Diduga Lakukan Penyiksaan, Kebun Binatang Ini Ditutup Paksa

Dany Garjito | Amertiya Saraswati
Diduga Lakukan Penyiksaan, Kebun Binatang Ini Ditutup Paksa
Ilustrasi singa. (Shutterstock)

Saat dirazia, ditemukan dua ekor bangkai macan di kebun binatang tersebut.

Suara.com - Tidak semua kebun binatang mampu memperlakukan binatang-binatang yang mereka miliki dengan baik. Kebun binatang yang satu ini adalah contohnya.

Belum lama ini, Kanada dibuat heboh karena sebuah kebun binatang bernama Saint-Edouard Zoo dirazia dan ditutup paksa.

Dikutip dari Asia One, otoritas Kanada diketahui merazia kebun binatang tersebut pada 21 Mei 2019 silam, menangkap pemiliknya, dan menyita lebih dari 100 jenis hewan.

Hal ini dilakukan karena pemilik kebun binatang tersebut diduga telah mengabaikan dan melakukan kekerasan terhadap binatang.

Beberapa hewan yang disita di antaranya adalah singa, zebra, kanguru, dan beruang. Hewan-hewan ini nantinya akan dipindah ke suaka dan fasilitas perawatan di Amerika Utara.

Ilustrasi beruang (Shutterstocks)
Ilustrasi beruang (Shutterstocks)

Menurut Society for the Prevention of Cruelty to Animals (SPCA), pemilik kebun binatang terancam dihukum 5 tahun penjara dan larangan seumur hidup untuk memiliki binatang.

Selain itu, SPCA juga menyatakan jika ini adalah pertama kalinya Kanada menemukan pemilik kebun binatang yang melakukan penyiksaan binatang.

Diketahui, Saint-Edouard Zoo mulai dicurigai sejak tahun 2018 silam. Saat itu, ada pengunjung yang memberikan info bahwa kebun binatang ini telah menyiksa binatang.

Hal ini dibuktikan dengan temuan saat razia dilakukan, seperti kondisi kesehatan dan lingkungan yang buruk, 2 ekor alpaca yang sakit, serta bangkai macan dan 3 hewan lainnya yang tidak disingkirkan.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS