Idealnya, Berapa Kali Harus Mandi dalam Sehari?

Vania Rossa
Idealnya, Berapa Kali Harus Mandi dalam Sehari?
Ilustrasi Mandi. [shutterstock]

Ternyata, mandi dua kali sehari itu keseringan, lho.

Suara.com - Idealnya, Berapa Kali Harus Mandi dalam Sehari?

Untuk urusan mandi, ada dua tipe orang di dunia ini: Orang yang akan mandi setiap habis beraktivitas - bahkan meski tidak berkeringat, dan orang yang tahan tak mandi seharian karena merasa tidak perlu. Nah, Anda termasuk yang mana?

Terlepas dari kebiasaan yang Anda lakukan, seberapa sering sebenarnya seseorang harus mandi? Dilansir dari Womens Health Magz, menurut dokter kulit Dendy Engelman, M.D., mandi wajib dilakukan minimal 2 hari sekali. Lebih dari 2 hari, bakteri dan kotoran mulai menumpuk dan dapat menyebabkan peradangan.

Lalu, apakah mandi setiap hari, 2 kali sehari, yang biasa kita lakukan saat ini tergolong keseringan? Engelman sendiri tidak memberikan jangka waktu tertentu mengenai frekuensi mandi yang bisa disebut keseringan. Tapi, Anda bisa dibilang keseringan jika mendapati kondisi kulit mulai mengering atau teriritasi, karena terlalu banyak mandi dapat menghilangkan minyak alami dari permukaan kulit dan menyebabkan pengelupasan kulit yang berlebihan.

Tapi, secara umum, kebutuhan mandi sebenarnya bergantung pada beberapa hal. Ini di antaranya:

1. Seberapa sering Anda berolahraga
Keringat dapat menyebabkan jerawat, terutama jika dikombinasikan dengan bakteri dan makeup. Jadi, jika Anda baru saja jogging atau ikut kelas aerobik yang membuat Anda berkeringat, Anda perlu mandi setelahnya untuk mencegah penumpukan bakteri.

2. Tempat tinggal Anda
"Jika Anda tinggal di lingkungan yang lembab, Anda cenderung lebih banyak berkeringat dan perlu mandi lebih sering untuk meminimalkan beban bakteri pada kulit," kata Engelman. Di iklim yang lebih kering, Anda mungkin bisa mandi lebih jarang.

3. Jenis air di sekitar Anda
Ada 2 jenis air, yaitu air sadah (air keras) dan air non sadah (air lunak). Air sadah adalah air yang mengandung mineral tertentu seperti kalsium dan magnesium. "Air sadah dapat meninggalkan residu pada kulit dan rambut yang menyebabkan penumpukan mineral, kekeringan, dan iritasi," kata Engelman. Terlalu sering mandi dengan air sadah dapat menyebabkan kulit kusam dan kering, juga, karena produk seperti serum dan pelembab juga tidak dapat menembus kulit sepenuhnya.

4. Seberapa kering kulit Anda
Jika Anda memiliki kulit kering, mandi sehari sekali sebenarnya sudah cukup. Dan untuk menghindari kondisi kulit yang semakin kering, jangan gunakan air panas untuk mandi. Jadi, sebaiknya gunakan air dingin, atau air hangat untuk mandi.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS