Ini Maskapai Pertama yang Bebaskan Pramugari Tak Pakai Makeup

Silfa Humairah Utami | Firsta Nodia
Ini Maskapai Pertama yang Bebaskan Pramugari Tak Pakai Makeup
Ilustrasi maskapai bebaskan pramugari tak pakai makeup. (Shutterstock)

Apa alasan maskapai Virgin Atlantic membebaskan pramugari tak pakai makeup?

Suara.com - Ini Maskapai Pertama yang Bebaskan Pramugari Tak Pakai Makeup.

Pramugari dan makeup merupakan dua hal yang tak terpisahkan. Bahkan perempuan yang bekerja di profesi ini dituntut agar bisa merias diri dengan makeup fropesional sehingga tampil anggun ketika melayani para penumpang pesawat.

Namun tak sedikit pramugari yang mengeluhkan tuntutan ini. Memakai sanggul selama penerbangan berjam-jam lamanya membuat mereka sering menderita migrain.

Nah, menyadari banyaknya keluhan seperti ini, maskapai Virgin Atlantic yang berbasis di Inggris pun membebaskan pramugarinya tidak memakai makeup saat bekerja. Selain itu pihaknya juga ingin memperjuangkan kesetaraan gender dalam momen peringatan Hari Perempuan Sedunia yang jatuh pada 8 Maret.

Pengumuman ini menjadi yang pertama dilakukan maskapai penerbangan. Wakil Presiden Eksekutif Virgin Atlantic, Mark Anderson, berharap dengan pembebasan makeup ini dapat mendorong pramugarinya untuk meningkatkan pelayanan pada penumpang tanpa harus didera migrain hingga kerempongan saat makeup.

"Kami ingin seragam kami benar-benar mencerminkan awak kami sebagai individu dengan tetap mempertahankan gaya Virgin Atlantic yang sudah banyak diketahui orang. Kami juga telah mendengar pandangan orang-orang dan sebagai hasilnya kami mengumumkan beberapa perubahan pada kebijakan gaya dan perawatan yang mendukung hal ini,” kata Mark dalam sebuah pernyataan yang dilansir dari laman Nypost.

Menurut The Washington Post, blush on, maskara, dan lipstik merah sebelumnya wajib dikenakan pramugari perempuan. Selain pembebasan untuk tidak makeup, Mark mengatakan pihaknya juga akan menyediakan celana panjang bagi pramugari sebagai bagian dari seragam standar mereka, bukan rok pendek yang mungkin tak nyaman bagi sebagian pramugari.

Mark mengatakan hal ini adalah perubahan signifikan dalam sebuah industri di mana kru perempuan sering dituntut memoles penampilan mereka, namun di satu sisi menambah anggaran perusahaan. 

"Membantu orang termasuk pegawai sendiri, baik itu laki-laki dan perempuan agar bisa  menjadi diri mereka sendiri adalah inti dari keinginan kami menjadi perusahaan perjalanan yang paling dicintai," kata Mark saat mengumumkan maskapai mereka jadi yang pertama bebaskan pramugari tak pakai makeup.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS