Ini Istimewanya Menelisik Danau Toba dari Sudut Paropo

Silfa Humairah Utami

Rabu, 12 Desember 2018 | 12:28 WIB
Ini Istimewanya Menelisik Danau Toba dari Sudut Paropo
Pemandangan Perbukitan di sekitar Danau Toba dari kawasan Paropo. (Suara.com/Silfa Humairah)

Suara.com - Danau Toba dengan View Bukit Segitiga di kawasan Paropo, Desa Silahisabungan, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, memang belum terjamah wisatawan khususnya dari luar kota hingga luar negeri.

keindahannya hanya dari mulut ke mulut para backpacker atau traveller, kemudian disusul komunitas pecinta alam yang kini kerap berkemah di sana. Namun, siapapun yang melihatnya akan takjub dan layak menjadi ikon wisata yang cukup direkomendasi jika Anda ingin melihat Danau Toba dari sudut yang berbeda.

Danau Toba berada diantara 7 kabupaten dari 20 kabupaten yang dimiliki Sumatera Utara. Tiap sudutnya menawarkan pemandangan yang indahnya beragam angle. Luasnya Danau Toba berada di kawasan Kabupaten Karo, Tapanuli Utara, Samosir, Toba Samosir, Simalungun, Humbang Hasundutan, dan Dairi punya view berbeda yang selalu bisa membuat pengunjung takjub.

Wisatawan lokal di sekitar perbukitan Paropo. (Suara.com/Silfa Humairah)
Wisatawan lokal di sekitar perbukitan Paropo. (Suara.com/Silfa Humairah)

Hal itu tentu membuat wisatawan tidak ada habisnya mencari sudut terbaik. Mencari angle lain dari yang lain, membidik panorama pulau dan perbukitan yang Danau Toba miliki.

Sudut yang menjadi satu diantara sudut favorit fotografer lokal adalah di Paropo karena menawarkan barisan bukit segitiga seperti piramida.

Kegiatan eksplore Paropo dengan kegiatan 1000 tenda pun sudah beberapa kali digelar dalam 3 tahun belakangan.

Pemandangan bukit di tengah perairan Danau Toba sekitar Paropo. (Suara.com/Silfa Humairah)
Pemandangan bukit di tengah perairan Danau Toba sekitar Paropo. (Suara.com/Silfa Humairah)

Untuk menumbuhkan kepedulian masyarakat khususnya pengunjung untuk membangun kesadaran peduli lingkungan agar tempat terus lestari. Komunitas-komunitas yang peduli lingkungan pun mengajak anak komunitas traveling dan anak muda untuk mengeksplore Pulau Paropo untuk menjadi destinasi wisata kemping.

"Ya penting memberikan pola pembelajaran bagaimana etika mengeksplore tempat wisata, yakni bukan hanya sibuk berfoto dan menguploadnya melainkan juga menjaga lingkungan dengan membawa sampah sendiri dan ikut membersihkan jika menemukan sampah di sekitar dan tidak merusak pohon. Jadi kegiatan eksplore wisata tetap terkendali dan menunjukkan sikap peduli lingkungan," kata Ojax Manalu, Ketua Komunitas Rumah Karya Indonesia yang kerap menggelar kegiatan 1000 tenda di kawasan tersebut.

Jadi Danau Toba bukan hanya bisa dilihat dari Parapat atau Samosir yang sudah cukup ramai wisatatawan, karena ada kawasan Paropo yang juga tidak kalah indahnya. 

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kenalkan Danau Toba, Kemenpar Boyong Ikan Arsik ke Makassar

Kenalkan Danau Toba, Kemenpar Boyong Ikan Arsik ke Makassar

Lifestyle | Senin, 10 Desember 2018 | 12:00 WIB

Promosi Destinasi Prioritas, Kemenpar Usung Danau Toba ke Makassar

Promosi Destinasi Prioritas, Kemenpar Usung Danau Toba ke Makassar

Lifestyle | Sabtu, 08 Desember 2018 | 09:00 WIB

Momentum Akhir Tahun, Kemenpar Gencar Promosikan Danau Toba

Momentum Akhir Tahun, Kemenpar Gencar Promosikan Danau Toba

Lifestyle | Rabu, 05 Desember 2018 | 18:00 WIB

Terkini

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 00:04 WIB

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:49 WIB

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Banten | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Entertainment | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Video | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:00 WIB

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:48 WIB

×