Fit Mum and Bub, Komunitas Seru Libatkan Bayi Berolahraga

Ririn Indriani | Firsta Nodia | Suara.com

Sabtu, 01 Desember 2018 | 10:00 WIB
Fit Mum and Bub, Komunitas Seru Libatkan Bayi Berolahraga
Komunitas Fit Mum and Bub, mengajarkan kaum ibu olahraga aman dan menyenangkan bersama bayi untuk menurunkan berat badan pascamelahirkan. (instagram @fitmumandbub)

Suara.com - Komunitas Fit Mum and Bub menjawab kebutuhan kaum ibu yang ingin menurunkan berat badan lewat olahraga dengan melibatkan bayinya.

Komunitas ini didirikan lantaran banyak kaum ibu mengeluh berat badan melonjak pascamelahirkan.

Ya, usai melahirkan, perempuan umumnya memiliki masalah dengan kenaikan berat badan. Kondisi ini kerap membuat mereka kurang percaya diri dan mencari cara untuk kembali mendapatkan bobot ideal, salah satunya dengan berolahraga.

Namun para ibu yang baru melahirkan ini tentu memiliki kendala saat akan memulai menjalani aktivitas fisik, salah satunya karena tak siap untuk meninggalkan si kecil. Hal ini dialami pula oleh Adianti Reksoprojo, seorang Prenatal and Post Natal Certified Trainer.

Komunitas Fit Mum and Bub, mengajarkan kaum ibu olahraga aman dan menyenangkan bersama bayinya untuk menurunkan berat badan pascamelahirkan. (instagram @fitmumandbub)
Komunitas Fit Mum and Bub, mengajarkan kaum ibu olahraga aman dan menyenangkan bersama bayinya untuk menurunkan berat badan pascamelahirkan. (instagram @fitmumandbub)

Usai melahirkan buah hatinya, Naya, Adianti mengalami kondisi baby blues. Ia sempat bertemu psikolog beberapa kali untuk mengonsultasikan kondisinya.

Sebagai orang yang terbiasa aktif olahraga, Adianti kemudian menyadari harus kembali aktif sebagai bentuk terapi healing.

"Tapi aku lihat gym belum ada yang kondusif untuk bawa bayi. Belum ada studio olahraga juga yang ramah bayi. Dari situ aku bikin Fit Mum and Bub di Januari 2016, dan akhirnya aku bisa menyembuhkan diri sendiri dengan berolahraga," ujar Adianti dalam temu media 'Get Fit With Stroller' beberapa waktu lalu.

Komunitas Fit Mum and Bub, mengajarkan kaum ibu olahraga aman bersama bayinya untuk menurunkan berat badan pascamelahirkan. (instagram @fitmumandbub)
Komunitas Fit Mum and Bub, mengajarkan kaum ibu olahraga aman bersama bayinya untuk menurunkan berat badan pascamelahirkan. (instagram @fitmumandbub)

Adianti sendiri memang sebelumnya berprofesi sebagai trainer CrossFit. Dari situlah ia terpikir untuk memodifikasinya agar ramah dilakukan ibu dan bayi. Selain mengantongi sertifikasi resmi sebagai trainer CrossFit, Adianti juga telah mengantongi sertifikat prenatal and postnatal trainer.

Fit Mum and Bub sendiri, kata Adianti, bisa menjadi alternatif para ibu yang ingin olahraga tanpa harus meninggalkan buah hatinya. Tak hanya anak-anak balita, bayi bahkan juga bisa dilibatkan dalam berolahraga melalui kelas yang diadakan komunitas ini.

"Tujuan awalnya memang untuk mengajak perempuan agar bisa tetap aktif setelah melahirkan karena saya sendiri merasakan baby blues bisa mereda dengan berolahraga. Jadi gerakan-gerakan di kelas ini sangat mudah dilakukan dengan anak. Kalau bayi bisa sambil digendong atau dengan stroller," terang dia panjang lebar.

Meski bayi bisa diajak ikut olahraga bersama bunda, Adianti menetapkan syarat ketika sudah berusia tiga bulan atau mampu menegakkan lehernya. Pasalnya, bayi di bawah usia tersebut juga masih sangat berisiko ketika diajak bergerak meski dengan menggendong atau diletakkan dalam stroller.

Komunitas Fit Mum and Bub, mengajarkan kaum ibu olahraga aman bersama bayinya untuk menurunkan berat badan pascamelahirkan. (instagram @fitmumandbub)
Komunitas Fit Mum and Bub, mengajarkan kaum ibu olahraga aman bersama bayinya untuk menurunkan berat badan pascamelahirkan. (instagram @fitmumandbub)

Nah, untuk gerakannya sendiri, Adianti mengatakan, durasinya 45 menit dengan 12-15 gerakan yang dibagi dalam tiga porsi latihan yakni pemanasan, gerakan utama dan relaksasi.

"Semuanya dilakukan setelah memberikan waktu eksplorasi selama 5 menit bagi anak-anak dengan beberapa gerakan mudah dan lagu yang menyenangkan," jelasnya merinci.

Adianti menambahkan, jika para ibu ingin olahraga usai melahirkan pastikan sudah mengonsultasikannya dulu ke dokter. Rata-rata, para ibu yang melahirkan secara normal baru boleh olahraga 40 hari setelah persalinan. Sementara ibu-ibu yang melalui proses persalinan caesar harus menunggu lebih sabar sekitar tiga bulan hingga jahitan telah rapat sempurna.

Nah, Adianti juga mengatakan, jika ingin melakukannya di rumah, ibu bisa memulainya dengan olahraga menggunakan kereta dorong atau stroller. Para ibu bisa memulai dengan senam ringan di rumah atau jogging di area komplek perumahan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Berdayakan Orangtua Lewat Komunitas Rumah Pencerah

Berdayakan Orangtua Lewat Komunitas Rumah Pencerah

Lifestyle | Sabtu, 24 November 2018 | 11:38 WIB

Komunitas Premature Indonesia, Sebar Edukasi soal Bayi Prematur

Komunitas Premature Indonesia, Sebar Edukasi soal Bayi Prematur

Lifestyle | Sabtu, 17 November 2018 | 10:17 WIB

Makin Indonesia Bersama Komunitas Perempuan Pelestari Budaya

Makin Indonesia Bersama Komunitas Perempuan Pelestari Budaya

Lifestyle | Sabtu, 10 November 2018 | 09:53 WIB

Terkini

Apa Bedanya Tone Up Sunscreen dan Tinted Sunscreen? Ini 5 Rekomendasinya

Apa Bedanya Tone Up Sunscreen dan Tinted Sunscreen? Ini 5 Rekomendasinya

Lifestyle | Rabu, 25 Maret 2026 | 16:04 WIB

Daftar Tanggal Merah April 2026: Cek Jadwal Libur Nasional dan Long Weekend

Daftar Tanggal Merah April 2026: Cek Jadwal Libur Nasional dan Long Weekend

Lifestyle | Rabu, 25 Maret 2026 | 15:45 WIB

Lagi Tren Login Muhammadiyah, Ini 6 Keuntungan Punya Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah

Lagi Tren Login Muhammadiyah, Ini 6 Keuntungan Punya Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah

Lifestyle | Rabu, 25 Maret 2026 | 15:35 WIB

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya

Lifestyle | Rabu, 25 Maret 2026 | 15:32 WIB

Doa Halal Bihalal Kantor, Lengkap dengan Susunan Acara yang Formal dan Khidmat

Doa Halal Bihalal Kantor, Lengkap dengan Susunan Acara yang Formal dan Khidmat

Lifestyle | Rabu, 25 Maret 2026 | 15:01 WIB

5 Face Mist Anti Sumuk untuk Segarkan Wajah saat Cuaca Panas, Lembap Tanpa Rasa Lengket

5 Face Mist Anti Sumuk untuk Segarkan Wajah saat Cuaca Panas, Lembap Tanpa Rasa Lengket

Lifestyle | Rabu, 25 Maret 2026 | 15:00 WIB

WFH 1 Hari Sepekan Usai Lebaran, Benarkah Hanya untuk ASN? Simak 5 Faktanya

WFH 1 Hari Sepekan Usai Lebaran, Benarkah Hanya untuk ASN? Simak 5 Faktanya

Lifestyle | Rabu, 25 Maret 2026 | 14:54 WIB

7 Contoh Undangan Halalbihalal Via WhatsApp untuk Keluarga dan Kantor

7 Contoh Undangan Halalbihalal Via WhatsApp untuk Keluarga dan Kantor

Lifestyle | Rabu, 25 Maret 2026 | 14:47 WIB

5 Rekomendasi Parfum Wanita Tahan Lama yang Bisa Isi Ulang

5 Rekomendasi Parfum Wanita Tahan Lama yang Bisa Isi Ulang

Lifestyle | Rabu, 25 Maret 2026 | 14:45 WIB

SNBT 2026 Daya Tampungnya Berapa? Ini Update Terbaru dan Cara Cek Kuota PTN

SNBT 2026 Daya Tampungnya Berapa? Ini Update Terbaru dan Cara Cek Kuota PTN

Lifestyle | Rabu, 25 Maret 2026 | 14:31 WIB