Pasangan Egois di Ranjang, Ini Cara Mengatasinya

Vania Rossa | Dinda Rachmawati
Pasangan Egois di Ranjang, Ini Cara Mengatasinya
Ilustrasi pasangan egois di ranjang. (Shutterstock)

Pasangan kerap mengabaikan kebutuhan seksual Anda. Harus bagaimana?

Suara.com - Pasangan Egois di Ranjang, Ini Cara Mengatasinya.

Perempuan cenderung lebih sulit mendapatkan orgasme saat bercinta . Makanya, perlu usaha ekstra dari pasangan untuk memberi stimulasi yang lebih. Tapi, bagaimana kalau pasangan egois di ranjang ? Alih-alih memerhatikan keinginan Anda, ia malah mementingkan kesenangan sendiri di tempat tidur.

Pasangan Anda mungkin lebih suka foreplay terburu-buru, dan ia mengabaikan kesenangan Anda saat di atas ranjang. Ia juga tak menjadikan orgasme Anda sebagai hal yang wajib diraih bersama. Ya, inilah yang dinamakan egois.

"Agar menjadi responsif secara seksual, seseorang harus fokus pada pengalaman mereka sendiri dan mengikuti sensasi mereka sendiri ke tingkat gairah yang lebih tinggi. Sayangnya, keegoisan pasangan bisa merusaknya, di mana Anda atau pasangan sering mengabaikan permintaan masing-masing," kata Dr. Kelifern Pomeranz, seorang terapis seks bersertifikat AASECT.

Dilansir dari Men's Health, sikap egois di tempat tidur bisa menjadi pertanda adanya masalah dalam aspek lain dari hubungan Anda. Lantas, bagaimana cara untuk mengatasi pasangan egois ini?

1. Identifikasi kebutuhan Anda
"Tidak semua orang memiliki kebutuhan yang sama, jadi terserah pada Anda untuk mengenali apa kebutuhan seksual Anda. Apakah Anda ingin dipeluk atau blowjob? Apakah Anda berminat untuk serangkaian foreplay panjang, atau hanya quickie?" kata Juan Camarena, terapis perkawinan dan keluarga berlisensi dan terapis seks bersertifikat.

2. Komunikasikan kebutuhan itu
Setelah mengidentifikasi apa yang Anda inginkan atau butuhkan, sampaikan kebutuhan Anda ini dengan jelas. Mulailah dengan permintaan seperti "Saya sangat suka jika kamu..," atau "Saya ingin mencoba..."

"Permintaan yang diucapkan sebelum sesi bercinta mungkin tidak akan terlalu mendapat respons, tapi jika dikatakan setelah bercinta pun bisa terdengar seperti kritik. Jadi, Anda dan pasangan harus membicarakannya saat Anda berdua sedang sama-sama santai, dalam kondisi kenyang, dan tidak sedang terganggu," kata Pomeranz.

3. Gunakan kata positif
Cobalah memuji pasangan Anda atas apa yang mereka lakukan di tempat tidur, dan kemudian dengan lembut menyarankan hal-hal tambahan yang Anda ingin mereka coba.

"Lalu (cobalah) mengekspresikan kegembiraan setelah pengalaman seksual baru tersebut, hal ini dapat memicu pasangan untuk mengulanginya lagi di waktu berikutnya," ujar Pomeranz.

Komentar

Suara.Com

Suara.com adalah portal berita yang
menyajikan informasi terhangat, baik peristiwa politik, bisnis, hukum, entertainment...

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS