Akal Bulus Pilot Malaysia Airlines Mohd Saufi bin Othman Lolos dari Jeratan Narkoba, Tapi Gagal

Pebriansyah Ariefana

Senin, 03 Agustus 2026 | 10:29 WIB
Akal Bulus Pilot Malaysia Airlines Mohd Saufi bin Othman Lolos dari Jeratan Narkoba, Tapi Gagal
Ilustrasi pesawat milik Malaysia Airlines (Shutterstock).
baca 10 detik
  • Pilot Malaysia Airlines ditangkap di Bandara Soetta karena mengonsumsi tiga jenis narkoba.

  • Pelaku membawa botol urine bersih untuk mengelabui tes medis mendadak dari otoritas.

  • Petugas menggagalkan aksi tersebut usai mendeteksi koper mencurigakan di Terminal 3.

Suara.com - Aksi nekat pilot Malaysia Airlines Mohd Saufi bin Othman terbongkar saat menerbangkan pesawat dalam kondisi terpengaruh tiga jenis narkoba zat psikotropika. Pria 39 tahun ini kedapatan menyimpan sampel urine steril di dalam tasnya demi lolos dari pemeriksaan mendadak otoritas penerbangan.

Temuan ini menjadi sinyal bahaya serius bagi keselamatan penerbangan internasional yang melintasi wilayah udara Indonesia. Modus membawa sampel urine pribadi sebelum mengonsumsi barang haram menunjukkan tingkat kesengajaan yang sangat matang.

Petugas keamanan Bandara Soekarno-Hatta kini memperketat pengawasan terhadap kru maskapai asing untuk mencegah celah manipulasi serupa. Kasus ini sekaligus membuka tabir praktik kecurangan oknum penerbang yang membahayakan ratusan nyawa penumpang.

Pesawat Malaysia Airlines di Melbourne, (1/6/2017). (AFP)
Pesawat Malaysia Airlines di Melbourne, (1/6/2017). (AFP)

Hasil pengujian laboratorium mengonfirmasi keberadaan zat terlarang yang dikonsumsi oleh kapten penerbangan tersebut. Kepala Bea Cukai Soekarno-Hatta, Hengky Tomuan Parlindungan Aritonang menegaskan kondisi tersangka saat mengemudikan burung besi.

"Dari hasil pemeriksaan tes urine, ternyata positif memakai sabu, ineks, dan kokain. Jadi, pada saat terbang itu sedang memakai," kata Kepala Bea Cukai Soekarno-Hatta, Hengky Tomuan Parlindungan Aritonang kepada wartawan.

Upaya mengelabui petugas pemeriksaan sudah disiapkan secara matang oleh sang pilot sebelum mendarat. Humas Bea Cukai Soetta, Satria Yudhatama membeberkan barang bukti yang ditemukan di dalam tas pelaku.

"Berdasarkan informasi dari unit pengawasan bahwa betul ditemukan botol berisi urine, antisipasi yang bersangkutan apabila dilakukan test urine," kata dia.

Cairan steril tersebut rencananya akan ditukarkan jika otoritas bandara menggelar inspeksi keselamatan mendadak. Namun, siasat licik ini gagal total karena petugas lebih dulu mengamankan seluruh barang bawaannya.

Satria menjelaskan detail mengenai isi botol yang disembunyikan di dalam tas penerbang asing tersebut.

baca juga

"Di dalam tas tersangka Pilot MSO ditemukan botol kecil berisi cairan kuning yang ternyata urine. Dari pengakuan botol tersebut berisi urine 'bersih' sebelum yang bersangkutan mengkonsumsi narkotika. Jadi jika ada tes urine mendadak oleh maskapai atau otoritas penerbangan, akan digunakan yang di botol tersebut," jelasnya.

Penangkapan bermula dari kecurigaan petugas terhadap barang bawaan yang melintasi area pemindaian. Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso memaparkan awal mula terendusnya aksi ilegal tersebut.

"Petugas melihat salah satu koper yang mencurigakan, setelah koper tersebut di ambil oleh pemiliknya atas nama Mohd Saufi bin Othman yang merupakan pilot salah satu maskapai penerbangan asing," kata Brigjen Eko Hadi dalam keterangannya, Kamis (30/7).

Pemeriksaan ketat langsung dilakukan di Terminal 3 Kedatangan Internasional Bandara Soekarno-Hatta. Momen penindakan berlangsung pada Selasa malam sekitar pukul 23.30 WIB ketika situasi penerbangan internasional cukup padat.

Isu penyalahgunaan narkotika di lingkungan penerbangan menjadi sorotan tajam karena menyangkut standar keselamatan penerbangan sipil. Kasus ini menambah deretan penindakan terhadap kru penerbangan yang nekat melanggar regulasi penerbangan internasional.

Otoritas berwenang terus mendalami jaringan penyedia barang haram tersebut serta memastikan prosedur pemeriksaan urine di bandara diterapkan tanpa celah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selundupkan 9.162 Butir Ekstasi dari Malaysia, Kurir Ini Mengaku Dibayar Rp 700 Ribu

Selundupkan 9.162 Butir Ekstasi dari Malaysia, Kurir Ini Mengaku Dibayar Rp 700 Ribu

News | Minggu, 02 Agustus 2026 | 12:26 WIB

Kemenhub Akan Koordinasi dengan Malaysia Soal Pilot yang Menyelundupkan Narkoba

Kemenhub Akan Koordinasi dengan Malaysia Soal Pilot yang Menyelundupkan Narkoba

News | Minggu, 02 Agustus 2026 | 09:58 WIB

Cara Pilot Malaysia Selundupkan 70 Ribu Butir Ekstasi di Bandara Soetta, Terancam Hukuman Mati

Cara Pilot Malaysia Selundupkan 70 Ribu Butir Ekstasi di Bandara Soetta, Terancam Hukuman Mati

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:24 WIB

Terkini

Warga dan Keluarga Penumpang KM Virgo Transport 8 di Tulungagung Gelar Doa Bersama

Warga dan Keluarga Penumpang KM Virgo Transport 8 di Tulungagung Gelar Doa Bersama

Jatim | Kamis, 17 September 2026 | 23:03 WIB

BBPOM Surabaya Sita 2.523 Obat Tradisional Ilegal di Bangkalan

BBPOM Surabaya Sita 2.523 Obat Tradisional Ilegal di Bangkalan

Jatim | Kamis, 17 September 2026 | 22:51 WIB

Cukup Pakai BRI Kartu Kredit Visa Contactless, Dapatkan Diskon 25% Produk Jus Buah Boost

Cukup Pakai BRI Kartu Kredit Visa Contactless, Dapatkan Diskon 25% Produk Jus Buah Boost

Lampung | Kamis, 17 September 2026 | 22:45 WIB

Rekonstruksi Penyekapan Berujung Kematian di Sumedang, Korban Diikat Jadi Sorotan

Rekonstruksi Penyekapan Berujung Kematian di Sumedang, Korban Diikat Jadi Sorotan

Jabar | Kamis, 17 September 2026 | 22:44 WIB

Nikmati Diskon 25% Produk Jus Buah Boost Pakai Promo BRI Kartu Kredit

Nikmati Diskon 25% Produk Jus Buah Boost Pakai Promo BRI Kartu Kredit

Sumsel | Kamis, 17 September 2026 | 22:39 WIB

Kendal Tornado FC Incar Kemenangan Keempat Beruntun atas Persipura

Kendal Tornado FC Incar Kemenangan Keempat Beruntun atas Persipura

Jawa Tengah | Kamis, 17 September 2026 | 22:37 WIB

Jangan Lewatkan Promo BRI Kartu Kredit untuk Jus Buah Boost, Diskon 25% dengan Tap to Pay

Jangan Lewatkan Promo BRI Kartu Kredit untuk Jus Buah Boost, Diskon 25% dengan Tap to Pay

Sumbar | Kamis, 17 September 2026 | 22:30 WIB

Pokemon Gandeng Wayang Indonesia, Fadli Zon Sebut Bentuk Akulturasi Budaya Baru

Pokemon Gandeng Wayang Indonesia, Fadli Zon Sebut Bentuk Akulturasi Budaya Baru

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 22:26 WIB

Pemuda di Bandung Barat Diduga Uji Coba Bom Rakitan 56 Kali, Polisi Sita Bahan Peledak

Pemuda di Bandung Barat Diduga Uji Coba Bom Rakitan 56 Kali, Polisi Sita Bahan Peledak

Jabar | Kamis, 17 September 2026 | 22:25 WIB

Jaga Tubuh Makin Bugar, BRI Kartu Kredit Beri Diskon 25% untuk Minuman Boost

Jaga Tubuh Makin Bugar, BRI Kartu Kredit Beri Diskon 25% untuk Minuman Boost

Riau | Kamis, 17 September 2026 | 22:24 WIB

×