Diabetesi Bingung Cari Makanan Ganjal Perut, Ini 5 Camilan Sehat yang Pas

Silfa Humairah Utami

Senin, 29 Juli 2019 | 15:37 WIB
Diabetesi Bingung Cari Makanan Ganjal Perut, Ini 5 Camilan Sehat yang Pas
Yogurt stroberi. (Shutterstock)

Suara.com - Diabetesi Bingung Cari Makanan Ganjal Perut, Ini 5 Camilan Sehat yang Pas.

Banyaknya larangan makan ini dan itu, membuat penderita diabetes kesulitan memilih camilan.

Padahal penderita diabetes bisa kok ngemil asal sesuai aturan. Ya, pilihan camilan untuk penderita diabetes harus sehat.

Coba perhatikan baik-baik, apakah camilan yang biasa Anda nikmati cukup sehat? Jika belum, segera ganti camilan tersebut dengan yang lebih menyehatkan.

Orang dengan penyakit diabetes memiliki masalah dalam mengatur kadar gula darah. Sehabis makan, gula darah bisa melonjak naik tinggi dan ketika tidak makan, kadar gula darah merosot sangat rendah.

Agar kadar gula darah tetap seimbang, dr. Bent Wisse, seorang dosen endokrinologi di University of Washington School of Medicine menyebutkan bahwa camilan itu penting untuk diabetesi, terutama pasien diabetes tipe 1.

Meski sudah mendapatkan lampu hijau dari ahli endokrinologi, pilihan camilan tidak boleh sembarangan. Terutama makanan yang mengandung banyak gula atau memiliki indeks glikemik tinggi yang bisa membuat kadar gula darah naik dengan cepat.

Supaya Anda tidak salah menjatuhkan pilihan, mari kupas satu per satu makanan apa saja yang cocok sebagai pengganti camilan tidak sehat untuk diabetesi berikut ini dilansir Hello Sehat.

1. Satu atau dua butir telur rebus

baca juga

Makanan yang digoreng, seperti bakwan atau kentang goreng memang enak untuk dijadikan camilan. Akan tetapi, camilan tersebut harus dihindari oleh pasien diabetes.

Pasalnya, makanan yang mengandung banyak minyak ini bisa membuat kadar kolesterol naik dan risiko penyakit jantung pada pasien diabetes akan semakin membesar.

Ilustrasi telur rebus (Shutterstock).
Ilustrasi telur rebus (Shutterstock).

Ketimbang makan gorengan, lebih baik makan telur rebus sebagai camilan untuk penderita diabetes.

Telur mengandung protein yang lebih lama diubah menjadi gula darah. Itu artinya, kadar gula darah tidak akan naik pesat secara mendadak.

Sebuah riset yang diterbitkan pada British Journal of Nutrition mengamati konsumsi telur pada pasien diabetes. Sebanyak 65 pasien diabetes tipe 2 diminta memakan dua butir telur setiap hari selama 12 minggu.

Hasilnya menunjukkan bahwa pasien mengalami penurunan kadar gula darah puasa dan hemoglobin A1C yang lebih rendah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Makanan Bisa Picu Anda Mudah Stres, Coba 5 Prinsip Pola Makan Ini

Makanan Bisa Picu Anda Mudah Stres, Coba 5 Prinsip Pola Makan Ini

Health | Selasa, 16 Juli 2019 | 08:12 WIB

Teman Ngopi yang Tak Bikin Gemuk, Ini 3 Rekomendasi Camilan Sehat

Teman Ngopi yang Tak Bikin Gemuk, Ini 3 Rekomendasi Camilan Sehat

Health | Rabu, 10 Juli 2019 | 14:35 WIB

Bahaya Bagi Kesehatan, Jangan Simpan 5 Makanan Ini di Kulkas!

Bahaya Bagi Kesehatan, Jangan Simpan 5 Makanan Ini di Kulkas!

Health | Selasa, 09 Juli 2019 | 19:45 WIB

Terkini

Mengupas Misteri 'Bisikan Desa Gringsing', Saat Karma dan Dosa Masa Lalu Menuntut Balas

Mengupas Misteri 'Bisikan Desa Gringsing', Saat Karma dan Dosa Masa Lalu Menuntut Balas

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 09:00 WIB

Generasi Self-Diagnosis: Saat VT TikTok Jadi Pengganti Psikolog

Generasi Self-Diagnosis: Saat VT TikTok Jadi Pengganti Psikolog

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 08:50 WIB

Belasan Wanita dan 2 Pria Terjaring Razia Satpol PP di Jondul Pekanbaru

Belasan Wanita dan 2 Pria Terjaring Razia Satpol PP di Jondul Pekanbaru

Riau | Minggu, 27 September 2026 | 08:48 WIB

Bagaimana Cara Menghilangkan Bau Gosong di Panci? Ini 7 Triknya

Bagaimana Cara Menghilangkan Bau Gosong di Panci? Ini 7 Triknya

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 08:35 WIB

Rekor! Park Ji-hyun dan Hyper Knife Jadi Nominasi International Emmy Award

Rekor! Park Ji-hyun dan Hyper Knife Jadi Nominasi International Emmy Award

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 08:30 WIB

5 Toner untuk Kulit Berjerawat: Bantu Redakan Bruntusan dan Minyak Berlebih

5 Toner untuk Kulit Berjerawat: Bantu Redakan Bruntusan dan Minyak Berlebih

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 08:10 WIB

PSPS Pekanbaru Taklukkan Sumsel United di Kandang Lawan

PSPS Pekanbaru Taklukkan Sumsel United di Kandang Lawan

Riau | Minggu, 27 September 2026 | 08:06 WIB

3 Zodiak yang Menarik Keberuntungan Finansial Hari Ini 27 September 2026, Ada Scorpio

3 Zodiak yang Menarik Keberuntungan Finansial Hari Ini 27 September 2026, Ada Scorpio

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 08:05 WIB

Batas Tipis Antara Ramah dan Micro-Cheating: Kapan Kamu Harus Mulai Curiga ke Pasangan?

Batas Tipis Antara Ramah dan Micro-Cheating: Kapan Kamu Harus Mulai Curiga ke Pasangan?

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 08:00 WIB

Ulasan Berani Tidak Disukai: Belajar Jadi Diri Sendiri Tanpa Perlu Validasi

Ulasan Berani Tidak Disukai: Belajar Jadi Diri Sendiri Tanpa Perlu Validasi

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:45 WIB

×