Sejarah Panjang Kosmetik Halal Indonesia Bersama Wardah

M. Reza Sulaiman, Dinda Rachmawati

Selasa, 16 April 2019 | 10:32 WIB
Sejarah Panjang Kosmetik Halal Indonesia Bersama Wardah
Perjalanan panjang Wardah sebagai pionir kosmetik halal Indonesia. (Suara.com/Dinda Rachmawati)

Suara.com - Sejarah Panjang Kosmetik Halal Indonesia Bersama Wardah

Sebagai pionir produk kosmetik halal, Wardah kini semakin berkembang dengan ragam produk kecantikan, yang tak hanya bersifat dekoratif (makeup) namun juga perawatan kulit dan rambut yang berkualitas.

Didirikan sejak 1995 oleh Nurhayati Subakat, Wardah yang berada di bawah naungan PT Paragon Technology & Innovation (PTI) ini memulai perjalanannya dari home industry di kawasan Cibodas, Jawa Barat.

Meski terbilang pas-pasan, namun Wardah terus melebarkan sayapnya hingga saat ini memiliki deretan pabrik besar semi otomatis di Kawasan Industri Jatake Tangerang ini berdiri sejak tahun 1998.

Wardah, kata Shabrina Salsabilla, Brand Manager Wardah Cosmetics, selalu mengutamakan faktor halal dalam setiap produk, mulai dari proses pengembangan hingga produksi.

"Halal tersebut berarti menggunakan bahan baku yang aman bagi kulit dan sesuai hukum Islam, serta memiliki proses produksi yang sesuai dengan syariat Islam dan tidak menyakiti makhluk hidup lain," ungkap dia di Kawasan Industri Jatake, Tangerang, baru-baru ini.

Konsep inilah yang selalu diterapkan pada seluruh pabrik yang memproduksi berbagai lini produk, mulai dari makeup, perawatan wajah, hingga perawatan rambut. Untuk melihat hal tersebut, sejumlah media berkesempatan mengunjungi pabrik di mana beragam produk Wardah lahir dan diproduksi, mulai dari hulu ke hilir.

Memiliki area seluas 20 hektar, pabrik ini menaungi fasilitas pabrik serta Research and Innovation Center, di mana Wardah memastikan kesinambungan proses produksi produk-produk halal secara konsisten dengan teknologi terkini dan kapasitas yang besar.

baca juga

"Kami memulai semuanya di Research and Innovation Center. Fungsi area ini sangat penting, karena dari sinilah setiap produk mulai digodok. Istilahnya proses paling hulunya, dari ide, konsep, raw material dan basis yang digunakan, hingga packaging," jelas dr. Sari Chairunnisa, SpKK, Direktur Research and Development, PT Paragon Technology & Innovation.

Perjalanan panjang Wardah sebagai pionir kosmetik halal Indonesia. (Suara.com/Dinda Rachmawati)
Perjalanan panjang Wardah sebagai pionir kosmetik halal Indonesia. (Suara.com/Dinda Rachmawati)

Research and Innovation Center, jelas dr. Sari terdiri dari beberapa area, seperti Wardah Museum di bagian depan yang menceritakan perjalanan Wardah sejak 1995 hingga saat ini menjadi produk kosmetik halal nomor satu di Indonesia.

Wardah Museum menampilkan berbagai packaging kosmetik Wardah sejak pertama kali dibuat, desain yang masih samgat sedergana hingga mulai berubah menjadi produk yang inovatif dan efisien yang digunakan sesuai kebutuhan para perempuan aktif di Indonesia.

Memasuki Research and Innovation Center, beberapa laboratorium terlihat dengan fungsinya masing-masing. Di sinilah 'dapur' bagi para researcher dan staf ahli untuk menciptakan produk dalam waktu relatif singkat (speed to market), sehingga memiliki daya saing tinggi dan dapat memenuhi ekspektasi konsumen.

Fasilitas Research and Innovation Center dilengkapi dengan empat laboratorium utama, yakni laboratorium powder, laboratorium semisolida, laboratorium emulsi dan laboratorium likuid-surfakta, tempat dibuatnya formula dan dilakukannya uji coba skala laboratorium.

Perjalanan panjang Wardah sebagai pionir kosmetik halal Indonesia. (Suara.com/Dinda Rachmawati)
Perjalanan panjang Wardah sebagai pionir kosmetik halal Indonesia. (Suara.com/Dinda Rachmawati)

"Sesuai namanya, semuanya dipisah. Seperti laboratorium powder untuk prpduk powder seperti compact powder, loose powder, dan eye shadow. Semisolida, untuk produk semisolid seperti lipstik, blush-on stick, hingga eye liner. Emulsi, untuk berbagai produk krim dan likuid-surfakta, untuk produk cair dan surfaktan seperti sampo, facial wash, micellar water, dan lainnya," jelas dr. Sari.

Setelah ditemukan formula dan dilakukan uji coba, selanjutnya masing-masing formula tersebut akan dilakukan uji tambahan sebelum produk diluncurkan, di laboratorium pendukung, seperti laboratorium Stability Testing, laboratorium Instrument hingga laboratorium Product Performance.

Selanjutnya, produk-produk tersebut akan dikirim ke pabrik untuk diprodukai secara masif dengan kapasitas yang lebih besar.

Hingga saat ini kata dr. Sari, Wardah sudah memproduksi lebih dari 400 produk dan 135 juta produksi per tahunnya. Dan sampai 2020, akan diluncurkan sekitar 230 produk baru.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wardah Kenalkan Enam Inspirasi Make Up 2019 Bertajuk Equator Treasure

Wardah Kenalkan Enam Inspirasi Make Up 2019 Bertajuk Equator Treasure

Lifestyle | Jum'at, 12 April 2019 | 19:00 WIB

Tips Merawat Wajah untuk Perempuan yang Suka Beraktivitas di Alam Terbuka

Tips Merawat Wajah untuk Perempuan yang Suka Beraktivitas di Alam Terbuka

Lifestyle | Rabu, 20 Maret 2019 | 11:59 WIB

5 Kosmetik Ciptakan Mata Cantik ala Meghan Markle

5 Kosmetik Ciptakan Mata Cantik ala Meghan Markle

Lifestyle | Rabu, 13 Maret 2019 | 19:00 WIB

Terkini

Prabowo Usulkan Kewarganegaraan Ganda Terbatas untuk Talenta Diaspora

Prabowo Usulkan Kewarganegaraan Ganda Terbatas untuk Talenta Diaspora

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:23 WIB

Serum Malam Wardah yang Ampuh Tenangkan Kulit Berjerawat, Lengkap dengan Review Pengguna

Serum Malam Wardah yang Ampuh Tenangkan Kulit Berjerawat, Lengkap dengan Review Pengguna

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:21 WIB

7 HP Murah Layar Refresh Rate 120 Hz, Scrolling Mulus dan Fitur Lengkap

7 HP Murah Layar Refresh Rate 120 Hz, Scrolling Mulus dan Fitur Lengkap

Tekno | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:20 WIB

Tak Mau Sia-siakan Talenta, Diaspora Diizinkan Miliki Double Paspor

Tak Mau Sia-siakan Talenta, Diaspora Diizinkan Miliki Double Paspor

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:19 WIB

Skandal Suap Bupati Ponorogo: Sugiri Sancoko Dijatuhi Hukuman 6,5 Tahun Penjara

Skandal Suap Bupati Ponorogo: Sugiri Sancoko Dijatuhi Hukuman 6,5 Tahun Penjara

Jatim | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:16 WIB

Dari Party ke Padel, Cara Gen Z Mengubah Arti Nongkrong

Dari Party ke Padel, Cara Gen Z Mengubah Arti Nongkrong

Your Say | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:15 WIB

Semarak HUT ke-81 RI, Bandara Kualanamu Gelar Kegiatan Kemerdekaan hingga Simfoni Nusantara

Semarak HUT ke-81 RI, Bandara Kualanamu Gelar Kegiatan Kemerdekaan hingga Simfoni Nusantara

Sumut | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:14 WIB

Nyoman Nadiana dan Perjuangan Menghidupkan Desa Les untuk Masa Depan

Nyoman Nadiana dan Perjuangan Menghidupkan Desa Les untuk Masa Depan

Your Say | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:13 WIB

3 Pemain Singapura Paling Bahaya: Statistik Bicara, Timnas Indonesia Wajib Waspada

3 Pemain Singapura Paling Bahaya: Statistik Bicara, Timnas Indonesia Wajib Waspada

Video | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:10 WIB

Tak Lagi Pakai Diesel, Listrik di Desa Akan Bersumber dari PLTS

Tak Lagi Pakai Diesel, Listrik di Desa Akan Bersumber dari PLTS

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:05 WIB

×