Studi: Tulisan Tangan Jelek Jadi Masalah di Dunia Kerja, Kok Bisa?

Silfa Humairah Utami, Firsta Nodia

Kamis, 31 Januari 2019 | 12:00 WIB
Studi: Tulisan Tangan Jelek Jadi Masalah di Dunia Kerja, Kok Bisa?
Ilustrasi tulisan tangan bisa jadi masalah di dunia kerja. (Shutterstock)

Suara.com - Studi: Tulisan Tangan Jelek Jadi Masalah di Dunia Kerja, Kok Bisa?

Memiliki pola tulisan tangan yang sulit dibaca ternyata akan menjadi masalah jika Anda berkarir di Amerika. Sebuah studi terkini yang dilakukan OnePoll menemukan bahwa responden yang memiliki pola tulisan tak terbaca mengalami miskomunikasi di dunia kerja.

Padahal studi yang dilakukan terhadap 2000 orang di Amerika itu menyebutkan bahwa 1 dari 2 orang memiliki tulisan yang sulit dibaca orang lain. Bahkan 45 persen diantaranya tidak bisa membaca tulisan mereka sendiri. Ini artinya banyak orang Amerika yang mengalami masalah di dunia kerja karena tulisan jelek yang dimilikinya.

Hasil survei ini menekankan pentingnya tulisan tangan yang rapi dalam lingkungan profesional dan efeknya terhadap komunikasi antara karyawan. Sebanyak 7 dari 10 orang mengaku kesulitan membaca tulisan tangan rekan kerja adalah tantangan yang sering mereka hadapi.

Survei juga mengungkapkan bahwa item yang paling sering terjadi miskomunikasi karena tulisan yang sulit terbaca adalah daftar belanjaan, catatan untuk kolega, kartu ulang tahun, dan catatan terima kasih.

Meski kini urusan pekerjaan sudah banyak yang menggunakan komputer namun sekitar 86 persen responden masih menggunakan tulisan tangan dalam urusan pekerjaan. Hal ini dilakukan untuk menjaga semuanya tetap terorganisir di kepala mereka.

"Terlepas dari semua teknologi yang tersedia untuk kita, menulis tetap menjadi bagian penting dari kehidupan sehari-hari, apakah itu untuk berkomunikasi dengan orang yang dicintai, mengatur diri sendiri, atau untuk penyimpanan memori," kata Janel Lewis, Direktur Pemasaran Alat Tulis untuk BIC dilansir dari Nypost.

Sekolah memainkan peran besar dalam pembentukan tulisan tangan banyak orang. Itu sebabnya Lewis berharap agar masyarakat tak meninggalkan kebiasaan menulis dengan tangan karena akan memengaruhi pola tulisan mereka.

"Menulis dengan tangan memiliki banyak manfaat karena melibatkan banyak indera. tulisan tangan di kertas melatih motorik otak yang tidak didapat ketika mengetik dengan keyboard, dan berpengaruh pula pada dunia kerja," tandasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tangan Bengkak Saat Bangun Tidur, Kok Bisa?

Tangan Bengkak Saat Bangun Tidur, Kok Bisa?

Health | Sabtu, 15 Desember 2018 | 07:00 WIB

Tidur Sambil Keluarin Tangan, Lengan Penumpang Putus Disambar Bus

Tidur Sambil Keluarin Tangan, Lengan Penumpang Putus Disambar Bus

Lifestyle | Rabu, 21 November 2018 | 21:00 WIB

6 Kunci Sukses Meniti Karier di Era Digital

6 Kunci Sukses Meniti Karier di Era Digital

Bisnis | Sabtu, 22 September 2018 | 08:00 WIB

Jangan Diabaikan, Tangan dan Lengan Butuh Perawatan Khusus

Jangan Diabaikan, Tangan dan Lengan Butuh Perawatan Khusus

Health | Senin, 17 September 2018 | 12:21 WIB

Terkini

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

×