Kemenpar Beri Penghargaan Industri dan Tokoh Kuliner Indonesia

MN Yunita | Suara.com

Minggu, 25 November 2018 | 15:22 WIB
Kemenpar Beri Penghargaan Industri dan Tokoh Kuliner Indonesia
Menteri Pariwisata, Arief Yahya. (Dok: Kemenpar)

Suara.com - Kementerian Pariwisata terus memacu pertumbuhan wisata kuliner sebagai produk pariwisata unggulan. Apalagi Indonesia memiliki kekayaan kuliner yang luar biasa dan tersebar di seantero nusantara.

Namun upaya untuk mempopulerkan kuliner Indonesia tidak berhenti di situ saja. Kemenpar mengajak diaspora di mancanegara untuk mendukung industri kuliner Indonesia.

Melalui program Wonderful Indonesia Gastronomy Forum 2018, 100 restoran diaspora di luar negeri bersinergi lewat co-branding dengan Kementerian Pariwisata. Program yang digelar di Hotel Aryaduta, Jakarta, Kamis (22/11/2018) ini turut dihadiri oleh Menpar Arief Yahya dan Menlu Retno Marsudi.

Menurut Ketua Tim Percepatan Wisata Kuliner dan Belanja Kemenpar, Vita Datau Messakh, kegiatan ini bertujuan untuk menyatukan langkah Kemenpar dengan restoran Indonesia milik diaspora di mancanegara. Sekaligus merupakan bentuk apresiasi bagi para pelaku dalam industri wisata kuliner di Indonesia.

"Resto diaspora yang masuk ke dalam program co-branding Kemenpar merupakan jendela pariwisata Indonesia di luar negeri. Mereka merupakan official partner Wonderful Indonesia yang dinyatakan dalam sertifikat apresiasi yang ditandatangani oleh Menpar Arief Yahya. Nantinya sertifikat ini dapat dipasang di restoran mereka. Ini menjadi bentuk pengakuan atas sumbangsih mereka bagi pariwisata Indonesia," ujar Vita, Jumat (23/11/2018).

Kemenpar juga memberikan penghargaan Restaurant Local Appreciation untuk para pelaku industri. Penghargaan Ini adalah sebuah apresiasi bagi restoran di Indonesia yang telah memenangkan berbagai penghargaan internasional.

Kesuksesan mereka di kancah internasional telah membantu pemerintah untuk menarik wisatawan mancanegara hadir ke Indonesia. Ada 7 restoran Indonesia yang mendapat Restaurant Local Appreciation; 5 resto diantaranya berasal dari Bali dan 2 lainnya berasal dari Jakarta.

"Kementerian Pariwisata sangat mengapresiasi hal ini. Dengan berbagai penghargaan tingkat dunia yang mereka dapatkan semakin mengangkat nama besar wisata kuliner Indonesia. Dari Bali ada Locavore, Mozaic, Sarong Group, Room4Dessert, serta Blanco Par Mandiff dan dari Jakarta ada Amuz, Nusa Gastronomy" terang Vita.

Pada kesempatan ini pula Kemenpar juga memberikan Culinary Ambassador Appreciation, sebuah penghargaan bagi tokoh kuliner yang tidak pernah lelah untuk mempromosikan kekayaan kuliner nusantara ke dunia.

Ada Ibu Sri Owen, UK, Chef Agus Hermawan dari Ron Gastrobar, Belanda, Chef Yono Purnomo dari Yono’s Indonesian Fine Dining, Amerika Serikat, serta Chef William Wongso, Indonesia.

Terdapat juga "Lifetime Achievement Appreciation”, sebuah penghargaan yang diberikan kepada Alm. Bondan Winarno yang telah berjasa menjadi inisiator berkembangnya wisata kuliner di Indonesia. Beliau juga sangat berjasa untuk mempopulerkan konsep wisata kuliner melalui berbagai program TV, serta buku panduan wisata kuliner.

"Bondan juga mendorong perkembangan rumah makan tujuan wisata kuliner di nusantara hingga mengembangkan salah satu komunitas kuliner terbesar di Indonesia," terang Vita.

Menpar Arief Yahya mengatakan, seluruh penghargaan yang diberikan ini merupakan stimulus bagi industri serta pelaku kuliner Indonesia agar dapat terus berkembang. Menpar menambahkan agar industri wisata kuliner Indonesia bisa bersaing di pasar global, maka harus menetapkan standar global.

"Penghargaan memiliki tiga makna, yang sering saya sebut sebagai 3C yakni menaikkan confidence, meningkatkan credibility dan berfungsi sebagai calibration untuk memotret seberapa hebat kuliner kita. Sekaligus menjadi motivasi bagi industri untuk berprestasi lebih baik lagi," ujar Menpar.

Ia juga menyebut, sektor kuliner dalam industri pariwisata menyumbang sekitar 30 persen-40 persen pendapatan pariwisata. Ekonomi kreatif berkontribusi sebesar 7,38 persen terhadap perekonomian nasional dengan total PDB sekitar Rp852,24 triliun, dari total kontribusi tersebut subsektor kuliner menyumbang 41,69 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Saat Regulasi Bertemu Realitas: Upaya Nyata Menjaga Kesehatan Mental Pekerja Rumah Tangga

Saat Regulasi Bertemu Realitas: Upaya Nyata Menjaga Kesehatan Mental Pekerja Rumah Tangga

Lifestyle | Jum'at, 01 Mei 2026 | 09:12 WIB

Apa Arti Tut Wuri Handayani? Jadi Slogan Pendidikan Indonesia

Apa Arti Tut Wuri Handayani? Jadi Slogan Pendidikan Indonesia

Lifestyle | Jum'at, 01 Mei 2026 | 09:06 WIB

Kenapa 1 Mei disebut Hari Buruh? Ini Sejarah dan Tragedi di Baliknya

Kenapa 1 Mei disebut Hari Buruh? Ini Sejarah dan Tragedi di Baliknya

Lifestyle | Jum'at, 01 Mei 2026 | 08:54 WIB

BPDP Buka Pendaftaran Grant Riset 2026, Fokus pada Penelitian Berdampak

BPDP Buka Pendaftaran Grant Riset 2026, Fokus pada Penelitian Berdampak

Lifestyle | Jum'at, 01 Mei 2026 | 08:54 WIB

30 Twibbon Hari Pendidikan Nasional, Kualitas Jernih Siap Pakai!

30 Twibbon Hari Pendidikan Nasional, Kualitas Jernih Siap Pakai!

Lifestyle | Jum'at, 01 Mei 2026 | 08:43 WIB

Tatah 2026: Saat Ukir Jepara Naik Kelas dari Komoditas ke Karya Seni Dunia

Tatah 2026: Saat Ukir Jepara Naik Kelas dari Komoditas ke Karya Seni Dunia

Lifestyle | Jum'at, 01 Mei 2026 | 07:55 WIB

Asal-usul Hari Buruh di Indonesia hingga Ditetapkan Jadi Libur Nasional, Sarat Perjuangan

Asal-usul Hari Buruh di Indonesia hingga Ditetapkan Jadi Libur Nasional, Sarat Perjuangan

Lifestyle | Jum'at, 01 Mei 2026 | 07:05 WIB

Terpopuler: Sanksi Jika Terlambat Lapor SPT, Urutan Skincare Viva untuk Hempas Flek Hitam

Terpopuler: Sanksi Jika Terlambat Lapor SPT, Urutan Skincare Viva untuk Hempas Flek Hitam

Lifestyle | Jum'at, 01 Mei 2026 | 06:55 WIB

5 Contoh Teks Doa Upacara Hari Pendidikan Nasional 2026 yang Khidmat dan Penuh Makna

5 Contoh Teks Doa Upacara Hari Pendidikan Nasional 2026 yang Khidmat dan Penuh Makna

Lifestyle | Kamis, 30 April 2026 | 20:11 WIB

15 Link Twibbon Hari Pendidikan Nasional 2026 Gratis, Bisa Langsung Diunggah ke Medsos

15 Link Twibbon Hari Pendidikan Nasional 2026 Gratis, Bisa Langsung Diunggah ke Medsos

Lifestyle | Kamis, 30 April 2026 | 19:20 WIB