Begini Caranya Agar Kulit Pisang Tak Cepat Hitam

Vania Rossa

Rabu, 13 Maret 2019 | 13:54 WIB
Begini Caranya Agar Kulit Pisang Tak Cepat Hitam
Bintik-bintik coklat pada kulit pisang. (Shutterstock)

Suara.com - Meski tak menyebabkan penurunan kualitas, kulit pisang yang mulai berubah warna memang bikin seseorang jadi malas untuk mengonsumsinya. Padahal, saat warna kulit pisang mulai berubah - diawali dengan bintik-bintik cokelat, menjadi kecoklatan, dan kemudian jadi hitam - buah ini justru sedang berada di puncak gizinya, di mana kandungan serat dan kadar antioksidannya mencapai level tertinggi.

Penyebab kulit pisang berubah warna menjadi kecoklatan adalah gas etilen. "Gas etilen memecah asam dan pigmen klorofil yang berwarna hijau di dalam buah, mengubahnya menjadi kuning, dan kemudian seiring dengan semakin banyaknya gas yang terbentuk, berubah warna menjadi coklat," kata Abby K. Cannon, RD, ahli gizi di New York City.

Lalu, bagaimana caranya agar pisang tidak cepat berubah warna menjadi hitam? Dilansir dari laman Womens Health Mag, semuanya berawal ketika Anda membeli pisang. Hindari membeli pisang yang dikemas di dalam kantong plastik. Pisang yang dibungkus di dalam plastik atau tas apapun, akan menjebak gas etilena yang meningkatkan proses pematangan.

Di rumah, pisang sebaiknya tetap disimpan secara berkelompok, dan hindari melepas buah pisang dari sisirnya selain ketika Anda hendak menyantapnya. Anda juga bisa membungkus ujung buah dengan cling wrap untuk membatasi produksi gas etilen, serta mencegah gas ini keluar dan mengekspos kulit buah. Semakin banyak paparan gas etilen pada pisang, buah ini akan semakin cepat matang. Itu sebabnya, cara penyimpanan yang tepat dapat membantu memperpanjang umur simpan pisang.

Dan, pisang bukanlah satu-satunya buah yang menghasilkan gas etilen. Jadi, jauhkan pisang dari buah atau makanan lain yang menghasilkan etilen, seperti apel dan alpukat.

Pisang yang kulitnya sudah mulai berubah warna menjadi kecoklatan, sebaiknya segera dijauhkan dari pisang lain yang kulitnya masih mulus. Karena ini juga akan 'menulari' pisang lainnya.

Lalu, apakah menyimpan pisang di kulkas dapat membantu? Faktanya, dalam suhu yang lebih dingin, kulit dan buah pisang akan lebih cepat berubah menjadi cokelat. Jadi, kalau Anda ingin menyimpan pisang di dalam kulkas, kupas kulitnya, dan simpan pisang dalam potongan kecil di dalam wadah tertutup rapat. Anda bisa menggunakannya sebagai campuran smoothie atau cake.

Pisang yang sudah kehitaman pun sebenarnya tak perlu Anda buang. Pisang yang sudah terlalu matang ini bisa Anda gunakan untuk membuat kue. Rasanya enak, karena kandungan gulanya tinggi.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cuma Pakai Pisang, Nenek Ini Bikin Pencuri Malu Tujuh Turunan

Cuma Pakai Pisang, Nenek Ini Bikin Pencuri Malu Tujuh Turunan

Lifestyle | Kamis, 07 Februari 2019 | 07:05 WIB

Doyan Makan Pisang, Manfaatnya Dirasakan Jantung Hingga Saluran Cerna

Doyan Makan Pisang, Manfaatnya Dirasakan Jantung Hingga Saluran Cerna

Health | Senin, 28 Januari 2019 | 17:25 WIB

Kebanyakan Makan Pisang dan Jeruk, Lelaki Ini Alami Kerusakan Ginjal

Kebanyakan Makan Pisang dan Jeruk, Lelaki Ini Alami Kerusakan Ginjal

Health | Kamis, 24 Januari 2019 | 08:10 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×