Pertunjukan Roro Jonggrang dengan Teknik Bayangan Curi Perhatian

Silfa Humairah Utami

Selasa, 09 April 2019 | 15:00 WIB
Pertunjukan Roro Jonggrang dengan Teknik Bayangan Curi Perhatian
Pertunjukkan Wayang Suket Indonesia yang merupakan satu dari 14 kelompok terpilih program Ruang Kreatif Seni Pertunjukan Indonesia. (Dok Galeri Indonesia Kaya)

Suara.com - Pertunjukan Roro Jonggrang dengan Teknik Bayangan Curi Perhatian.

Kelompok seni asal Surakarta Wayang Suket Indonesia, menghadirkan pertunjukan teater bayangan bertajuk Roro Jonggrang yang memukau dan curi perhatian penikmat seni yang menontonnya di Auditorium Galery Indonesia Kaya.

Penampilan ini merupakan bagian dari pertunjukan 14 kelompok seni terpilih program Ruang Kreatif: Seni Pertunjukan Indonesia yang berlangsung Maret hingga pertengahan April 2019.

Galeri Indonesia Kaya persembahan Bakti Budaya Djarum Foundation menghadirkan pertunjukan teater untuk memanjakan penikmat seni.

Berawal dari keprihatinan akan mulai hilangnya keberadaan Wayang Suket dan cerita rakyat Indonesia sekarang ini, Wayang Suket Indonesia mencoba menceritakan kembali kisah cerita Roro Jonggrang yang berasal dari Jawa Tengah dengan menggunakan Wayang Suket.

Pertunjukkan Wayang Suket Indonesia yang merupakan satu dari 14 kelompok terpilih program Ruang Kreatif Seni Pertunjukan Indonesia. (Dok Galeri Indonesia Kaya)
Pertunjukan Wayang Suket Indonesia yang merupakan satu dari 14 kelompok terpilih program Ruang Kreatif Seni Pertunjukan Indonesia. (Foto: Dok Galeri Indonesia Kaya)

Yhoga Rizky Kristanto, pimpinan produksi dari Wayang Suket Indonesia menuturkan pementasan Wayang Suket berjudul Roro Jonggrang mengisahkan tentang seribu candi dibalik cinta seorang pangeran kepada seorang putri cantik jelita yang berakhir dengan dikutuknya sang putri akibat tipu muslihat yang dilakukannya.

Berlangsung selama kurang lebih 60 menit, pertunjukan Roro Jonggrang ini menggunakan Wayang Suket terbuat dari rumput mendong yang dianyam, ditampilkan dengan teknik bayangan (Shadow Art Techniques) menggunakan media OHP (Over Head Projector).

Pada pementasan ini dibuat beberapa karya musik baru yang dibawakan untuk menggambarkan tiap-tiap adegan, bertujuan untuk lebih memberikan jiwa dan rasa pada cerita Roro Jonggrang.

Musik yang mengiringi pementasan ini berjenis musik kontemporer yang memadukan beberapa alat musik modern dan tradisional seperti gitar, synthesizer, perkusi, suling, karinding, dan lainnya. Material yang digunakan juga merupakan keunikan dari pertunjukan Wayang Suket, yaitu visual latar belakang dan dekorasi yang sebagian besar menggunakan rumput, dan material lainnya yang dapat memberikan efek-efek tertentu seperti air, plastik mika berwarna, tinta, dan lainnya.

baca juga
Pertunjukkan Wayang Suket Indonesia yang merupakan satu dari 14 kelompok terpilih program Ruang Kreatif Seni Pertunjukan Indonesia. (Dok Galeri Indonesia Kaya)
Pertunjukkan Wayang Suket Indonesia yang merupakan satu dari 14 kelompok terpilih program Ruang Kreatif Seni Pertunjukan Indonesia. (Dok Galeri Indonesia Kaya)

“Wayang Suket biasanya dimainkan oleh para penggembala di waktu istirahatnya, kali ini, kelompok Wayang Suket Indonesia mengangkat kembali budaya ini dengan dongeng dan berdialog yang bercerita tentang terjadinya Candi Prambanan. Penikmat seni diajak untuk berimajinasi melalui rumput yang dibentuk sedemikian rupa. Dengan diiringi musik gitar, kendang, sitar, dan seruling, pertunjukan ini menjadi tontonan yang menarik,” ujar Subarkah Hadisarjana selaku mentor dari Wayang Suket Indonesia.

Aktivitas yang sering dilakukan Wayang Suket Indonesia dalam melestarikan Wayang Suket, antara lain melakukan pertunjukan Wayang Suket dengan membawakan cerita rakyat dari Indonesia, menyelenggarakan workshop pembuatan dan pameran Wayang Suket.

Wayang Suket Indonesia juga terus mengajak seniman lainnya, baik yang berasal dari Indonesia maupun luar negeri untuk berkolaborasi mengadakan kegiatan yang bertujuan untuk melestarikan budaya Indonesia.

Pertunjukkan Wayang Suket Indonesia yang merupakan satu dari 14 kelompok terpilih program Ruang Kreatif Seni Pertunjukan Indonesia. (Dok Galeri Indonesia Kaya)
Pertunjukan Wayang Suket Indonesia yang merupakan satu dari 14 kelompok terpilih program Ruang Kreatif Seni Pertunjukan Indonesia. (Foto: Dok Galeri Indonesia Kaya)

“Tidak banyak masyarakat Indonesia yang mengenal dengan baik Wayang Suket, padahal kesenian ini termasuk budaya Indonesia yang unik dan mengagumkan,” ujar Renitasari Adrian, Program Director Bakti Budaya Djarum Foundation.

Wayang Suket Indonesia merupakan satu dari 14 kelompok terpilih program Ruang Kreatif Seni Pertunjukan Indonesia. Setelah melalui rangkaian roadshow Bincang Kreatif Seni Pertunjukan di Pekanbaru, Solo, Makassar, dan Bali, kemudian tahap selanjutnya berlangsung pengumpulan Art Project Development Proposal.

Dari 413 proposal yang diterima, sebanyak 30 komunitas seni berkesempatan untuk mengikuti workshop seni pertunjukan di Galeri Indonesia Kaya, Jakarta dengan diwakili oleh para Pimpinan Produksi. Melalui rangkaian program dan adanya proses seleksi terbaik melalui mekanisme pitching forum di hadapan para juri profesional, kemudian terpilihlah 14 komunitas seni yang berhasil mendapatkan kesempatan untuk tampil.

Dalam proses persiapan pertunjukan, 14 kelompok terpilih program Ruang Kreatif: Seni Pertunjukan didampingi oleh para mentor yang ahli dalam bidangnya seperti, Garin Nugroho, Eko Supriyanto, Ratna Riantiarno, Rama Soeprapto, Djaduk Feriyanto, Tinton Prianggoro, Iswadi Pratama, Ruth Marini, Subarkah Hadisarjana, Hartati, dan Butet Kartaredjasa.

Penasaran penampilan kelompok seni lainnya setelah pertunjukkan Roro Jonggrang? Ada penampilan kelompok seni lainnya yang berlangsung pada Maret hingga pertengahan April 2019 di Galeri Indonesia Kaya. Jangan sampai terlewatkan. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Titisan Roro Jonggrang, Perempuan Ini Ajukan Syarat Sebelum Diajak Kencan

Titisan Roro Jonggrang, Perempuan Ini Ajukan Syarat Sebelum Diajak Kencan

Lifestyle | Rabu, 03 April 2019 | 12:44 WIB

Bingkai Budaya Melayu dalam Pertunjukan "Seloka Swarnadwipa"

Bingkai Budaya Melayu dalam Pertunjukan "Seloka Swarnadwipa"

Lifestyle | Minggu, 25 November 2018 | 21:45 WIB

Kisah Nara, Perempuan Pemberani yang Pantang Menyerah

Kisah Nara, Perempuan Pemberani yang Pantang Menyerah

Lifestyle | Minggu, 09 September 2018 | 13:19 WIB

Terkini

5 Rekomendasi Eyeliner Pensil Serut yang Waterproof, Pigmented dan Tahan Lama

5 Rekomendasi Eyeliner Pensil Serut yang Waterproof, Pigmented dan Tahan Lama

Lifestyle | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 17:09 WIB

Pindah ke Gresini, Joan Mir Akui Nyontek Marc Marquez

Pindah ke Gresini, Joan Mir Akui Nyontek Marc Marquez

Your Say | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:52 WIB

Api Sore Hari

Api Sore Hari

Your Say | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:47 WIB

Darurat Karhutla Kalimantan, Jepang Kirim 600 Pasukan Khusus dan Kapal Amfibi

Darurat Karhutla Kalimantan, Jepang Kirim 600 Pasukan Khusus dan Kapal Amfibi

Your Say | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:39 WIB

Resmi! Daftar Pemain Timnas Indonesia untuk Kualifikasi Piala Asia U-20 2027

Resmi! Daftar Pemain Timnas Indonesia untuk Kualifikasi Piala Asia U-20 2027

Bola | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:34 WIB

Lodewyk Pusung Ajukan Praperadilan Ketiga, Kejagung Ingatkan Batasan KUHAP Baru

Lodewyk Pusung Ajukan Praperadilan Ketiga, Kejagung Ingatkan Batasan KUHAP Baru

News | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:25 WIB

Mengenal Inovasi Sistem Hybrid Terbaru pada Mitsubishi New Xforce HEV

Mengenal Inovasi Sistem Hybrid Terbaru pada Mitsubishi New Xforce HEV

Otomotif | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:25 WIB

Ulasan Buku Senjata Kaum Lemah: Ketika Melawan Tak Harus Berteriak

Ulasan Buku Senjata Kaum Lemah: Ketika Melawan Tak Harus Berteriak

Your Say | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:20 WIB

Bahaya Residu Benzena pada Sunscreen Spray, Bisa Picu Kanker Darah

Bahaya Residu Benzena pada Sunscreen Spray, Bisa Picu Kanker Darah

Lifestyle | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:20 WIB

Terjawab! Alasan Teknis Mengapa Vario Evo 160 Tipe Tertinggi Belum Pakai Suspensi Ganda

Terjawab! Alasan Teknis Mengapa Vario Evo 160 Tipe Tertinggi Belum Pakai Suspensi Ganda

Otomotif | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:15 WIB

×