Suara.com - Pro kontra 'kabur' ke luar negeri menggunakan beasiswa LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan) masih menjadi perbincangan hangat di media sosial.
Semua bermula dari konten Dwi Sasetyaningtyas, penerima LPDP, yang memamerkan anaknya menjadi Warga Negara Inggris.
Tyas, sapaan akrab Dwi Sasetryaningtyas, mengaku lega karena hanya dirinya yang berstatus WNI (Warga Negara Indonesia).
Pernyataan Tyas dianggap tidak tahu terima kasih, padahal 'kabur' ke luar negeri berkat LPDP yang berasal dari pajak.
Tyas kini telah menghapus konten tentang status kewarganegaraan anaknya serta mengunggah permintaan maaf.
Kasus Tyas ini turut menarik perhatian Cindy Fatikasari meski tidak berkomentar secara langsung.
Cindy tampak mengomentari cerita akun Thread @littlemissrurie yang dilarang sang suami mendaftar LPDP.
"Dulu pas mau kuliah lagi ke Australia, sempat terpikir untuk apply beasiswa LPDP," cerita akun @littlemissrurie.
"Cuma suami bilang: 'Kita kan tujuannya pengen PR masa mau pakai duit rakyat Indonesia?'. Jadilah kita pakai beasiswa Ayang-Ayang Scholarship alias si Ayang kerja sampe ledes @rezapraw," sambungnya.
Baca Juga: Tyas Penerima LPDP Banggakan Paspor WNA Dikuliti, Mertuanya Eks Pejabat Pernah Diperiksa KPK
Cindy yang pindah ke Kanada sejak April 2024 bersama sang suami, Tengku Firmansyah, pun memilih menggunakan hasil kerja keras sendiri untuk 'kabur'.
"Sekeluarga apply PR (Permanent Residence) Canada dan pindah pakai beasiswa HSB (hasil syuting bertahun-tahun)," balas Cindy pada Sabtu, 21 Februari 2026.
"Inget-inget zaman dulu belum ada peraturan syuting maksimal hanya boleh sampai jam 12 malam. Berangkat syuting pagi, pulang besok siangnya," kenangnya.
Sebagaimana diketahui, Tengku Firmansyah dan Cindy Fatikasari sama-sama berkarier di dunia hiburan Tanah Air sejak tahun 90-an.
Setelah kurang lebih 14 tahun berkarier, pasangan suami istri yang menikah pada 1999 tersebut memutuskan pindah ke Kanada.
Keputusan itu dibuat untuk mendukung keinginan anak-anak mereka, Kianu dan Omar, yang ingin melanjutkan kuliah di sana.

Tengku Firmansyah bahkan banting setir menjadi tukang las, sementara Cindy Fatikasari bekerja paruh waktu di toko ritel pakaian, demi mewujudkan mimpi anak-anak mereka.
Menanggapi cerita Cindy, warganet mengaku ikut menjadi saksi perjuangan mereka sebelum pindah ke Kanada.
"Mbak, rakyat Indonesia saksi perjuangannya karena emang nongol mulu di tipi. Sehat-sehat mbak Cindy dan mas Tengku Firmansyah sekeluarga," komentar akun @noywri***.
"Cindy Fatikasari kuikuti sejak sering muncul di Gadis. Berkah, sehat, langgeng bersama Firman dan keluarga ya," kata akun @syara_radi***.
"Dan beliau berdua ini fokus dengan kehidupan baru mereka tanpa sempat nyinyir-nyinyirin negara asal mereka. Salut," balas akun @lisa_elisabeth_er***.
"Wah ini sih legend yang bersuara! Berkah sekeluarga mba," sahut akun @aiuemo***.
Kontributor : Neressa Prahastiwi