Bersama Panorama Group, Bogor Kembangkan Wisata Pulo Geulis

Vania Rossa, Vessy Dwirika Frizona

Jum'at, 10 Mei 2019 | 13:45 WIB
Bersama Panorama Group, Bogor Kembangkan Wisata Pulo Geulis
Kerjasama antara Pemerintah kota (Pemkot) Bogor, Politeknik Negeri Jakarta (PNJ), dan Panorama Group untuk penataan Kampung Wisata Pulo Geulis. (Dok. Panorama Group)

Suara.com - Bogor dikenal sebagai salah satu kota yang menarik dikunjungi dengan berbagai destinasi wisata yang unik dan tempat-tempat yang ikonik, seperti Istana Kepresidenan dan Kebun Raya Bogor. Bukan hanya itu, jika berkesempatan mengelilingi kota hujan ini, ternyata masih banyak lagi tempat-tempat unik yang belum banyak di ketahui publik, salah satunya desa wisata yang berlokasi tidak jauh dari bagian selatan Kebun Raya Bogor, bernama Pulo Geulis.

Membelah aliran sungai Ciliwung, Pulo Geulis menyimpan berbagai keindahan yang sangat menarik untuk dieksplorasi. Bukan hanya dari pemandangan atau kesejukan udaranya, Pulo Geulis juga memperlihatkan bagaimana keberagaman budaya dan agama masyarakat, bisa tetap menyatukan mereka dalam kerukunan, rasa saling menghormati, serta semangat untuk bersama-sama membangun potensi desa yang dimiliki.

Seperti keberadaan kelenteng tertua di Bogor - Pan Kho Bio - yang terletak di Pulo Geulis. Pada kondisi umum, kelenteng memang merupakan rumah ibadah umat Budha, namun menariknya, di Pulo Geulis ini, akibat dari minimnya tempat ibadah, Pan Kho Bio juga sering digunakan oleh umat Muslim untuk menunaikan ibadah salat di salah satu ruangan di dalamnya.

Salah satu mural di sudut Pulo Geulis. (Instagram/@evincahyono)
Salah satu mural di sudut Pulo Geulis. (Instagram/@evincahyono)

Selain itu, di Pulo Geulis kita bisa dapati kreatifitas yang tergambar pada mural-mural yang bertebaran penuh warna di tembok-tembok pemukiman warga. Bukan tanpa makna, sebagian dari gambar-gambar ini bahkan menceritakan tentang sejarah awal terbentuknya Pulo Geulis.

Pemerintah Kota Bogor pun telah menetapkan Pulo Geulis sebagai Kampung Tematik Wisata karena keunikan-keunikan yang ada, serta karena lokasinya yang berdekatan dengan kawasan Suryakancana yang tentunya sudah dikenal sebagai tempat kuliner kota Bogor.

“Kami melihat Pulo Geulis memiliki potensi untuk tumbuh menjadi salah satu desa wisata unggulan di Bogor ke depannya. Dukungan dari Pemerintah, sektor privat, dan masyarakat itu sendiri, merupakan kunci dari kesuksesan perkembangan wisata kampung tematik ini”, ujar Budi Tirtawisata, CEO Group of Panorama Group, melalui siaran pers yang diterima Suara.com.

Bima Arya selaku Walikota Bogor dan Abdillah selaku Direktur PNJ, menyatakan dukungannya atas kerjasama antara Pemerintah kota (Pemkot) Bogor, Politeknik Negeri Jakarta (PNJ), dan Panorama Group untuk penataan Kampung Wisata Pulo Geulis pada 7 Mei 2019 lalu. Harapannya, agar sumber daya setempat dapat terbangun dengan baik.

Optimisme mengeskalasi potensi wisata Pulo Geulis ditunjang oleh lokasinya yang strategis dan berada di pusat kota, sehingga Pulo Geulis diharap mampu untuk menjadi magnet wisata baru di daerah Bogor dan menjadi contoh bagi kawasan potensial lainnya untuk membantu pertumbuhan pariwisata Indonesia.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Destinasi Wisata Daerah Bakal Berlomba di Trisakti Tourism Award

Destinasi Wisata Daerah Bakal Berlomba di Trisakti Tourism Award

Lifestyle | Kamis, 09 Mei 2019 | 11:05 WIB

Ngabuburit Anti Bosan, Ini 3 Objek Wisata Seru di Jakarta Nunggu Berbuka

Ngabuburit Anti Bosan, Ini 3 Objek Wisata Seru di Jakarta Nunggu Berbuka

Lifestyle | Rabu, 08 Mei 2019 | 07:00 WIB

4 Wisata Ramah Lingkungan yang Wajib Dicoba di Selandia Baru

4 Wisata Ramah Lingkungan yang Wajib Dicoba di Selandia Baru

Lifestyle | Senin, 22 April 2019 | 20:00 WIB

Terkini

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Health | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:54 WIB

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat,  Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:50 WIB

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:42 WIB

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:34 WIB

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:31 WIB

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:07 WIB

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:38 WIB

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Jatim | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:30 WIB

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Sumbar | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:24 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Lampung | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:19 WIB

×