipkan mata bahkan mengangakan mulut dalam waktu yang lama seperti mematung.

Penangkaran Buaya Asam Kumbang merupakan taman penangkaran reptil buaya terbesar di Indonesia. Di sini ada sekitar 2800 an buaya dengan berbagai ukuran, dari yang bayi hingga berumur 45 tahun lebih.

Penangkaran Buaya Asam Kumbang ada berawal dari kecintaan pemilik, Lho Than Muk, etnis Tionghoa yang lahir di Aceh menemukan seekor buaya di sungai, karena rasa sayangnya terhadap hewan maka ia kemudian merawatnya.

Selang beberapa waktu kemudian Lo Than Muk pindah ke Kota Medan dan membangun peternakan buaya dengan menggunakan biaya pribadi di tahun 1959.

baca juga

Tiket atau retribusi masuk ke Penangkaran Buaya Asam Kumbang tidaklah terlalu mahal, hanya Rp 6 ribu dan buka mulai pukul 09.00 - 17.00.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gurita Lahirkan 10 Ribu Bayi di Penangkaran, Menakjubkan

Gurita Lahirkan 10 Ribu Bayi di Penangkaran, Menakjubkan

Tekno | Kamis, 08 November 2018 | 18:30 WIB

Cari Balita Hanyut, Tim SAR Malah Ketemu Buaya Bakau

Cari Balita Hanyut, Tim SAR Malah Ketemu Buaya Bakau

News | Rabu, 31 Oktober 2018 | 07:22 WIB

Narsis, Buaya Kali Bekasi Ditangkap di Jembatan Pocong

Narsis, Buaya Kali Bekasi Ditangkap di Jembatan Pocong

News | Senin, 08 Oktober 2018 | 15:38 WIB

Terkini

Produksi Sumur Baru PHM Lampaui Target, Hasilkan Gas 3,3 MMscfd dan Minyak 250 BOPD

Produksi Sumur Baru PHM Lampaui Target, Hasilkan Gas 3,3 MMscfd dan Minyak 250 BOPD

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 20:19 WIB

Ketika Media Sosial Mengubah Cara Konsumen Belanja

Ketika Media Sosial Mengubah Cara Konsumen Belanja

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 20:19 WIB

Pemprov Banten Siapkan 600 Siswa Masuk Barak TNI, Pengamat Pendidikan Kritik Program

Pemprov Banten Siapkan 600 Siswa Masuk Barak TNI, Pengamat Pendidikan Kritik Program

Banten | Sabtu, 07 November 2026 | 20:17 WIB

Jutaan Orang Indonesia Tak Sadar Jadi Pembawa Sifat Talasemia, Kenali Risikonya Sejak Dini

Jutaan Orang Indonesia Tak Sadar Jadi Pembawa Sifat Talasemia, Kenali Risikonya Sejak Dini

Health | Sabtu, 07 November 2026 | 20:05 WIB

Pemkab Bogor Ambil Alih Pengelolaan Masjid At-Ta'awun di Puncak

Pemkab Bogor Ambil Alih Pengelolaan Masjid At-Ta'awun di Puncak

Jabar | Sabtu, 07 November 2026 | 20:04 WIB

Kolaborasi Lintas Sektor: Pemkot Tangsel Gandeng Kampus dan Swasta Sukseskan Porprov Banten 2026

Kolaborasi Lintas Sektor: Pemkot Tangsel Gandeng Kampus dan Swasta Sukseskan Porprov Banten 2026

Banten | Sabtu, 07 November 2026 | 20:02 WIB

Career Cushioning: Solusi Cerdas Hadapi Layoff atau Pemicu Burnout Baru?

Career Cushioning: Solusi Cerdas Hadapi Layoff atau Pemicu Burnout Baru?

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 19:55 WIB

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Suap di Kantah Kabupaten Bogor I

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Suap di Kantah Kabupaten Bogor I

Bogor | Sabtu, 07 November 2026 | 19:52 WIB

Tak Selalu Mulus, Ini 5 Drakor yang Terseret Kontroversi Sepanjang 2026

Tak Selalu Mulus, Ini 5 Drakor yang Terseret Kontroversi Sepanjang 2026

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 19:45 WIB

Bukan Rem atau Gas Total: Menentukan Kecepatan AI Berbasis Risiko

Bukan Rem atau Gas Total: Menentukan Kecepatan AI Berbasis Risiko

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 19:25 WIB

×