Di Indonesia, 69 Persen Kencan Online Wujudkan Hubungan di Dunia Nyata

Ade Indra Kusuma, Vessy Dwirika Frizona

Rabu, 26 Juni 2019 | 13:50 WIB
Di Indonesia, 69 Persen Kencan Online Wujudkan Hubungan di Dunia Nyata
Ilustrasi kencan online [shutterstock]

Suara.com - 69 Persen Pelaku Kencan Online, Wujudkan Hubungan di Dunia Nyata

Tak diragukan lagi bahwa media sosial berperan pendting dalam mengawali, membangun, dan mengakhiri suatu hubungan. Bagaimana tidak, ketika smartphone menjadi hal pertama dan terakhir yang kita lihat, mulai dari pagi hari hingga malam. Inilah alasannya media sosial pun sangat mempengaruhi suatu hubungan.

“Selfie, like, comment, follower, stories, filter, match, media sosial dan jargon-jargonnya ada di mana-mana dan tidak dapat dihindari,” kata Melissa Hobley, CMO OkCupid dalam siaran persnya kepada Suara.com, Rabu (26/6).

Saat ini, bertemu dan mengawali suatu hubungan dengan seseorang melalui media sosial, pesan instan, dan situs kencan online sudah menjadi hal yang wajar.

Platform online seperti menjadi sebuah alat bantu sosial, yang memungkinkan orang untuk memulai suatu interaksi hanya dengan kelihaian kata-katanya, ketimbang harus melalui proses interaksi tatap muka yang terkadang dapat membuat seseorang menjadi sangat canggung dan malu. Media sosial dengan caranya menghilangkan beberapa tantangan sosial dan memberikan kebebasan dari risiko penolakan, serta memperbolehkan orang untuk saling mengenal sesuai dengan apa yang ingin mereka perlihatkan saja.

Ilustrasi pengguna aplikasi kencan online. [Shutterstock]
Ilustrasi pengguna aplikasi kencan online. [Shutterstock]

Namun, berkomunikasi melalui cara-cara yang sudah sangat terencana dan bahkan terkesan dibuat-buat seperti itu dapat menciptakan sebuah keakraban, atau bahkan menciptakan rasa tidak aman dan kecemasan sosial. Contohnya, beberapa orang mungkin berpikir kalau teman kencannya akan lebih menyukai “dirinya di dunia online” dibandingkan dengan “dirinya di dunia nyata” yang mungkin penuh dengan kekurangan.

“Pada akhirnya sangat penting untuk membawa semua ke dalam kehidupan nyata, ketika kamu telah mencapai tingkat tertentu dalam suatu hubungan dengan orang yang kamu temui secara online,” Melissa menambahkan. 

“Salah satu trik untuk melanjutkan pendekatan yang sudah dilakukan secara online ke dunia nyata adalah dengan meningkatkan medium interaksinya secara perlahan; mulai dari situs kencan ke media sosial, diikuti dengan pesan instan, lalu telepon, dan kemudian akhirnya menentukan waktu dan tempat untuk bertemu.”

Hal ini juga disetujui oleh mayoritas pengguna OkCupid di Indonesia, sebanyak 69% dari mereka memilih untuk bertemu langsung dengan orang yang mereka temui secara online. Sehingga mereka dapat lebih saling terbuka untuk berbagi cerita pribadi atau curhat, melakukan percakapan yang lebih mendalam, dan membangun kedekatan lebih lanjut.

baca juga

Hal ini mungkin yang menjadi alasan kenapa masyarakat Indonesia pada umumnya tidak terlalu merasa terganggu ketika pemerintah menerapkan pembatasan akses ke beberapa fitur media sosial – seperti mengirim gambar dan video – selama beberapa hari pada saat kerusuhan bulan Mei lalu, yang disebabkan oleh adanya ketidakpuasan dari pendukung salah satu calon presiden.

Bahkan, sebagian besar orang Indonesia justru mendukung kebijakan tersebut agar media sosial tidak digunakan sebagai medium untuk menyebarkan hoax dan fitnah antar partai politik, selama masa pemilu. Hal ini didukung dengan temuan OkCupid yang mengungkapkan 95% penggunanya setuju kalau pemerintah dan masyarakat seharusnya bekerja sama dan mau bertindak lebih dalam melindungi negara.

“Kami cukup terkejut dengan temuan ini. Biasanya, orang akan kecewa ketika ada masalah dengan media sosial mereka, apalagi jika dibatasi dalam penggunaannya. Namun, ternyata hal ini tidak berlaku bagi orang Indonesia. Survey kami membuktikan bahwa mereka dapat menanggapi dan menerima pembatasan ini dengan bijaksana,” jelas Melissa.

Ternyata konsumsi masif media sosial di Indonesia, yang diketahui sebagai salah satu yang tertinggi di dunia, tidak mengartikan adanya sebuah ketergantungan. Para pengguna di Indonesia secara umum merupakan orang-orang yang percaya bahwa apapun yang terjadi di dunia online harus berlanjut pula ke dunia nyata.

Bagi orang Indonesia, kedai kopi merupakan pilihan tempat utama ketika bertemu dengan teman kencan online untuk pertama kalinya, menurut 41% pengguna OkCupid. Sementara, 24% lainnya memilih berkencan dengan pergi makan malam bersama.

“Media sosial dan situs kencan online sangat efektif untuk mendapatkan perhatian dan memulai interaksi dengan seseorang. Akan tetapi, usahamu tidak boleh berhenti di situ saja. Bawalah ke dunia nyata. Karena hanya di dunia nyatalah kamu bisa merasakan hubungan yang nyata dan menciptakan keintiman. Sesuatu yang sangat disadari oleh para pengguna kami di Indonesia,” tutup Melissa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ingin Cari Jodoh, Batasi Pilihan Teman Kencan di Aplikasi Ya!

Ingin Cari Jodoh, Batasi Pilihan Teman Kencan di Aplikasi Ya!

Lifestyle | Senin, 24 Juni 2019 | 18:22 WIB

Tinder Kini Izinkan Pengguna Ungkap Orientasi Seksual

Tinder Kini Izinkan Pengguna Ungkap Orientasi Seksual

Tekno | Selasa, 04 Juni 2019 | 22:03 WIB

Pria Bermobil Jenis Ini Paling Diincar Cewek Pengguna Situs Kencan Online

Pria Bermobil Jenis Ini Paling Diincar Cewek Pengguna Situs Kencan Online

Otomotif | Selasa, 21 Mei 2019 | 13:45 WIB

Terkini

Tantang Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Herdman dan Mitchell Baker Kompak Kirim Ancaman

Tantang Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Herdman dan Mitchell Baker Kompak Kirim Ancaman

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:50 WIB

Gagal Tragis ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia Fitnah Timnas Indonesia

Gagal Tragis ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia Fitnah Timnas Indonesia

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Bukan Sekedar Indonesia Menang 9-2, John Herdman Sebut Ada Sesuatu yang Spesial di SUGBK

Bukan Sekedar Indonesia Menang 9-2, John Herdman Sebut Ada Sesuatu yang Spesial di SUGBK

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Tak Harus Mulai dari Nol, Ini Cara Cari Penghasilan Tambahan Menurut Financial Planner

Tak Harus Mulai dari Nol, Ini Cara Cari Penghasilan Tambahan Menurut Financial Planner

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:24 WIB

Perluas Akses Kerja bagi Disabilitas, BRI Peduli Gelar Pelatihan dan Pemagangan

Perluas Akses Kerja bagi Disabilitas, BRI Peduli Gelar Pelatihan dan Pemagangan

Lampung | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:56 WIB

Pratikno dan Listyo Sigit Kena Resuffle, Prabowo Disebut Bersih-bersih Orang Jokowi

Pratikno dan Listyo Sigit Kena Resuffle, Prabowo Disebut Bersih-bersih Orang Jokowi

Jogja | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:56 WIB

BRI Peduli Sahabat Disabilitas Bekali Peserta dengan Pelatihan dan Kesempatan Pemagangan

BRI Peduli Sahabat Disabilitas Bekali Peserta dengan Pelatihan dan Kesempatan Pemagangan

Jakarta | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Penipuan Modus Lama Ramai Kembali Beraksi, BRI Minta Nasabah Waspada

Penipuan Modus Lama Ramai Kembali Beraksi, BRI Minta Nasabah Waspada

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Dorong Kesempatan Kerja Inklusif, BRI Peduli Sahabat Disabilitas Kembali Digelar

Dorong Kesempatan Kerja Inklusif, BRI Peduli Sahabat Disabilitas Kembali Digelar

Jatim | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:52 WIB

Arab Saudi Gandeng Malaysia dan Brunei Kembangkan Kawasan Makkah dan Madinah

Arab Saudi Gandeng Malaysia dan Brunei Kembangkan Kawasan Makkah dan Madinah

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:52 WIB

×