Panen Kritikan, Ibu Negara Turki Pakai Tas Mewah di Tengah Krisis Ekonomi

Rima Sekarani Imamun Nissa, Kintan Sekarwangi

Kamis, 04 Juli 2019 | 12:45 WIB
Panen Kritikan, Ibu Negara Turki Pakai Tas Mewah di Tengah Krisis Ekonomi
Emine Erdogan, Ibu Negara Turki. (YouTube/World Economic Forum)

Suara.com - Ternyata Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yang diselenggarakan di Osaka, Jepang meninggalkan banyak cerita. Salah satunya kontroversi penampilan Ibu Negara Turki, Emine Erdogan.

Penampilan Emine Erdogan ketika menghadiri KTT G20 ternyata menjadi sorotan di negaranya. Ternyata bukan sisi positif yang menjadi perbincangan hangat, melainkan kontroversi penampilan mewahnya di tengah krisis ekonomi di Turki.

Dilansir dari laman The New Indian Express, terlihat Emine Erdogan menenteng tas Hermes Kelly berwarna hitam saat tiba di Osaka, Jepang, bersama suaminya Presiden Turki Erdogan.

Turun dari pesawat, Emine Erdogan terlihat membawa tas tersebut di tangan kanannya, sementara tangan kirinya memegang lengan suaminya.

Penampilan mewah tersebut menuai kontroversi karena masyarakat berspekulasi bahwa keluarga Erdogan sama sekali tidak meninggalkan gaya hidup mewah. Sedangkan di luar sana, rakyat Turki harus berjuang dan bersusah payah untuk bertahan hidup di tengah krisis ekonomi.

Emine Erdogan, Ibu Negara Turki. (YouTube/World Economic Forum)
Emine Erdogan, Ibu Negara Turki. (YouTube/World Economic Forum)

Memang saat ini Turki sedang mengalami krisis keuangan, ditambah dengan tingginya inflasi. Memasuki Desember 2018 lalu, sebanyak 4,3 juta warga Turki dilaporkan tidak memiliki pekerjaan.

Dengan kondisi rakyat yang sedang menderita karena krisis tersebut dianggap sangat kontras dengan penampilan Ibu Negara Turki yang hadir dalam KTT G20.

Tas Hermes yang dibawanya merupakan seri Kelly berbahan kulit buaya yang mengkilap dan harganya diperkirakan mencapai USD 50 ribu atau setara Rp 700 jutaan.

Ilustrasi gerai Hermes. (Shutterstock)

Ini sebenarnya bukan pertama kalinya keluarga Presiden Turki dikritik. Sebelumnya, mereka juga pernah mendapatkan kritik dan kontroversi serupa.

baca juga

Hal itu pun dihubungkan dengan keluarga Erdogan yang tinggal di dalam bangunan yang disebut menjadi istana terbesar di dunia.

Bahkan, pembangunan istana itu saja sudah sangat kontroversial karena menghabiskan banyak uang. Dikatakan bahwa istana tersebut nilainya mencapai triliunan rupiah. Sementara rakyat Turki sendiri masih banyak yang hidup miskin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ngobrol dengan Jokowi, Ivanka Trump Tampil Menawan dengan Dress Rp 50 Juta

Ngobrol dengan Jokowi, Ivanka Trump Tampil Menawan dengan Dress Rp 50 Juta

Lifestyle | Minggu, 30 Juni 2019 | 12:22 WIB

Kena OTT, Bupati Talaud Minta Tas Hermes, Balenciaga, dan Jam Tangan Rolex

Kena OTT, Bupati Talaud Minta Tas Hermes, Balenciaga, dan Jam Tangan Rolex

Lifestyle | Rabu, 01 Mei 2019 | 19:07 WIB

Duh! Barbie Kumalasari Kehilangan Cincin Berlian Rp 500 Juta

Duh! Barbie Kumalasari Kehilangan Cincin Berlian Rp 500 Juta

Entertainment | Kamis, 21 Februari 2019 | 14:10 WIB

Terkini

Sekretaris Dishub Sukabumi Jadi Tersangka Dugaan Pelecehan Seksual Siswi PKL

Sekretaris Dishub Sukabumi Jadi Tersangka Dugaan Pelecehan Seksual Siswi PKL

Jabar | Rabu, 16 September 2026 | 17:57 WIB

Prabowo Panggil Bahlil, Zulhas, hingga Bos Danantar di Istana, Ini yang Dibahas

Prabowo Panggil Bahlil, Zulhas, hingga Bos Danantar di Istana, Ini yang Dibahas

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:56 WIB

PDIP Sebut Parliamentary Threshold 5 Persen Ideal, Minta Pembahasan Libatkan Publik

PDIP Sebut Parliamentary Threshold 5 Persen Ideal, Minta Pembahasan Libatkan Publik

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:55 WIB

Kasus Korupsi HGB Bogor: DPR Desak KPK Ungkap Jaringan di Balik Orang Kepercayaan Menteri

Kasus Korupsi HGB Bogor: DPR Desak KPK Ungkap Jaringan di Balik Orang Kepercayaan Menteri

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:52 WIB

Menyambung Cerita Desa Pidpid Lewat Kemasan Jamur Ramah Lingkungan

Menyambung Cerita Desa Pidpid Lewat Kemasan Jamur Ramah Lingkungan

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 17:51 WIB

Membedah Dugaan Keterlibatan Nusron Wahid Lewat 'Orang Kepercayaan' di Kasus HGB ATR/BPN

Membedah Dugaan Keterlibatan Nusron Wahid Lewat 'Orang Kepercayaan' di Kasus HGB ATR/BPN

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:51 WIB

3 Rekomendasi Setrika yang Cepat Panas dan Licin, Sekali Gosok Kusut Hilang

3 Rekomendasi Setrika yang Cepat Panas dan Licin, Sekali Gosok Kusut Hilang

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 17:51 WIB

DPRD DKI Usul LRT Gandeng Pasaraya Manggarai untuk Kantong Parkir

DPRD DKI Usul LRT Gandeng Pasaraya Manggarai untuk Kantong Parkir

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:45 WIB

Profil Norman Joesoef, Pengusaha Industri Pertahanan yang Merambah Ekosistem Media

Profil Norman Joesoef, Pengusaha Industri Pertahanan yang Merambah Ekosistem Media

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:43 WIB

YLBHI Soroti Pembahasan RUU Reforma Agraria yang Dinilai Terlalu Cepat

YLBHI Soroti Pembahasan RUU Reforma Agraria yang Dinilai Terlalu Cepat

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:41 WIB

×