Panjat Tebing Jadi Olahraga Kaum Urban, Yuk Intip Komunitas Indo Climb

Silfa Humairah Utami
Panjat Tebing Jadi Olahraga Kaum Urban, Yuk Intip Komunitas Indo Climb
Komunitas Indo Climb saat latihan olahraga panjat tebing. (Instagram/renatavalenza)

Gabung di Komunitas Indo Climb, kamu bakal tahu seru dan menantangnya panjat tebing.

Suara.com - Kalau Anda senang panjat tebing dan ingin bisa melakukannya dengan tepat, Komunitas Indo Climb bisa jadi pilihan.

Olahraga panjat tebing memangb punya peminat tersendiri, khususnya bagi mereka yang suka tantangan yang memacu adrenalin.

Walaupun terkesan mudah karena hanya memanjat, Anda akan terkejut bagaimana kewalahannya tubuh Anda saat kali pertama melakukannya. Ini  dikarenakan ada banyak hal yang harus disiapkan selain hanya keberanian akan ketinggian.

Komunitas Indo Climb sendiri tidak main-main dalam melakukan kegiatan ini, latihan rutin seminggu tiga kali pun dijabani untuk mendapatkan kondisi dan mempertahankan kemampuan memanjat tebing tersebut.

Olahraga panjat tebing atau istilah asingnya dikenal dengan rock climbing merupakan salah satu dari sekian banyak olahraga alam bebas yang dilakukan menggunakan peralatan dan teknik-teknik tertentu untuk bisa melewatinya.

Renata Valenza, founder Indo Climb saat memanjat tebing. (Instagram/renatavalenza)
Renata Valenza, founder Indo Climb saat memanjat tebing. (Instagram/renatavalenza)

Pada umumnya panjat tebing dilakukan pada daerah yang berkontur batuan tebing dengan sudut kemiringan mencapai lebih dari 45 derajat dan mempunyai tingkat kesulitan tertentu, namun berkembang di beberapa tempat dalam ruangan atau  indoor.

Pada perkembangannya kegiatan panjat tebing berevolusi menjadi berbagai dimensi kegiatan, olahraga yang mengejar prestasi, petualangan yang mengejar kepuasan pribadi atau hobi dan sebagai kegiatan profesi.

Indo Climb sendiri terbentuk pada 2013 tanpa direncanakan. Bermula dari Emi Zaina, pemanjat tebing profesional mengajak seorang teman untuk memanjat tebing. Tak disangka setelah diajak panjat tebing, temannya itu jadi tertarik dengan aktivitas panjat tebing, lalu ia mengajak teman lainnya.

"Jadi, awalnya hanya 5 orang lalu berkembang 10 orang, lalu datanglah insiatif untuk membuat kegiatan rutin memanjat tebing. Dari sinilah akhirnya berkomitmen dan membuat komunitas hingga berkembang seperti sekarang beranggotakan 100 orang, jelas Renata Valenza, pendiri Komunitas Indo Climb kepada Suara.com, belum lama ini.

Kegiatan Komunitas Indo Climb itu sendiri, sambung dia, rutin latihan panjang tebing 3 kali seminggu. Tak hanya itu, Komunitas Indo Climb juga rutin menggelar climbing trip luar kota hingga luar negeri.

"Dalam beberapa tahun ini kami melakukan climbing trip rutin ke Lembah Harau, Padang, lalu ke Gunung Hawu, Padalarang, Tebing Citatah 125 di Jawa Barat, Gunung Bongkok di Purwakarta, Krabi di Thailand, Cat Ba di Vietnam dan Tha Khaek di Laos," kata Renata merinci.

Komunitas Indo Climb saat melakukann panjat tebing di Padalarang. (Instagram/renatavalenza)
Komunitas Indo Climb saat melakukann panjat tebing di Padalarang. (Instagram/renatavalenza)

Emi Zainah, Head of Coach Indo Climb sekaligus pelatih panjat tebing menuturkan, olahraga panjat tebing mengajarkan seseorang untuk konsisten dan bekerja keras. Semakin konsisten dan selalu berusaha, hasil yang akan didapat semakin besar.

Secara tidak langsung, filosofi olahraga panjat tebing, sambung dia, juga berpengaruh dalam kehidupan sehari-hari. "Seperti sabar, kuat, berani. Dari kecil saya anaknya pemalu, bicara sama orang aja takut. Tapi setelah kenal manjat, ya nggak kebayang bisa melatih tentara dan banyak teman dan rekan sekarang," kata mantan atlet panjat tebing ini bangga.

Olahraga ini memiliki komunitas yang besar di Indonesia dan mancanegara. Kini, olahraga outdoor dan ekstrem berkembang dan mulai digemari berbagai kalangan khususnya kaum urban.

Di negara tetangga, seperti Malaysia, Singapura dan negara Asia Tenggara lainnya, rock climbing sudah populer dan memiliki fasilitas climbing gym di pusat kota, sehingga sudah menjadi urban lifestyle bagi masyarakat perkotaan.

Renata Valenza melakukan panjat tebing. (Instagram/renatavalenza)
Renata Valenza melakukan panjat tebing. (Instagram/renatavalenza)

Meski menyandang predikat sebagai olahraga ekstrem, panjat tebing merupakan olahraga yang aman. Aman karena panjat tebing menggunakan standar keamanan yang tinggi.

“Hampir semua kalangan awam mengatakan bahwa panjat tebing merupakan olahraga ekstrem. Tapi kita yang melihat dan menjalani olahraga ini sangat aman. Pada kegiatan panjat tebing alam pun kadang kita mengunjungi lokasi tebing alam di daerah, sehingga bisa dibilang kita ini berolahraga sembari berwisata,” ceritanya panjang lebar..

Yang jelas panjat tebing, kata Emi, merupakan olahraga yang melibatkan petualangan, adrenalin, dan kebugaran fisik, aktifitas dilakukan dengan dengan peralatan yang lengkap, serta teknik yang tepat.

Nah, bagi Anda yang gemar panjat tebing, Komunitas Indo Climb bisa menjadi pilihan agar tahu teknik-teknik panjat tebing yang benar sekaligus menambah teman plus jalan-jalan bareng, seru kan!

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS