Mengangkat Kaki Setelah Seks Bikin Cepat Hamil?

Vania Rossa | Suara.com

Selasa, 20 November 2018 | 20:00 WIB
Mengangkat Kaki Setelah Seks Bikin Cepat Hamil?
Berbaring sambil mengangkat kaki. (Shutterstock)

Suara.com - Bagi pasangan yang mendambakan kehadiran si kecil, segala upaya bakal dilakukan supaya bisa cepat hamil. Bahkan, saran-saran tetangga yang terdengar aneh sekalipun akan dilakukan, salah satunya tidur telentang sambil mengangkat kaki ke atas setelah berhubungan seks.

Rumor tersebut sebenarnya sudah cukup lama terdengar. Konon, dengan mengangkat kaki, sperma akan terdorong masuk dan berenang lebih cepat menuju sel telur, sehingga berpeluang mempercepat kehamilan. Benarkah? Hmm, sebelum kamu tergoda untuk mencobanya, simak dulu penjelasan dari kacamata medis soal cara cepat hamil ini.

Secara logika, posisi berbaring sambil mengangkat kaki ini dianggap membantu melawan gravitasi bumi sehingga mengakibatkan sperma tidak keluar lagi dari vagina setelah penetrasi.

Meski demikian, apakah hal ini kemudian dapat membantu membuat seseorang cepat hamil atau tidak, belum ada penelitian ilmiah yang bisa membuktikannya. Tembakan air mani atau ejakulasi saat pria orgasme memang sangat cepat, sampai 45 kilometer per jam dan bisa melesat setengah hingga satu meter di udara. Meski begitu, seberapa cepat sperma bisa sampai ke sel telur dipengaruhi oleh kualitas sel sperma itu sendiri dan hormon endokrin.

Tapi, kalau kamu mau mencoba cara unik ini supaya bisa cepat hamil, sah-sah saja, kok. Dilansir dari Very Well Family, peneliti menemukan bahwa perempuan yang tidur telentang dengan kaki diangkat selama 15 menit setelah seks berpeluang 27 persen lebih tinggi untuk hamil setelah melewati tiga kali siklus ovulasi.

Yang jelas, posisi setelah seks bukanlah satu-satunya faktor yang menentukan kamu bisa cepat hamil atau tidak. Kecepatan sperma bergerak juga menentukan. Agar dapat melewati lendir serviks dan membuahi sel telur, sel sperma harus bisa berenang dengan kecepatan minimal 25 mikrometer per detik. Sel sperma yang kurang lincah dan gesit menyumbang 10 persen dari sekian banyaknya penyebab lelaki sulit punya anak.

Ada banyak hal yang bisa menyebabkan gerakan sperma lambat, di antaranya adalah infeksi pada testis, kanker testis, testis tidak turun, hingga kebiasaan merokok dan penggunaan ganja atau kokain.

Dan yang tak kalah penting juga, ketahui kapan masa suburmu. Pelepasan sel telur normalnya hanya terjadi satu kali dalam sebulan, dan masa subur hanya terjadi selama beberapa hari. Jika tidak mengetahui kapan masa subur, kamu mungkin akan sulit hamil meski sudah berlama-lama mengangkat kaki usai berhubungan intim.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bisakah Seks Anal Sebabkan Kehamilan? Ini Jawaban Pakar

Bisakah Seks Anal Sebabkan Kehamilan? Ini Jawaban Pakar

Health | Senin, 19 November 2018 | 20:55 WIB

Pakar Seks Bagikan Tips untuk Kepuasaan di Atas Ranjang

Pakar Seks Bagikan Tips untuk Kepuasaan di Atas Ranjang

Lifestyle | Jum'at, 16 November 2018 | 20:05 WIB

Unik, Es Krim Favorit Bisa Ungkap Rahasia Kehidupan Seks Anda

Unik, Es Krim Favorit Bisa Ungkap Rahasia Kehidupan Seks Anda

Lifestyle | Kamis, 15 November 2018 | 20:45 WIB

Terkini

Lebih dari Sekadar Cantik: Mengapa Privasi Menjadi 'Kemewahan' Baru dalam Perawatan Estetika

Lebih dari Sekadar Cantik: Mengapa Privasi Menjadi 'Kemewahan' Baru dalam Perawatan Estetika

Lifestyle | Senin, 27 April 2026 | 21:51 WIB

Merayakan Hari Kartini, Perusahaan Wajib Bangun Ekosistem Kerja yang 'Family-Friendly' bagi Wanita

Merayakan Hari Kartini, Perusahaan Wajib Bangun Ekosistem Kerja yang 'Family-Friendly' bagi Wanita

Lifestyle | Senin, 27 April 2026 | 21:38 WIB

7 Pilihan Sepeda Gunung 26 Inch yang Paling Worth It Mulai Rp1 Jutaan, Gowes Enteng Banget

7 Pilihan Sepeda Gunung 26 Inch yang Paling Worth It Mulai Rp1 Jutaan, Gowes Enteng Banget

Lifestyle | Senin, 27 April 2026 | 21:32 WIB

Silent Book Club: Ditemani Tanpa Kehilangan Ruang untuk Diri Sendiri

Silent Book Club: Ditemani Tanpa Kehilangan Ruang untuk Diri Sendiri

Lifestyle | Senin, 27 April 2026 | 20:22 WIB

65 Persen Lembaga Keuangan Sudah Pakai AI, Apa Keuntungannya Buat Kita?

65 Persen Lembaga Keuangan Sudah Pakai AI, Apa Keuntungannya Buat Kita?

Lifestyle | Senin, 27 April 2026 | 20:22 WIB

Jadi Tulang Punggung Ekonomi, UMKM Juga Penggerak Akses Keuangan di Masyarakat

Jadi Tulang Punggung Ekonomi, UMKM Juga Penggerak Akses Keuangan di Masyarakat

Lifestyle | Senin, 27 April 2026 | 20:11 WIB

Tren Bold Flavor, Toast Hitam dengan Sentuhan Gochujang hingga Buldak Ikut Meramaikan

Tren Bold Flavor, Toast Hitam dengan Sentuhan Gochujang hingga Buldak Ikut Meramaikan

Lifestyle | Senin, 27 April 2026 | 19:56 WIB

5 Bedak Viva Cosmetics untuk Usia 45 Tahun ke Atas: Formula Ringan, Hasil Natural

5 Bedak Viva Cosmetics untuk Usia 45 Tahun ke Atas: Formula Ringan, Hasil Natural

Lifestyle | Senin, 27 April 2026 | 19:00 WIB

Lebih Tahan Lama Lip Tint atau Lip Cream? Ini 5 Rekomendasinya yang Awet

Lebih Tahan Lama Lip Tint atau Lip Cream? Ini 5 Rekomendasinya yang Awet

Lifestyle | Senin, 27 April 2026 | 17:29 WIB

Siapa Pemilik Toba Pulp Lestari? Perusahaan yang Diisukan PHK Massal 80 Persen Karyawan

Siapa Pemilik Toba Pulp Lestari? Perusahaan yang Diisukan PHK Massal 80 Persen Karyawan

Lifestyle | Senin, 27 April 2026 | 17:11 WIB