Romansa, Bersantap Sambil Bernostalgia Rasa dan Rindu

Vania Rossa | Dinda Rachmawati
Romansa, Bersantap Sambil Bernostalgia Rasa dan Rindu
Review Restoran Romansa. (Suara.com/Dinda Rachmawati)

Makanan yang disajikan pun bisa membangkitkan kenangan.

Suara.com - Jakarta selalu memiliki hal baru untuk memanjakan para pecinta kulinernya. Di kawasan Sabang, Jakarta Pusat, restoran bernama Romansa hadir sejak awal 2019 lalu.

Di bagian depan kaca transparan restoran tersebut tertulis 'Perihal Rasa dan Rindu' yang cukup menarik siapapun untuk masuk ke dalamnya.

Romansa tak hanya sekedar restoran untuk memuaskan perut semata, tapi di dalamnya juga memiliki makna. Sang pemilik, Ary Nugroho, mengungkap bahwa di sini pengunjung bisa makan sambil mengingat suatu peristiwa yang paling berarti dan berkesan dalam hidupnya.

Review Restoran Romansa. (Suara.com/Dinda Rachmawati)
Review Restoran Romansa. (Suara.com/Dinda Rachmawati)

Mengingat arti romansa sendiri dalan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), lanjut Ary, berhubungan dengan tindakan kepahlawanan, kehebatan, dan keromantisan dengan latar historis atau imajiner.

"Saya rasa ini cocok, karena Romansa berdiri di bangunan heritage, di kawasan Sabang. Kami sengaja tidak mengubah bangunannya untuk tetap melestarikan. Justru konteks kepahlawanannya, mengenang, berkesan dan punya makna yang ingin kami angkat," ujar dia saat Suara.com temui.

Maka tak heran, begitu memasuki restoran ini, pengunjung akan diajak beromansa sambil menikmati keindahan bangunan heritage bernuasa hijau dan merah muda ini.

Review Restoran Romansa. (Suara.com/Dinda Rachmawati)
Review Restoran Romansa. (Suara.com/Dinda Rachmawati)

Sejumlah sajak dan puisi juga tertulis di beberapa bagian dinding, yang memberikan pengalaman romantis. Di sini para pengunjung biasa menjadikan tulisan-tulisan ini sebagai latar belakang mereka untuk berfoto.

"Perpaduan romansa dengan bangunan heritagenya, kita pengen coba mempromosikan literasi sajak puisi. Ada lukisan tangan dari arang yang menggambarkan bahasa difabel juga," ujar dia.

Untuk memperkuat kesan vintage, kursi bergaya rotan juga terjajar rapi memberikan kenyamanan bagi pengunjung yang datang.

Romansa juga punya deretan makanan yang bisa membangkitkan kenangan. Sederetan menu khas Indonesia yang jarang ditemui di ibu kota, bisa memuaskan lidah.

Sebut saja Roti Kaya Siantar, Nasi Goreng Ubud, Ayam Tanah Toraja, hingga Gado Gado Solo. Semua menu dipilih berdasarkan keunikannya masing-masing. Roti Kaya Siantar misalnya, selainya tersaji langsung dari Siantar, Sumatra Selatan.

Review Restoran Romansa. (Suara.com/Dinda Rachmawati)
Review Restoran Romansa. (Suara.com/Dinda Rachmawati)

Rasanya yang tak terlalu manis, pas di lidah, dan begitu menggoda saat berpadu dengan kelembutan roti panggangnya. Cocok sebagai teman minum kopi, yang juga dijadikan menu spesial di sini.

Berbagai kopi berkualitas khas Indonesia tersaji, seperti dari Takengon, Temanggung, Toraja, Flores, dan Pasundan. Satu yang menjadi favorit ialah Creme Brulee yang disajikam bersama gula merah dan bubuk karamel, lalu dibakar langsung sampai mengental.

Gado Gado Solo yang jarang ditemui di Jakarta juga bisa mengobati rindu akan hidangan ini. Rasa bumbu kacang yang ringan dan tak terlalu kental, sangat nikmat begitu bertemu sayuran segar di dalam mulut. Seperti kol, wortel, buncis hingga mentimun yang berpadu dengan tahu dan tempe.

Romansa juga menghadirkan Artisan Tea untuk para pecinta teh berkualitas dengan harga yang terjangkau. Tehnya pun beragam, Tutti Fruttea salah satu yang menjadi favorit karena memiliki cita rasa asam dan segar, yang disajikan dingin.

Jika ingin mengunjungi Romansa, datanglah bersama orang terkasih. Romansa buka mulai pukul 08.00 - 23.00 untuk hari biasa dan hingga 00.00 untuk Jumat dan Sabtu, dengan kisaran harga Rp 25 ribu sampai Rp 75 ribu.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS