Resmi, Thai Lion Air Buka Kembali Penerbangan ke Bali

MN Yunita

Senin, 24 Desember 2018 | 10:35 WIB
Resmi, Thai Lion Air Buka Kembali Penerbangan ke Bali
Re-Inaugural Flight Thai Lion Air, Jumat (21/12/2018). (Dok: Kemenpar)

Suara.com - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) melakukan Re-Inaugural Flight Thai Lion Air di lantai 2 gedung Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Jumat (21/12/2018).

Thai Lion Air melakukan penerbangan dengan pesawat SL 258 rute Bangkok-Denpasar. Pesawat yang membawa penumpang 178 orang ini tiba di Bandara International I Gusti Ngurah Rai tepat pada pukul 18.40 waktu setempat.

Dari 178 penumpang, 14 diantaranya merupakan peserta Famtrip yang merupakan TA/TO asal Thailand. Angka ini melebihi ekpektasi awal, dimana persentase jumlah penumpang sekitar 82.79% dari seat capacity pesawat yakni 215 tempat duduk.

Perwakilan Lion Group Indonesia, Fajar Teguh menyatakan, pembukaan kembali rute ini diharapkan dapat terus berjalan. Ia pun berharap Thai Lion Air bisa menambah frekuensi penerbangan ke Bali.

“Untuk saat ini, penerbangan Thai Lion Air hanya daily 1 kali dalam sehari. Mudah-mudahan, ke depan bisa menjadi 2-3 kali penerbangan dalam sehari,” jelasnya.

Sementara itu, Asisten Deputi Bidang Pemasaran I Regional I Kementerian Pariwisata, Masruroh mengatakan, kegiatan ini merupakan hasil tindak lanjut dari rapat koordinasi sebelumnya yang dilaksanakan di Bangkok, Thailand, akhir November lalu.

Ini merupakan salah satu bentuk perwujudan join promotion program kerjasama airlines. Tujuannya, untuk meningkatkan jumlah kedatangan wisatawan mancanegara menuju Indonesia, khususnya Bali.

“Kami yakin pembukaan kembali penerbangan ini mampu mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan, khususnya dari Thailand. Harapannya, pihak bandara juga bisa memberikan slot tambahan untuk Thai Lion jika mereka berencana menambah frekuansi penerbangan,” harapnya.

Perempuan yang biasa disapa Iyung itu pun mengajak para pelaku industri penerbangan untuk terus mendukung program pemasaran pariwisata dan menggenjot datangnya wisatawan ke Indonesia. Antara lain dengan terus membawa wisatawan sebanyak-banyaknya melalui penerbangan rute baru ini.

baca juga

“Semua pihak harus bisa memanfaatkan Bangkok sebagai hub tourism untuk mendatangkan wisatawan-wisatawan yang melakukan transit di Thailand untuk melanjutkan kunjungannya ke Indonesia,” kata dia.

Menteri Pariwisata, Arief Yahya menuturkan, akses atau aksesibilitas menjadi komponen penting yang harus diperhatikan dalam meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara. Akseibilitas sendiri mempunyai indikator 3A, Airlines, Airports, dan Authority.

“Target 20 juta wisman di tahun 2019 hanya bisa dicapai jika masalah aksesibilitas udara terpenuhi. Sebab, sekitar 75% wisman datang ke Indonesia melalui jalur udara (air connectivity). Sisanya, 24% melalui laut terutama menggunakan ferry dan sebagian kecil menggunakan cruise atau yacht. Hanya 1% wisman masuk lewat darat,” jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Terjebak Karhutla, Induk dan Anak Orangutan Diselamatkan

Terjebak Karhutla, Induk dan Anak Orangutan Diselamatkan

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 09:00 WIB

Fesmed Selat Malaka 2026, Mengawal "Biaya Ekologis" di Tengah Gemerlap Investasi AI

Fesmed Selat Malaka 2026, Mengawal "Biaya Ekologis" di Tengah Gemerlap Investasi AI

Batam | Minggu, 20 September 2026 | 08:58 WIB

Penonton Yogyakarta Bergidik Ngeri Saksikan Memburu Pemangsa, Jump Scare Picu Suasana Tegang

Penonton Yogyakarta Bergidik Ngeri Saksikan Memburu Pemangsa, Jump Scare Picu Suasana Tegang

Jogja | Minggu, 20 September 2026 | 08:30 WIB

Kehidupan Sebelumnya Anakku

Kehidupan Sebelumnya Anakku

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 08:28 WIB

Ramalan Zodiak 20-26 September 2026: Ini 5 Zodiak Paling Hoki Pekan Ini

Ramalan Zodiak 20-26 September 2026: Ini 5 Zodiak Paling Hoki Pekan Ini

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 08:22 WIB

Bedah Skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026: Badai Cedera dan Peluang Para Debutan

Bedah Skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026: Badai Cedera dan Peluang Para Debutan

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 08:05 WIB

Kereta Sleeper Mewah Nusantara Explorer Mulai Diuji KAI

Kereta Sleeper Mewah Nusantara Explorer Mulai Diuji KAI

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 08:00 WIB

Riyadh Diguncang Serangan Houthi, Pasokan Minyak Global di Ujung Tanduk!

Riyadh Diguncang Serangan Houthi, Pasokan Minyak Global di Ujung Tanduk!

News | Minggu, 20 September 2026 | 07:45 WIB

Kecelakaan di Tol Bangkinang, Ustaz dan Dosen Meninggal

Kecelakaan di Tol Bangkinang, Ustaz dan Dosen Meninggal

Riau | Minggu, 20 September 2026 | 07:42 WIB

Daftar Shio Paling Disukai Atasan karena Kerja Cepat dan Jujur

Daftar Shio Paling Disukai Atasan karena Kerja Cepat dan Jujur

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 07:41 WIB

×